Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Literasi Digital Orang Tua: Melindungi Anak dari Risiko Online Sembiring, Sintaria
TeIKa Vol 14 No 2 (2024): TeIKa: Oktober 2024
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi - Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36342/teika.v14i2.3781

Abstract

The rapid advancement of digital technology has transformed how children access and use the internet, offering opportunities for learning and socialization while exposing them to risks such as cyberbullying and harmful content. This study examines parental digital literacy across six dimensions: knowledge of technology, security settings, usage policies, monitoring activities, communication, and risk awareness. Data were collected from 179 mothers with children under 15 through structured questionnaires. Findings reveal generational and educational disparities in digital literacy. Generation Y demonstrated strong technological knowledge and security practices but lacked awareness of digital risks. Generation Z excelled in monitoring activities but faced challenges in communication and usage policies, while Generation X showed strength in communication and risk awareness but required improvement in security settings and practical technology use. Educationally, mothers with advanced degrees had greater knowledge and risk awareness but struggled with application skills, while those with lower education levels exhibited lower proficiency overall. This study highlights the need for tailored interventions, including cross-generational training and targeted educational programs, to address gaps in parental digital literacy. These efforts aim to foster safer digital environments for children. Future research should explore socioeconomic factors and evaluate the long-term impact of interventions to enhance digital parenting.
Analisis Efisiensi Cloud Computing di Universitas Advent Indonesia dengan Metode Rma (Reability, Maintainability, & Availability) Riovaldy, Gladwin; Sembiring, Sintaria
Jurnal Inovasi Global Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v3i4.307

Abstract

Dalam era perkembangan teknologi yang pesat, cloud computing menjadi solusi utama dalam penyimpanan dan pengelolaan data, termasuk di Universitas Advent Indonesia (UNAI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi arsitektur cloud computing di UNAI menggunakan metode Reliability, Maintainability, dan Availability (RMA) dengan pemantauan berbasis Proxmox Virtual Environment (Proxmox VE). Pengukuran dilakukan selama tiga hari pada periode aktivitas server tinggi pada jam 08.00 – 12.00 WIB untuk menilai tingkat keandalan (Reliability), kemudahan pemeliharaan (Maintainability), dan ketersediaan layanan (Availability). Hasil penelitian menunjukkan sistem memiliki keandalan tinggi dengan Mean Time To Failure (MTTF) yang menunjukkan kegagalan sistem yang jarang terjadi, pemeliharaan optimal dengan Mean Time To Repair (MTTR) sebesar 0 jam, serta ketersediaan penuh dengan nilai Availability mencapai 300% yang masuk dalam kategori “Sangat Baik”. Temuan ini mengindikasikan bahwa infrastruktur cloud UNAI telah beroperasi secara optimal dalam mendukung kebutuhan akademik dan operasional. Namun, untuk menjaga keberlanjutan kinerja ini, diperlukan pemantauan berkala, peningkatan strategi mitigasi risiko terhadap gangguan listrik dan ancaman keamanan siber, serta pengembangan layanan cloud agar dapat dimanfaatkan lebih luas di seluruh departemen.
Analisa Kepuasan Penggunaan Aplikasi Whoosh dengan Menggunakan Metode Pieces Gaol, Arielson Lumban; Sembiring, Sintaria
Jurnal Inovasi Global Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v3i4.311

