Abdul Hanan
Universitas Negeri Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Memahami makna hidup siswa dari keluarga broken home : wawasan gender, urutan kelahiran, dan penggunaan internet Nilma Zola; Ifdil Ifdil; Rahmi Dwi Febriani; Puji Gusri Handayani; Abdul Hanan; Safira Zahira Putri
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 11, No 2 (2023): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1100100

Abstract

Keluarga broken home, yang terjadi akibat perceraian atau pemisahan orang tua, sering kali secara langsung memengaruhi pemahaman makna hidup siswa. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsi-kan kondisi meaning of life siswa dari keluarga broken home berdasarkan gender, urutan kelahiran, kondisi keluarga dan akses internet. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif, sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 siswa dari  keluarga broken home  (laki-laki 41.9%; perempuan 58.1%) yang tersebar di dua provinsi yaitu Sumatera Barat dan DKI Jakarta. Instrumen dalam penelitian ini adalah instrumen Meaning of life 17 item. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Temuan pada penelitian menunjukkan meaning of life siswa dari keluarga broken home berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai 45.2%. Selain itu, kondisi meaning of life menunjukkan siswa laki-laki lebih tinggi skor meaning of life dibandingkan dengan siswa perempuan. Selain itu, anak sulung cenderung memiliki pemahaman yang lebih tinggi tentang makna hidup daripada anak tengah dan anak bungsu. Temuan lainnya adalah siswa yang hidup bersama ayah single parent lebih memahami makna hidup dibandingkan dengan siswa yang tinggal bersama ibu single parent. Akses internet dalam jumlah yang sedang (1-3 Jam) lebih mungkin menggunakan untuk mencari jawaban atau koneksi yang mereka butuhkan dalam situasi keluarga broken home.
The Relationship Between peer Conformity and Student's Career Planning Abdul Hanan; Yarmis Syukur
International Journal of Applied Counseling and Social Sciences Vol 6, No 02 (2025): International Journal of Applied Counseling and Social Sciences
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0051297ijaccs

Abstract

High school students are in the adolescent phase of development. During this phase, one of the most important developmental tasks is planning for their future careers. However, the career planning process is often influenced by various environmental factors, one of which is peer conformity. This study aims to examine the relationship between peer conformity and students' career planning. The research employed a quantitative correlational approach, with a sample of 238 students drawn from a total population of 654 students in Grade X Phase E and Grade XI Phase F at SMA Negeri 13 Padang, selected using stratified random sampling. Data were collected using Likert-scale instruments to measure peer conformity and career planning, both of which were developed and tested for validity and reliability. The data were analyzed using descriptive statistics and Pearson correlation with SPSS 25.0. The results revealed that both peer conformity and students' career planning were categorized as high. A strong and significant positive relationship was found between peer conformity and career planning (r = 0.678; p < 0.01). The implication is that school guidance and counseling services can utilize peer group interactions as a strategy to enhance the effectiveness of students' career planning.