Perkembangan Artificial Intelligence (AI) memberikan peluang besar bagi guru dalam mengembangkan media ajar yang lebih inovatif, adaptif, dan kontekstual. Namun, pemanfaatan AI dalam pembelajaran bahasa masih menghadapi kendala, terutama pada aspek literasi digital, keterampilan teknis, dan kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru bahasa dalam mengembangkan media ajar berbasis AI melalui workshop deep learning. Sasaran kegiatan adalah 50 guru yang tergabung dalam MGMP Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris Kabupaten Barito Kuala. Metode kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, implementasi workshop, evaluasi, dan tindak lanjut. Workshop dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi, praktik langsung penggunaan tools AI, proyek mini pengembangan media ajar, presentasi hasil, dan refleksi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi praktik, dan penilaian produk media ajar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konseptual guru terhadap AI dan deep learning dari rata-rata 45,6 menjadi 82,9. Keterampilan praktis guru dalam menggunakan tools AI dan mengembangkan media ajar juga meningkat dari rata-rata 44,1 menjadi 81,9. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan prototipe media ajar berbasis AI yang dapat dikembangkan lebih lanjut sesuai konteks pembelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Dengan demikian, workshop deep learning terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi guru bahasa serta mendorong inovasi pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan MGMP.