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi transportasi di Indonesia mendorong peningkatan kualitas layanan aplikasi pendukung, termasuk aplikasi Whoosh-Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Aplikasi ini memiliki peran penting dalam menyediakan informasi dan kemudahan bagi pengguna. Namun, masih terdapat keluhan terkait kinerja, efisiensi, dan kualitas layanan aplikasi yang perlu dievaluasi lebih lanjut. Riset ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan pengguna aplikasi Whoosh dengan menerapkan metode PIECES, (Performance, Information/Data, Economy, Control/Security, Efficiency, dan Services) serta Application Performance Index (API). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berbasis skala Likert dengan melibatkan 384 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Studi ini dilaksanakan pada Desember 2024 hingga Februari 2025 di stasiun kereta cepat Halim Jakarta dan Padalarang Bandung. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan (gap) antara harapan dan kinerja aplikasi, terutama pada aspek layanan (Service) yang memiliki nilai gap terbesar sebesar -0,27. Rata-rata kinerja aplikasi adalah 4,31, sedangkan rata-rata harapan pengguna adalah 4,48, menghasilkan nilai gap rata-rata sebesar -0,15. Selain itu, tingkat kesesuaian rata-rata mencapai 96%, yang menunjukkan bahwa kualitas layanan aplikasi sudah sangat baik dan hampir memenuhi harapan pengguna, meskipun masih ada ruang untuk perbaikan. Pada analisis Importance Performance Analysis (IPA), aspek efisiensi (Efficiency) masuk dalam Kuadran I menunjukkan bahwa faktor memiliki tingkat kepentingan yang tinggi, tetapi kinerjanya masih rendah, sehingga memerlukan perbaikan sebagai prioritas utama.
Peningkatan Pemahaman Siswa terhadap Proses Pembuatan Game Edukatif di Sekolah Perguruan Advent Parongpong Henry Pandia; Sintaria Sembiring; Yusran Timur Samuel
ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdikan.v4i2.5409

Abstract

This community service program aimed to enhance digital literacy and student creativity among junior high school students through training in the development of educational games using the Scratch platform. The training was conducted in two sessions at Perguruan Advent Parongpong School and involved 8th and 9th grade students. The first session introduced basic visual programming concepts through a simple project titled Underwater Life, while the second session guided students to create a game called Bat vs Dragonfly, featuring a point system and win-lose logic. The method used was active and participatory, including material presentations, demonstrations, and hands-on practice with assistance. Questionnaire results revealed that most students regularly play games, showed strong interest in learning to create games, and viewed the use of games in learning positively. In the first session, 8 out of 29 students successfully completed the project, while in the second session, 21 out of 30 students completed the game within the allotted time. This activity demonstrated that educational games can effectively foster student interest in learning, logical thinking, and creativity. The outcomes are expected to serve as a foundation for schools to develop extracurricular programs focused on creative technology, and to encourage parents and educators to guide the use of technology in a positive and productive direction.
Analisis Sentimen Masyarakat Terhadap RUU Pilkada 2024 di Media Sosial Instagram Menggunakan Metode Naïve Bayes, KNN dan SVM Manik, Brendenly; Sembiring, Sintaria
TeIKa Vol 15 No 2 (2025): Jurnal
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi - Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36342/3x3m4109

Abstract

Social media now plays a crucial role as a platform for the public to voice opinions and views on public issues, including political policies such as the Draft Law on Regional Head Elections (RUU Pilkada). This study analyzes the performance of the Naïve Bayes, SVM, and KNN algorithms in classifying public sentiment towards the 2024 Regional Election Bill (RUU Pilkada) using two data labeling methods: manual and lexicon-based labeling. A total of 15,202 Instagram comments from Tempo.co, Kompas.com, and TvOnenews were analyzed, with 80% used as training data and 20% as testing data. The results show that SVM demonstrated the most consistent performance across both methods, achieving the highest accuracy of 78%. Naïve Bayes exhibited sensitivity to the labeling method, achieving 74% accuracy with lexicon-based labeling and 71% with manual labeling. KNN recorded the lowest performance, especially with lexicon-based labeling, achieving only 64% accuracy. The lexicon-based labeling method improved precision, recall, and F1-score across all algorithms, with SVM achieving the highest precision, recall, and F1-score at 76%, 76%, and 75%, respectively. This study highlights the significant impact of the labeling method on model performance, with lexicon-based labeling proving to be more effective in improving the quality of sentiment classification.
Design of an Enterprise Architecture for the Company Profile Using the TOGAF Method (Case Study: CV. Pertiwi Asri) Sembiring, Sintaria; Hutabarat, Dabar
TeIKa Vol 15 No 2 (2025): Jurnal
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi - Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36342/7mbtkv77

