Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

HASIL REVIEW LITERASI - ANALISA MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI ERA MODERN Aries Denta Putra; Yuyu Yuhana; Maman Fathurrohman; Asep Muhyidin
BUANA ILMU Vol 8 No 1 (2023): Buana Ilmu
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v8i1.6005

Abstract

Pendidikan bahasa Inggris telah mengalami perubahan dramatis dalam era modern yang didorong oleh kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran dan dampak penggunaan media pembelajaran dalam pembelajaran bahasa Inggris di era ini. Dengan melakukan review literatur dari berbagai sumber, penelitian ini merinci temuan-temuan utama yang mencerminkan tren dan perkembangan terbaru dalam penggunaan media pembelajaran bahasa Inggris. Hasil review literaturmenunjukkan bahwa media pembelajaran telah menjadi komponen integral dalam pendidikan bahasa Inggris di era modern. Dalam perkembangan ini, media pembelajaran digital seperti video pembelajaran interaktif, aplikasi seluler, dan platform daring telah memungkinkan pendidik untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif bagi siswa. Peningkatan keterlibatan siswa, personalisasi pembelajaran, danpengembangan keterampilan berbahasa yang holistik adalah hasil yang umumnya ditemukan dalam studi-studi terkait. Namun, review literatur ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan yang perlu diatasi. Salah satu tantangan utama adalah aksesibilitas teknologi dan ketidaksetaraan dalam akses media pembelajaran digital. Selain itu, pelatihan guru yang memadai dalam penggunaan teknologi dan integrasi media pembelajaran dengan kurikulum adalah faktor penting untuk memaksimalkan manfaat media pembelajaran. Evaluasi konten yang relevan dan menarik serta penelitian lanjutan juga menjadi bagian integral dalam mengembangkan pendidikan bahasa Inggris di era modern. Penelitian review literatur ini memberikan wawasan yang berharga tentang peran media pembelajaran dalam pembelajaran bahasa Inggris di era modern. Implikasi praktis dan pedagogis dari temuan ini memiliki kontribusi penting dalam menginformasikan pendekatan dan kebijakan pendidikan bahasa Inggris yang lebih efektif dan relevan dalam dunia yang terus berubah ini. Dalam konteks global yang semakin terhubung, media pembelajaran bahasa Inggris di era modernadalah alat yang kuat dalam mempersiapkan siswa untuk berkomunikasi dengan percaya diri dan berhasil dalam lingkungan yang semakin multikultural dan beragam.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BERBASIS ICT DI SMK SYEKH-YUSUF TANGERANG KELAS 11 Aries Denta Putra; Nurul Anriani
BUANA ILMU Vol 8 No 1 (2023): Buana Ilmu
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v8i1.6025

