Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KOTORAN AYAM DAN PUPUK ZA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT PADA TANAH ALUVIAL Felisia Felisia; Radian Radian; Iwan Sasli
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 12, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.67801

Abstract

Tomat (Lycopersicum esculantum Mill) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang sangat potensial sehingga banyak digemari dan dikembangkan di Indonesia. Selain dimanfaatkan sebagai sayuran, tomat juga dimanfaatkan sebagai bahan baku obat-obatan, kosmetik dan berbagai olahan makanan dan minuman. Pemanfaatan tanah aluvial sebagai media tumbuh tanaman dihadapkan pada berbagai kendala seperti sifat fisik, kimia dan biologi tanah yang kurang baik. Sifat fisik tanah alluvial bertekstur pejal dan tidak berbentuk serta permeabilitasnya yang lambat. Pupuk kotoran ayam sebagai bahan organik berperan penting dalam meningkatkan kemampuan tanah menahan air, memperbaiki drainase dan tata udara serta pada sifat kimianya yang meningkatkan unsur hara dan pH serta pada sifat biologinya yang meningkatkan jumlah dan aktivitas mikroorganisme. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak pada tanggal 6 September – 15 November 2022. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri 2 faktor yaitu pupuk kotoran ayam (a) dan pupuk ZA (z). Pupuk kotoran ayam dengan 3 taraf perlakuan (a1= 20 ton/ha, a2= 25 ton/ha, a3= 30 ton/ha) dan faktor kedua adalah pemberian pupuk ZA dengan 3 taraf perlakuan (z1= 150 kg/ha, z2= 250 kg/ha, z3= 350 kg/ha). Sehingga diperoleh 9 kombinasi perlakuan, masing-masing perlakuan   diulang sebanyak 3 kali setiap ulangan terdiri dari 4 tanaman sampel, sehingga jumlah tanaman seluruhnya adalah 108 tanaman. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, berat buah per buah, dan diameter buah. Berdasarkan hasil penelitian, pemberian pupuk kotoran ayam 25 ton/ha dengan pupuk za 250 kg/ha memberikan dosis terbaik terhadap variabel tinggi tanaman 3 MST, jumlah buah    per tanaman, berat buah pertanaman, dan berat buah per buah, sedangkan terhadap volume akar, tinggi tanaman 1 dan 2 MST, dan diameter buah memberikan respon yang sama pada tanaman tomat. 
Mitigating Brain Drain Through Employee Engagement: How Perceived Organizational Support, Employee Well-Being and Career Development Influence Zillennials’ Turnover Intention Felisia Felisia; Titik Rosnani; Dody Pratama Marumpe; Ilzar Daud; Efa Irdhayanti
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.2613

Abstract

Brain drain has become popular among Zillennials reflecting their growing awareness of international career opportunities. This trend poses a challenge to Indonesia’s economic development particularly in sectors like banking where high employee turnover is common. As organizations face the threat of losing talented employees, adapting retention strategies is crucial to reduce turnover intention. Engaged employees are a key competitive advantage. This research aims to examine how perceived organizational support, employee well-being and career development influence turnover intention with employee engagement as a mediator. Data were collected from 258 Zillennial employees (born between 1992 and 2002) currently working at banks in Indonesia, each with at least six months of experience and awareness of international career trend like hashtag #KaburAjaDulu. Questionnaires were distributed via social media and data were analyzed using SmartPLS 4 with structural equation modelling (SEM). The findings demonstrate that perceived organizational support, employee well-being and career development positively influence employee engagement, while employee engagement negatively influences turnover intention. Notably, perceived organizational support and career development reduce turnover intention, while employee well-being’s effect on turnover intention is through mediation of employee engagement. Employee engagement plays a key mediating role of perceived organizational support, employee well-being, career development and turnover intention.