Budianto
STIT Hidayatunnajah Bekasi

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kendala Pembelajaran Maharah Kitabah Menggunakan Metode Project Based Learning di SDI Karawang Lestari, Mariana Nur Endah; Budianto, Budianto; Subandriyo, Subandriyo
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 2 (April 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i2.4803

Abstract

Maharah kitabah merupakan suatu proses yang menghasilkan sebuah kata dari huruf perhuruf dengan tulisan yang jelas, tanpa adanya suatu kesalahan atau tambahan dalam penulisan kata yang asli, hal ini agar penulisan bahasa Arab tetap pada norma-norma yang diakui oleh penutur asli. Pembelajaran maharah kitabah pun menggunakan metode pembelajaran agar pembelajaran dapat berjalan optimal salah satunya menggunakan metode Project Based Learning yang bertujuan agar peserta didik dapat aktif dan kreatif ketika pembelajaran berlangsung. Namun di setiap pembelajaran tak luput dari kendala yang dihadapi maka, Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan data yang di peroleh berdasarkan fakta dilapangan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi dan wawancara. Penelitian dilakukan di kelas 2 namun peneliti hanya memfokuskan kepada enam peserta didik untuk mendapatkan hasil yang akurat. Hasil dan pembahasan yang telah diperoleh pada kendala pembelajaran maharah kitabah menggunakan metode Project Based Learning adalah kendala yang dialami oleh guru yaitu kurangnya sarana dan prasarana untuk mendukung prosesnya pembelajaran, dan kendala yang dialami oleh peserta didik  yaitu saat ingin menulis huruf hijaiyah peserta didik mengalami kesulitan atau terkadang tidak mengingat huruf yang bisa disambung atau di sambung.
Metode Pendidikan Islam: Perspektif Al Qur'an Surat Luqman Ayat 12-19 Ahmad Faoji; Budianto Budianto
Tashfiyatuna: Jurnal Pendidikan Keislaman Vol 1 No 2 (2022)
Publisher : STIT Hidayatunnajah Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67058/gvxkwp98

Abstract

Al Quran sebagai petunjuk hidup bagi manusia menjelaskan berbagai macam informasi ilmu pengetahuan. Termasuk di dalamnya tentang pendidikan. Salah satunya yang dijelaskan dalam surat Luqman ayat 12-19 yaitu kisah seorang ayah yang sedang menyampaikan pesan-pesan pendidikan kepada anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana metode pendidikan dalam perspektif al Quran surat Luqman ayat 12-19. Penelitian ini menggunaan desain studi kepustakaan (library research). Data penelitian yang terkumpul kemudian dianalisis dengan pendekatan tafsir tahlili (analitik) yaitu metode analisis isi untuk menggali ayat tersebut di atas tentang metode pendidikan. Setelah dilakukan kajian tafsir yang mendalam, penulis menemukan kandungan penjelasan tentang dua aspek metode pendidikan. Pertama dari aspek cara penyampaian pembelajaran yaitu dengan kalimat lemah lembut, bercerita (historis), nasihat yang berisi perintah dan larangan serta membuat analogi. Kedua dari aspek materi yang diajarkan yaitu masalah aqidah, ibadah, akhlak dan tanggung jawab sosial amar ma'ruf nahi mungkar.
KONSEP DAN TUJUAN PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK JENJANG SEKOLAH DASAR BERBASIS AL-QUR’AN Budianto
Tashfiyatuna: Jurnal Pendidikan Keislaman Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : STIT Hidayatunnajah Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67058/xhsdkm42

Abstract

Sex education for primary school children is increasingly urgent amid digital exposure and risks of social deviance, yet its implementation remains constrained by stigma and the lack of a systematic Islamic framework. This study aims to reconstruct the concept and formulate the objectives of Qur'an-based sex education using a qualitative literature approach with the maudhu'i tafsir method and content analysis. The findings reveal three main pillars: internalization of ḥayā’, privacy management through isti’dzan, and self-control. Based on these, five objectives are formulated: moral identity formation, respect for privacy, self-control, bodily protection, and prevention of deviant behavior. Effective implementation requires synergy among families, schools, and communities. Qur'an-based sex education serves as a strategy to build protective character and preserve children's morality from an early age.