Abstract

Jika ingin meningkatkan kualitas pada proses belajar dan mengajar, guru mengaplikasikan ICT (Teknologi Informasi dan Komunikasi) untuk memperbarui media pembelajaran yang digunakan di kelas, seperti kelas 11 Bahasa Inggris. Belajar bahasa asing merupakan prosesyang komprehensif di Indonesia. Dalam belajar bahasa inggris banyak permasalahan yang dialami siswa, terutama ketika mereka belajar sepulang sekolah. Oleh karena itu, penggunaan media berbasis TIK dapat membantu menghilangkan gagasan tentang betapa sulitnya bahasa Inggris secara bertahap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana siswa dapat meningkatkan kemahiran bahasa Inggris mereka selama mengikuti kelas bahasa Inggris dengan memanfaatkan materi berbasis ICT di komputer atau perangkat seluler. 35 siswa digunakan sebagai sampel di kelas 11 topik bahasa Inggris untuk penelitian ini, yang menggunakan pendekatan teknik kuantitatif pada tahun 2022–2023. Untuk mencegah bias, informasi akan dikumpulkan melalui survei, wawancara, dan observasi di kelas yang dilakukan oleh dua penilai berbeda. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ICT (aplikasi MALL) di kelas bahasa Inggris diterima dengan baik oleh siswa. Temuan penelitian ini memberikan alternatif pengajaran bahasa Inggris berbasis ICT di kelas 11.
PENGARUH DAYA INGAT DAN METAKOGNITIF DENGAN PRESTASI KENAIKAN KELAS III SISWA SEKOLAH DASAR DI PROVINSI BANTEN Agus Suherman; Aries Denta Putra; Elfa Ridhaswara; Rusman Zaenal Abidin; Rusbiansyah Perdana Kusuman
BUANA ILMU Vol 8 No 2 (2024): Buana Ilmu
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v8i2.7360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hipotesis pengaruh daya ingat, dan metakognitif siswa terhadap hasil belajar siswa dengan memperhitungkan pengaruh efek moderasi Hasil Belajar. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal. Penelitian dilakukan di sekolah dasar (SD) di Kota Tangerang dengan sampel penelitian sebanyak 353 siswa SD sebagai responden penelitian. Teknik analisis dilakukan secara statistik deskriptif dan inferensial dengan menggunakan alat analisis data SPSS versi 3.0. Hasil penelitian membuktikan bahwa secara langsung sikap siswa, metakognitif siswa, dan Hasil Belajar memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. Dari penelitian ini memberikan manfaat yang besar bagi dunia pendidikan agar mendapatkan solusi dalam upaya meningkatkan prestasi hasil belajar siswa SD di Propinsi Banten.
EVALUASI EFEKTIVITAS BLENDED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Aries Denta Putra; Farid Ibnu Wahid; Luluk Asmawati; Sholeh Hidayat
BUANA ILMU Vol 8 No 2 (2024): Buana Ilmu
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v8i2.7496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan blended learning dengan pembelajaran daring dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di sekolah menengah. Metode penelitian kuantitatif digunakan dengan melibatkan 30 peserta didik kelas VIII.3 Sekolah Menengah Pertama, dengan fokus pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, uji Independent Sample T-Test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam rata-rata hasil belajar antara pembelajaran tatap muka dan pembelajaran daring. Selain itu, nilai N-Gain yang tinggi (0,8620) menunjukkan peningkatan yang substansial dalam kemampuan berpikir kritis siswa setelah mengikuti pembelajaran daring. Kesimpulan dari penelitian iniimenunjukkan bahwa pendekatan blended learning dengan pembelajaran daring efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di sekolah menengah. Implikasi praktisnya adalah memberikan dasar bagi pengembangan kurikulum dan praktik pembelajaran yang lebih efektif, serta mendukung ikebijakan pendidikan yang mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran.
Community-Based Literacy Programs and Their Effect on Learning Motivation and Academic Performance Aries Denta Putra
Inovasi Sosial : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): In Press
Publisher : LPPM Akademi Teknik Adikarya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61991/inovasisosial.v3i3.225

Abstract

Community-based literacy programs have emerged as an important strategy to improve educational outcomes by engaging communities in supporting learners’ literacy development beyond formal schooling. This study aims to analyze the effect of community-based literacy programs on students’ learning motivation and academic performance. The research employs a quantitative approach using survey and academic performance data collected from participants involved in community literacy initiatives. The programs typically include reading clubs, community tutoring sessions, mobile libraries, and collaborative learning spaces designed to strengthen reading habits and provide academic assistance. The findings indicate that participation in community-based literacy programs significantly contributes to increased learning motivation among students. Learners involved in such programs demonstrate greater enthusiasm for reading, improved learning discipline, and stronger engagement in classroom activities. Furthermore, improved literacy skills positively influence academic achievement, particularly in language-related subjects and overall academic performance. The study also reveals that community participation, availability of learning resources, and supportive learning environments are crucial factors determining program success. However, challenges such as limited funding, inconsistent program management, and unequal access to literacy facilities remain obstacles in maximizing program outcomes. Strengthening partnerships between schools, communities, and local governments is essential to ensure program sustainability and broader impact. The study concludes that community-based literacy programs play a vital role in enhancing students’ motivation and academic achievement by creating supportive learning ecosystems beyond school settings. Therefore, integrating community literacy initiatives into broader educational development policies is recommended to improve long-term learning outcomes and educational equity.
Implementation of the Independent Curriculum to Improve Students' Literacy and Numeracy Competencies Aries Denta Putra
Indonesia Journal of Engineering and Education Technology (IJEET) Vol. 3 No. 2 (2025): In Progress
Publisher : AKADEMI TEKNIK ADI KARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61991/ijeet.v3i2.233

