Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS ASPEK PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DASAR DALAM PROSES PEMBELAJARAN Safikri Taufiqurrahman; Suyadi Suyadi
PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Prodi PGMI FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh bekerjasama dengan PW PERGUNU Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/pjp.v8i2.6234

Abstract

Perkembangan bahasa anak yaitu keahlian yang digunakan untuk komunikasi bersama yang lain. Ada beda mendalam tentang arti dari bahasa & berbicara, bahasa meliputi hal yang lebih luas yaitu meliputi semua komunikasi diucapkan langsung berupa tulisan, ucapan, kode tubuh, dan bahasa isyarat. Kalau berbicara merupakan ucapan yang melambangkan komunikasi paling efektif juga sering digunakan orang untuk menyampaikan pesan. Tujuan dari jurnal ini ialah untuk memperhatikan aspek-aspek perkembangan bahasa anak usia dasar dalam pembelajaran. Mini riset ini dilaksanakan di kelas 1 SDN Tajem dan berdasarkan mini riset yang dilakukan pada aspek perkembangan bahasa anak usia dasar dalam pembelajatan setiap anak berbeda-beda baik dari aspek kosa kata, sintaksis (tata bahasa), semantic, fonem, fonologi, morfologi dan sintaksis yang mepengaruhi proses pembelajaran.
Studi Kesiapan Guru Melaksanakan Kurikulum 2013 dalam Pembelajaran Berbasis Tematik Integratif Kelas IV MI Ma’had Islam Kopeng julrissani julrissani; Safikri Taufiqurrahman
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 8 No 1 (2021): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v8i1.769

