Naniek Kusumawati
Universitas PGRI Madiun, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Media E-flipbook Terhadap Kemampuan Menulis Teks Prosedur Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas V Sekolah Dasar Farisca Hariyani; Sri Lestari; Naniek Kusumawati
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062069000

Abstract

Kemampuan menulis teks prosedur merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang penting dikuasai oleh siswa sekolah dasar. Namun, kemampuan tersebut masih tergolong rendah karena proses pembelajaran cenderung berpusat pada guru dan penggunaan media pembelajaran yang kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Discovery Learning berbantuan media E-flipbook terhadap kemampuan menulis teks prosedur pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Quasi Experimental Design jenis Non-Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 38 siswa yang terdiri atas 20 siswa kelas eksperimen di SDN Sirapan 01 dan 18 siswa kelas kontrol di SDN Sirapan 02. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan menulis teks prosedur berupa pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai post-test kelas eksperimen sebesar 86,94, sedangkan kelas kontrol sebesar 81,94. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung sebesar 2,109 lebih besar daripada t tabel sebesar 2,028 dengan nilai signifikansi 0,042 (<0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa model Discovery Learning berbantuan media E-flipbook berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan menulis teks prosedur siswa kelas V Sekolah Dasar. Model pembelajaran ini mampu mendorong siswa lebih aktif, kritis, serta membantu mereka menyusun teks prosedur secara runtut, logis, dan sistematis.
Pengaruh Model Inquiry Based Learning Berbantuan Media Diorama Ekosistem Terhadap Hasil Belajar IPAS Kelas V Sekolah Dasar Annisa Dwi Prisiska; Sri Lestari; Naniek Kusumawati
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062088000

Abstract

Permasalahan utama di SDN Bangunsari 02 sebagai sekolah tempat penelitian adalah rendahnya hasil belajar IPAS siswa kelas V akibat proses pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran konvensional yang didominasi oleh metode ceramah dan penugasan serta kurangnya pemanfaatan media pembelajaran konkret untuk materi yang bersifat abstrak. Metode pelaksanaan untuk memecahkan masalah tersebut melalui pendekatan eksperimen semu dengan menggunakan model pembelajaran Inquiry Based Learning berbantuan media diorama ekosistem pada sampel 50 siswa yang terbagi menjadi 2 kelas yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar yang signifikan, dimana nilai rata-rata post-test kelas eksperimen mencapai 75,40, sedangkan kelas kontrol hanya mendapat nilai sebesar 54,60. Berdasarkan uji hipotesis yang telah dilakukan, diperoleh nilai signifikansi 0,00 yang membuktikan adanya pengaruh nyata dari perlakuan yang dibeerikan. Kesimpulannya, penerapan model inquiry based learning berbantuan diorama ekosistem terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS, mampu memicu aktivitas serta antusias belajar siswa serta mampu mengubah pemahaman konsep abstrak menjadi konkret dan bermakna.
Peningkatan Keterampilan Berbicara Melalui Model Pembelajaran Kooperatif “Talking Stick” Berbantu Media Gambar Berseri Pada Mapel Bahasa Indonesia Kelas IV Sekolah Dasar Juan Tito Mahendra Putra; Sri Lestari; Naniek Kusumawati
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062117000

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berbicara siswa kelas IV SDN Jatirejo dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Masalah tersebut disebabkan oleh kurangnya minat, kecemasan siswa ketika tampil di depan kelas, kurangnya penguasaan kosakata siswa, dan penggunaan metode pembelajaran yang monoton menyebabkan kelas menjadi tidak aktif. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran, meningkatkan aktivitas guru dan siswa, serta meningkatkan kemampuan berbicara siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick dengan bantuan media gambar berseri. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 22 siswa kelas IV SDN Jatirejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan tes kemampuan berbicara, yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang nyata pada kemampuan berbicara siswa. Pada tahap pra-siklus, kemampuan siswa masih di bawah KKM. Setelah tindakan Siklus I, persentase ketuntasan belajar klasikal meningkat menjadi 70% (15 siswa tuntas). Selanjutnya, pada Siklus II, setelah perbaikan strategi seperti penambahan ice breaking, pembesaran ukuran media visual, dan modifikasi LKPD, ketuntasan belajar siswa meningkat secara signifikan menjadi 95,7% (22 siswa tuntas). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif Talking Stick dengan bantuan media gambar berseri terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara, melatih keberanian, serta menumbuhkan partisipasi aktif siswa sekolah dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Scramble Dengan Media Digest Book Terhadap Literasi IPA Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa SD Febi Lestari; Rissa Prima Kurniawati; Naniek Kusumawati
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062141000

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi IPA siswa sekolah dasar yang dipengaruhi oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru, kurangnya penggunaan model pembelajaran inovatif, serta terbatasnya media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Scramble berbantuan media Digest Book terhadap literasi IPA siswa ditinjau dari motivasi belajar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain post-test only control group design. Penelitian dilaksanakan di SDN Jiwan 02 Kabupaten Madiun pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Sampel penelitian terdiri atas kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran menggunakan model kooperatif tipe Scramble berbantuan media Digest Book dan kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data meliputi tes literasi IPA, angket motivasi belajar, dan dokumentasi. Instrumen penelitian telah memenuhi persyaratan validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Two-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Scramble berbantuan media Digest Book berpengaruh signifikan terhadap peningkatan literasi IPA siswa dibandingkan pembelajaran konvensional. Motivasi belajar juga menunjukkan perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan literasi IPA, dengan siswa bermotivasi tinggi memperoleh hasil lebih baik dibandingkan siswa bermotivasi sedang dan rendah. Selain itu, terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran kooperatif tipe Scramble berbantuan media Digest Book dan motivasi belajar terhadap literasi IPA siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inovatif yang didukung media pembelajaran menarik mampu meningkatkan literasi IPA siswa sekolah dasar secara efektif.