Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Media Leaflet Terhadap Tingkat Pengetahuan Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Labuan Kabupaten Donggala Mohammad Akbar; Arli Oriesta; Titi Hapsari; Fahrizal; Sukmawati; Pito Murib; Fitriyanti Nasir; Ananda Risky; Mia Apriani; Nur Afni; Sri Wahyudin; Nur Rismawati; Indra Afrianto; Franning Deisi Badu
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i1.4929

Abstract

Desa Labuan Induk yang merupakan salah satu desa di Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala yang memiliki prevalensi penderita Tb yang tinggi pada tahun 2022 yaitu sebesar 5 kasus dari total kasus TB Paru. Selama tiga tahun terakhir Desa Labuan Induk memang salah satu prevalensi yang dalam kasus TB Paru di Wilayah Puskesmas Labuan. Berdasarkan data Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala pada Tahun 2022 menunjukan jumlah pasien TB Paru di Kecamatan Labuan berjumlah 26 orang terdiri dari 18 laki-laki dan 8 perempuan. Sedangkan jumlah penderita DM di Kecamatan Labuan berjumlah 1026 kasus dan yang telah mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar berjumlah 400 kasus atau 39%..Penelitian ini bertujuan untuk teridentifikasinya pengaruh edukasi kesehatan menggunakan media leaflet terhadap tingkat pengetahuan tentang TB Paru dan Diabetes Melittus pada lansia. Metode : Adapun metode yang digunakan yaitu Analisa kuantitatif dengan jenis penelitian yang digunakan pre eksperiment design tanpa perbandingan. Dengan menggunakan One Group Pre Test dan Post Test dengan menggunakan instrumen yaitu kuesioner. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 23 responden. Hasil : Terdapat pengaruh pemberian edukasi kesehatan terhadap pengetahuan lansia tentang penyakit TB paru di wilayah Kerja Puskesmas Labuan Kabupaten Donggala dengan Pvalue = 0,000. Terdapat pengaruh pemberian edukasi kesehatan terhadap pengetahuan lansia tentang penyakit DM di wilayah Kerja Puskesmas Labuan Kabupaten Donggala dengan Pvalue = 0,006. Disarankan penelitian ini dapat dikembangkan lagi oleh peneliti selanjutnya dengan berbagai media edukasi yang berbeda dan variabel yang berbeda.
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Masyarakat di Desa Sibala Barat Wilayah Kerja Puskesmas Kamaipura: The Influence of Health Counseling on Community Knowledge, Attitudes and Actions in West Sibala Village, Kamaipura Health Center Working Area Israwati Pontoh; Sukmawati; Asni Nua; Deysi Swandayani; Moh. Rifki; Israwati; Jeane Angelin; Tomi Iskandar; Nurfaizan Rauf; Julisthin Ibrahim; Fadila; Nikmatul; Karen; Wianda; Abdul Kadri; Muh. Anzar; Nur Rismawati; I Kadek Waratna
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 2: Februari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i2.7157

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam tatanan keluarga memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Keluarga sebagai unit terkecil dapat menjadi kunci dalam penerapan PHBS melalui pembentukan kebiasaan sehat sehari-hari.Tujuan penelitian ini adalah untuk diketahuinya pengaruh penyuluhan kesehatan tentang Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan di Desa Sibala Barat II Wilayah Kerja Puskesmas Kamaipura Kabupaten Sigi. Metode penelitian ini adalah preexperimental design dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel berjumlah 23 responden, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Analisis Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur pengetahuan, sikap, dan tindakan responden terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan dengan uji Wilcoxon menunjukan nilai p.value = 0,039 (p.value <0.05). Dan tidak terdapat pengaruh pada sikap dengan uji Wilcoxon menunjukan nilai p.value = 0,129 (p.value >0.05). terdapat pengaruh terhadap Tindakan pengetahuan dengan uji Wilcoxon menunjukan nilai p.value = 0,000 (p.value < 0.05) Kesimpulan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan dan tindakan, namun tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap sikap. Hal ini mengindikasikan bahwa intervensi yang dilakukan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan tindakan, tetapi belum berhasil mempengaruhi sikap secara signifikan. Saran Diharapkan bagi pihak Puskesmas Kamaipura kabupaten sigi, khususnya bagian promosi kesehatan Puskesmas Kamaipura untuk selalu mensosialisasikan program PHBS kepada kader dan masyarakat sehingga masyarakat mendapatkan informasi tentang penting dan manfaat PHBS.