Abstract

This study aims to 1) describe the readiness of the teacher in carrying out an integrative thematic learning process, 2) describe the implementation of learning using the scientific approach carried out by grade IV teachers at MI Ma'had Islam Kopeng, 3) describe the implementation of authentic assessment carried out by the teacher grade IV at MI Ma'had Islam Kopeng. This type of research is qualitative research. The research subjects in this study were fourth-grade teachers at MI Ma'had Islam Kopeng. This research's object was the teachers' readiness to implement thematic integrative learning at MI Ma'had Islam Kopeng. Methods of data collection through interview and observation methods. The technique of analyzing data through qualitative analysis with a flow method consisting of data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed that grade IV teachers at MI Ma'had Islam Kopeng had understood the 2013 Curriculum and carried out integrative thematic learning with a scientific approach and carried out learning preparation by the systematics specified in the 2013 curriculum. Class teachers in conducting authentic assessments experienced several obstacles. that is, because of the large number of students who have to be assessed so that the assessment is not thorough and optimal, as well as the many types of assessments that must be carried out so that the teacher experiences difficulties in making the assessment.
Integrasi Pendidikan Dasar dan Ilmu Agama Islam di MI PGM Kota Cirebon Safikri Taufiqurrahman
Genderang Asa: Journal of Primary Education Vol. 2 No. 2 (2021): Genderang Asa: Journal of Primary Education
Publisher : PGMI IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.081 KB) | DOI: 10.47766/ga.v2i2.157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi integrasi IPS dan ilmu islam didalam pembelajaran di MI PGM Kota Cirebon, situasi dan kondisi yang masih memisahkan ilmu Pendidikan dasar dan ilmu agama islam menyebabkan masih banyak yang belum bisa mengintegrasikan antara ilmu Pendidikan dasar dan ilmu agama islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1)dalam pembelajaran IPS masih memisahkan diri dengan ilmu agama islam. 2) implementasi integrase Pendidikan dasar dan ilmu agama islam belum terealisasi dengan baik. Hal ini dapat berjalan dengan lancer kalau guru sudah bisa mengaitkan pembelajaran IPS dengan ilmu agama islam dalam menyampaikan materi, dan juga adanya konsep perluasan pembaharuan pendidikan sebagaimana yang dilakukan oleh K.H. Ahmad Dahlan dengan format mengintegrasikan pesantren tradisional dengan model sekolah Barat dengan berpijak pada sistem pendidikan nasional, Kedua, holistic transformative education, yakni pembakuan materi al-Islam di sekolah-sekolah yang didirikan oleh organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, Al-Irsyad dan yayasan-yasan islam lainya yang mendirikan lembaga pendidikan dengan identitas sekolah, Ketiga, modernisasi madrasah. Tonggak modernisasi ini dimulai ketika madrasah berubah status sebagai sekolah yang berciri khas agama Islam dengan merubah kurikulum pendidikan umumnya sama dengan sekolah bentuk modernisasi madrasah dalam konteks saat ini adalah munculnya madrasah unggulan seperti MI Unggulan Sabilillah, MI Miftahul UlumPlosorejo, MI Nurul Ulum, MI PSM Sulursewu, MIN Jabodetabek, MIN 1 Bandung, MIN 1 Kota Malang, MIN Darussalam Ciamis dan masih banyak madrasah lainnya yang masuk katagori sekolah unggulan.  
Integrasi Pendidikan Dasar dan Ilmu Agama Islam di MI PGM Kota Cirebon Safikri Taufiqurrahman
Genderang Asa: Journal of Primary Education Vol. 2 No. 2 (2021): Genderang Asa: Journal of Primary Education
Publisher : PGMI IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.081 KB) | DOI: 10.47766/ga.v2i2.157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi integrasi IPS dan ilmu islam didalam pembelajaran di MI PGM Kota Cirebon, situasi dan kondisi yang masih memisahkan ilmu Pendidikan dasar dan ilmu agama islam menyebabkan masih banyak yang belum bisa mengintegrasikan antara ilmu Pendidikan dasar dan ilmu agama islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1)dalam pembelajaran IPS masih memisahkan diri dengan ilmu agama islam. 2) implementasi integrase Pendidikan dasar dan ilmu agama islam belum terealisasi dengan baik. Hal ini dapat berjalan dengan lancer kalau guru sudah bisa mengaitkan pembelajaran IPS dengan ilmu agama islam dalam menyampaikan materi, dan juga adanya konsep perluasan pembaharuan pendidikan sebagaimana yang dilakukan oleh K.H. Ahmad Dahlan dengan format mengintegrasikan pesantren tradisional dengan model sekolah Barat dengan berpijak pada sistem pendidikan nasional, Kedua, holistic transformative education, yakni pembakuan materi al-Islam di sekolah-sekolah yang didirikan oleh organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, Al-Irsyad dan yayasan-yasan islam lainya yang mendirikan lembaga pendidikan dengan identitas sekolah, Ketiga, modernisasi madrasah. Tonggak modernisasi ini dimulai ketika madrasah berubah status sebagai sekolah yang berciri khas agama Islam dengan merubah kurikulum pendidikan umumnya sama dengan sekolah bentuk modernisasi madrasah dalam konteks saat ini adalah munculnya madrasah unggulan seperti MI Unggulan Sabilillah, MI Miftahul UlumPlosorejo, MI Nurul Ulum, MI PSM Sulursewu, MIN Jabodetabek, MIN 1 Bandung, MIN 1 Kota Malang, MIN Darussalam Ciamis dan masih banyak madrasah lainnya yang masuk katagori sekolah unggulan.  
Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Kurikulum Merdeka di Madrasah Ibtidaiyah Safikri Taufiqurrahman
AL-KAINAH: Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 2 (2023): Al-Kainah: Journal of Islamic Studies
Publisher : Institute for Research and Community Services (P3M), The Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Miftahul Huda in Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69698/jis.v2i2.466