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the implementation of the Independent Curriculum in improving students' literacy and numeracy competencies through a learner-centered learning approach. The Independent Curriculum emphasizes learning flexibility, differentiated teaching strategies, and the application of project-based learning relevant to students' life contexts. This study used a quantitative approach with a survey design and comparative analysis of student literacy and numeracy achievements in several schools that have implemented the Independent Curriculum for one academic year. Data were obtained through literacy and numeracy competency tests, observations of the learning process, and questionnaires for teachers and students. The results showed a significant increase in students' reading comprehension, information analysis, and contextual numerical problem-solving skills after the curriculum was implemented. Key factors supporting competency improvement include the implementation of diagnostic assessments, the use of contextual learning methods, and the increased role of teachers as learning facilitators. In addition, the project to strengthen the Pancasila Student Profile also encouraged active student involvement in the learning process. However, the study also identified challenges in terms of teachers' readiness to design differentiated learning and limited support for innovative learning resources. Therefore, it is necessary to improve teacher competency through ongoing training and school policy support so that the implementation of the Independent Curriculum can run optimally and sustainably in improving the quality of student literacy and numeracy as basic competencies for the 21st century.
LITERATURE REVIEW ON INTEGRATING LOCAL WISDOM IN HIGH SCHOOL REPORT TEXT TEACHING MATERIALS Aries Denta Putra; Prof. Dr. Hj. Nurhaedah Gailea, M. Hum; Prof. Dr. H. John Pahamzah, M. Hum
JEE (Journal of English Education) Vol. 12 No. 1 (2026): JEE (Journal of English Education)
Publisher : English Study Program University of Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jee.v12i1.4537

Abstract

The ability to write report texts in English learning at the senior high school level remains challenging for many students, particularly in generating ideas and organizing information systematically. One of the contributing factors is the use of teaching materials that are still general and less connected to students’ cultural and social contexts. Meanwhile, local wisdom as a valuable contextual resource has not been optimally integrated into English writing materials, creating a gap between contextual learning needs and the availability of relevant instructional resources. This study aims to explore how local wisdom is integrated into teaching materials for report text writing through a literature review approach. The research applies a qualitative design by examining various academic sources, including journal articles and related scholarly publications. The data were analyzed using content analysis through the processes of organizing, categorizing, interpreting, and synthesizing information. The findings show that local wisdom commonly integrated into report text materials includes regional traditions, traditional foods, local tourism sites, folklore, traditional houses, and cultural ceremonies. These topics help students generate ideas more easily because they are closely related to their daily experiences and cultural backgrounds. Several studies reviewed also reported improvements in students’ writing organization, vocabulary development, classroom participation, and motivation when local wisdom-based materials were implemented through teaching modules, worksheets, and project-based learning activities. In addition, students demonstrated better understanding in developing factual and descriptive information within report texts. However, the implementation still faces several challenges, such as limited teaching resources, insufficient teacher competence in developing contextual materials, and restricted instructional time. Overall, integrating local wisdom into report text teaching materials is considered an effective and meaningful strategy for improving students’ writing skills while simultaneously promoting cultural awareness and contextualized English learning experiences.