Abstract

This research is motivated by the need of CV. Pertiwi Asri, a company engaged in landscaping services, to improve the efficiency of its promotional processes, which have not been optimized through the use of information technology, resulting in limited market reach. To address this issue, the study designs an information system based on Enterprise Architecture using the TOGAF ADM (The Open Group Architecture Framework – Architecture Development Method) approach. The main objective of this research is to develop an enterprise architecture blueprint and design the user interface of a digital company profile information system that includes services, portfolios, and an online project proposal feature. The results of this study are expected to provide both strategic and technical guidance for CV. Pertiwi Asri in developing an integrated information system that aligns with business needs, thereby enhancing competitiveness and expanding market reach effectively.
Penerapan Metode Naive Bayes Untuk Klarifikasi Keluhan Pengguna Aplikasi MyTelkomsel Hutabarat, Glori Yani; Sembiring, Sintaria
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9494

Abstract

Menganalisis keluhan pengguna terhadap aplikasi MyTelkomsel dengan menggunakan metode Naive Bayes sebagai model klasifikasi teks adalah tujuan utama dari penelitian ini. Data yang digunakan berupa 800 ulasan negatif yang kumpulkan dari Google Play Store pada periode 1 Mei hingga 1 September 2025. Proses pengolahan data dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu pembersihan data (cleaning), case folding, normalisasi, stopword removal, tokenisasi, dan stemming. Setelah itu, data direpresentasikan menggunakan metode TF-IDF dan diberi label secara manual berdasarkan isi keluhan yang terkandung dalam ulasan pengguna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa algoritma Naïve Bayes mampu melakukan klasifikasi keluhan pengguna dengan akurasi sebesar 78%, precision 54,5%, recall 71,4%, dan F1-score 61,8%. Berdasarkan hasil klasifikasi, kategori masalah layanan menjadi keluhan paling dominan dengan persentase sebesar 36,25%, diikuti oleh kategori harga paket mahal (17,25%) dan fitur aplikasi (9,50%). Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian besar pengguna mengalami kendala pada koneksi jaringan, kestabilan aplikasi, serta harga paket yang dinilai terlalu tinggi. Dapat disimpulkan bahwa metode Naïve Bayes efektif digunakan untuk mengidentifikasi dan mengelompokkan keluhan pengguna aplikasi MyTelkomsel. Temuan penelitian ini diharapkan dapat membantu pengembang aplikasi dan pihak Telkomsel dalam memahami fokus utama permasalahan pengguna serta menjadi dasar dalam peningkatan kualitas layanan dan kepuasan pelanggan.
Analisis Penerimaan Teknologi Digital Dalam Aktivitas Trading Komoditi Berjangka Menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) Pada TPFX Bandung Laoli, Sartika; Sembiring, Sintaria
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 3.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di tengah urgensi transformasi digital dalam industri komoditi berjangka, penelitian ini menganalisis penerimaan teknologi pada TPFX Bandung untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Menggunakan metode kuantitatif dengan kerangka Technology Acceptance Model (TAM), memengaruhi perilaku pengguna dengan melibatkan 116 responden sebagai sampel penelitian penelitian ini menguji hubungan antarvariabel melalui survei serta analisis Regresi Linear Berganda dan Analisis Jalur terhadap para trader untuk menguji kelayakan model dan tingkat pengaruh antar variabel. Hasil analisis statistik melalui uji ANOVA menunjukkan bahwa model ini sangat signifikan dengan nilai F-hitung sebesar 16,394 dan tingkat signifikansi < 0,001, sehingga model dinyatakan layak untuk memprediksi penerimaan teknologi.Berdasarkan uji koefisien determinasi, diperoleh nilai R Square sebesar 0,369, yang berarti variabel independen memberikan kontribusi pengaruh sebesar 36,9%. Sementara itu, 63,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar lingkup penelitian ini. teknologi digital telah diterima secara nyata dan signifikan oleh para trader di TPFX Bandung. Namun, perusahaan perlu mempertimbangkan faktor eksternal tambahan guna mengoptimalkan sisa persentase pengaruh yang belum terjelaskan dalam model ini demi meningkatkan performa trading secara menyeluruh.