Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : conference proceeding on waste treatment technology

Analisis Emisi CO2 dari Aktivitas Permukiman di Kecamatan Wonocolo Berdasarkan Tipe Rumah Mas Shobihatul Inayah; Mirna Apriani; Tanti Utami Dewi
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan permukiman dalam rumah tangga menghasilkan emisi CO2 yang berasal dari sektor energi, limbah, respirasi manusia, peternakan, dan lahan pertanian. Tingginya laju pertumbuhan penduduk akan berpengaruh terhadap meningkatnya emisi karbon yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai emisi CO2 dari aktivitas permukiman berdasarkan tipe rumah di Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan Stratified random sampling yaitu metode pengambilan sampel ketika populasi yang berukuran N dibagi menjadi sub-sub populasi. Sampel penelitian terdiri dari tiga strata yaitu rumah sederhana, menengah dan mewah. Sektor yang dianalisis meliputi penggunaan listrik, LPG, penggunaan BBM dari transportasi, limbah cair dan respirasi manusia. Perhitungan emisi CO2 menggunakan metode IPCC 2006. Hasil analisis emisi CO2 dari aktivitas permukiman di Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya tipe rumah mewah, menengah dan sederhana secara berurut – turut yaitu sebesar 77.967,94, 62.975,38 dan 30.245,81 ton CO2/tahun.
Seeding Tutup Botol Termodifikasi sebagai Alternatif Media Biofilter Aerobik untuk Mengolah Air Limbah Industri Tahu Zidan Sandy Rosyadi Al Fikri; Tanti Utami Dewi; Mirna Apriani
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah cair industri tahu memiliki nilai COD sebesar 5.136 mg/L .Hal ini, dapat merusak lingkungan jika langsung dibuang ke badan air tanpa ada pengolahan. Nilai tersebut melebihi baku mutu Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No.5 Tahun 2014. Disisi lain, jumlah sampah tutup botol plastik yang terdapat di lingkungan juga meningkat. Salah satu alternatif pengolahan air limbah untuk menyisihkan COD adalah biofilter aerobik. Tujuan penelitian ini adalah melakukan proses seeding dan menganalisis efisiensi penyisihan COD saat proses seeding dengan variasi waktu kontak. Penelitian ini memanfaatkan tutup botol plastik bekas yang sudah dilakukan modifikasi sebagai media tumbuh dan berkembangnya mikroorganisme. Mikroorganisme yang tumbuh pada media tutup botol yang sudah dimodifikasi dapat menyisihkan kadar COD pada air limbah industri tahu. Proses seeding dilakukan selama 15 hari. Hasil penelitian menunjukkan sistem seeding batch media modifikasi tutup botol dengan waktu kontak 8, 7, dan 6 jam dapat menurunkan COD 90,6%, 87,94%, dan 77,6%. Hal tersebut membuktikan bahwa tutup botol bekas yang sudah dilakukan modifikasi berpotensi digunakan sebagai media biofilter.
Perbandingan Efektivitas Media Biofilter Aerobik dalam Mengolah Air Limbah Industri Pangan: Studi Kasus Limbah Industri Kerupuk dan RPH Danang Hadi Suhadak; Ulvi Pri Astuti; Tanti Utami Dewi; Mirna Apriani; Ahmad Erlan Afiuddin; Ferisa Jenisa Putri
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air limbah dari industri pangan, seperti kerupuk dan Rumah Pemotongan Hewan (RPH), mengandung tingkat COD dan TSS yang melebihi baku mutu, sehingga memerlukan proses pengolahan efektif. Pengolahan dengan sistem biofilter aerob merupakan salah satu alternatif yang patut dipertimbangkan. Efektivitas pengolahan dengan biofilter aerob dapat dipengaruhi oleh jenis media yang digunakan. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas media biofilter aerob yaitu bioball, Kaldnes, dan tutup botol bekas modifikasi yang sesuai dengan kebutuhan industri pangan. Tahapan penelitian diawali dengan proses seeding untuk menambah kuantitas bakteri dan aklimatisasi untuk mengadaptasikan bakteri. Tahap penelitian utama dilakukan secara kontinu dengan waktu detensi 8 jam. Hasil penelitian utama menunjukkan media tutup botol bekas memiliki efisiensi tertinggi, yakni penurunan COD sebesar 92,9 – 94,6?% dan TSS sebesar 89,1 – 98,1?%, diikuti media Kaldnes (COD 83,3 – 85,9?%; TSS 82,6 – 95,0?%) dan bioball (COD 72,5 – 73,3?%; TSS 82,4 – 92,5?%). Media tutup botol juga memiliki luas permukaan spesifik terbesar (713?m²/m³) dan biaya paling rendah. Kesimpulannya, media tutup botol bekas adalah alternatif paling efektif dan ekonomis untuk biofilter aerob pengolahan air limbah industri pangan.