Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Reframing Learning Quality in Higher Education: A TQM-Based Approach in Research and Evaluation Courses Wahyudin Rajab; Aan Nurhasanah; Nana Mulyana; Andi Sari Bunga Untung; Safrudin Safrudin
JUMPA : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jumpa.v7i1.15138

Abstract

This study examines how Total Quality Management (TQM) is implemented within the learning process of the Research and Educational Evaluation (PEP) course and how it influences learning quality in higher education. The study responds to ongoing concerns regarding the limited effectiveness of conventional teaching approaches in developing students’ analytical and research competencies. A qualitative case study design was employed, involving 40 participants including lecturers, students, quality assurance representatives, technical staff, and alumni. Data were collected through in-depth interviews, field findings, and document analysis, and analyzed using a thematic approach based on the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana. The findings reveal that the implementation of TQM led to noticeable changes in learning design, instructional practices, and feedback mechanisms. Learning became more participatory, with students actively engaged in research-related tasks and practical activities. The involvement of multiple stakeholders also contributed to a more responsive learning environment, forming what can be understood as a learning ecosystem. At the same time, these improvements were accompanied by challenges, particularly increased workload and the need for adaptation among students and lecturers. These results suggest that improving learning quality requires not only structured frameworks but also continuous interaction and support across stakeholders. The study highlights the importance of viewing quality management as a process embedded in everyday learning practices rather than as a purely administrative system.
Efektivitas Edukasi dan Skrining Kesehatan Berbasis Keluarga dalam Upaya Pencegahan Hipertensi di Posyandu Asoka RW 15 Kelurahan Aren Jaya Kota Bekasi Safrudin Safrudin; Wahyudin Wahyudin; Aan Nurhasanah; Devi Rahma Artikasari
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 7 No 1 (2026): Juni
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v7i1.939

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang sering terjadi tanpa gejala yang jelas sehingga dikenal sebagai "Silent Killer". Peningkatan prevalensi hipertensi memerlukan upaya pencegahan sejak dini melalui program promosi kesehatan berbasis masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat serta mendeteksi faktor risiko hipertensi melalui edukasi dan skrining kesehatan berbasis keluarga. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Asoka RW 15 Kelurahan Aren Jaya Kota Bekasi pada tanggal 11 Februari 2026. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dan skrining tekanan darah kepada warga lansia dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 34 responden yang mengikuti pemeriksaan, sebanyak 47,1% berada pada kategori hipertensi tingkat 1 dan 2, sedangkan 32,3% berada pada kategori pra-hipertensi. Temuan ini menunjukkan bahwa hipertensi masih menjadi masalah kesehatan yang cukup tinggi pada kelompok lansia di wilayah tersebut. Kegiatan edukasi kesehatan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin dan penerapan pola hidup sehat. Pendekatan berbasis keluarga memiliki peran penting dalam mendukung perubahan perilaku dan pengendalian tekanan darah pada penderita hipertensi. Oleh karena itu, kegiatan skrining dan edukasi kesehatan secara rutin melalui Posyandu menjadi strategi penting dalam menekan peningkatan kasus hipertensi di masyarakat.
Edukasi Optimalisasi 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai Upaya Pencegahan Stunting di UPTD Puskesmas Aren Jaya Kota Bekasi Safrudin Safrudin; Eros Sitihayati; Lintang Kamaratih Dzakiyyah Safinatunnaj
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 7 No 1 (2026): Juni
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v7i1.940

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dengan prevalensi sebesar 21,5% berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, yang masih berada di atas ambang batas WHO. Stunting disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang berdampak pada gangguan pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam pencegahan stunting melalui optimalisasi 1000 HPK di UPTD Puskesmas Aren Jaya Kota Bekasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan promotif-preventif melalui penyuluhan interaktif dan diskusi menggunakan media visual. Jumlah peserta sebanyak 38 orang. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata pengetahuan dari 62,4 menjadi 84,7 (peningkatan sebesar 22,3 poin atau 35,7%). Peningkatan terjadi pada pemahaman gizi ibu, kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah, ASI eksklusif, serta praktik MPASI yang tepat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang terstruktur dan partisipatif efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat. Diperlukan keberlanjutan program edukasi serta kolaborasi lintas sektor untuk mendukung percepatan penurunan stunting.