Abstract

Pendidikan Karakter merupakan hal yang terpenting dalam sebuah kurikulum. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai Pendidikan karakter yang ada didalam kurikulum merdeka. Metode dalam penelitian ini yaitu studi pustaka (library research) pengumpulan data dengan cara mencari sumber dan merekonstruksi dari berbagai sumber sepert buku, jurnal, dan riset-riset yang sudah ada. Hasil dari penelitian ini ada beberapa contoh yang bisa di terapkan guru dalam implementasi nilai-nilai pendidikan karakter dalam pembelajaran seperti: 1) keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa Materi agama dapat diajarkan dengan menekankan nilai-nilai universal seperti membaca kitab suci, 2) Kebhinekaan Global Pengenalan Budaya dan Tradisi: Mengajarkan siswa tentang berbagai budaya dan tradisi di seluruh dunia melalui cerita, 3) bergotong-royong, seperti membersihkan lingkungan sekolah atau melakukan penanaman pohon bersama-sama, 4) kreatif Menggunakan permainan edukatif yang menarik dan interaktif untuk mengajarkan konsep-konsep pembelajaran, seperti permainan papan yang dirancang khusus untuk mempelajari matematika atau ilmu pengetahuan alam. , 5) bernalar kritis Membaca dan Menganalisis Sumber Beragam: Mendorong siswa untuk membaca berbagai sumber informasi, termasuk buku, artikel, dan sumber-sumber daring, kemudian mengajukan pertanyaan tentang kebenaran, keakuratan, dan keandalan informasi yang diberikan. 6)kreatif Proyek Pembelajaran Mandiri: Memberikan proyek-proyek pembelajaran yang memungkinkan siswa untuk bekerja secara mandiri dalam menyelesaikan tugas-tugas tertentu.
Efforts to Implement Reflective Journals as a Form of MI Teacher Professionalism Putri, Fia Alifah; Setiawati , Eka; Indrawati; Parid, Miptah; Taufiqurrahman, Safikri
International Journal of Education, Language, and Social Science Vol. 1 No. 2 (2023): IJELaSS: International Journal of Education, Language and Social Science
Publisher : Darul Ilmi Bina Insan Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62612/ijelass.v1i2.17

Abstract

This research presents a practical model for integrating reflective journals into the professional development of Madrasah Ibtidaiyah  (MI) teachers. Utilizing a descriptive qualitative design, the study involved data collection, presentation, reduction, and drawing conclusions. The findings reveal that reflective journals, in alignment with the Tanoto Foundation's theory, support three key aspects: (1) Description, allowing MI teacher candidates to collectively document experiences, enhance time management, identify opportunities for applying theoretical knowledge, and cultivate a passion for research; (2) Evaluation, encouraging the assessment of cognitive, affective, and psychomotor aspects, the selection of evaluation techniques, the establishment of benchmarks, norms, or criteria for learning assessment, and data collection; and (3) Future planning, emphasizing patterns for time and class management. The study advocates for a shift toward more dynamic time management patterns and underscores the importance of responsive teaching strategies to address the diverse learning needs of students.
Teacher's Ability To Implement Thematic Learning Variations In Grade IV At MI Islamiyah Pabuaran Cirebon Safikri Safikri Taufiqurrahman; Ahmad Syarifuddin; Mamlatul Hikmah
Genderang Asa: Journal of Primary Education Vol. 7 No. 1 (2026): Genderang Asa:Journal of Primary Education
Publisher : PGMI IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/jga.v7i1.7546

Abstract

The ability of teachers to implement variations in learning is an alternative solution to overcome challenges in the teaching and learning process. This research describe the teacher’s ability in implementing variations in thematic learning on the topic of various energy sources for Grade IV students (identify students’ responses and analyze the obstacles faced by teachers in applying learning variations).This research employed a descriptive qualitative method. The research subjects included the school principal, classroom teacher, and Grade IV students. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques included data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The study indicate that: (1) the teacher’s ability to implement variations in thematic learning is categorized as good, as evidenced by indicators such as voice variation, teaching style, and improved teacher-student interaction, which positively affect students’ learning motivation and evaluation outcomes; (2) students showed enthusiastic and active responses during the learning process, where they were not only passive recipients but also actively expressed opinions and engaged in learning based on their interests and abilities, resulting in a more dynamic classroom atmosphere; and (3) the obstacles faced by teachers include the diverse characteristics of students, which make classroom management challenging, as well as the extensive amount of material integrated into thematic learning, limiting the implementation of varied teaching strategies. Teachers’ ability to apply learning variations plays a significant role in enhancing student engagement and learning effectiveness, although it still faces several practical challenges in its implementation.