Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH PENERAPAN HUKUM PAJAK, SANKSI PERPAJAKAN DAN KUALITAS PELAYANAN FISKUS TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI (Studi Empiris Pada KPP Pratama Karawang) Septiana Rahayu; Rissa Putri Agista
BUANA ILMU Vol 8 No 1 (2023): Buana Ilmu
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v8i1.6020

Abstract

Sumber pendapatan terbesar di Negara Indonesia merupakan pajak, yang mempunyai potensi besar dalam mendukung program kerja pemerintahan dalam melakukan perubahan tujuan dari pemerintah dapat tercapai. Kepatuhan wajib pajak dapat dilihat pada wajib pajak yang memiliki kewajiban dalam menghitung, menyetor, dan melaporkan pajak terutangnya secara mandiri dan konsisten. Namun, pada kenyataannya masih ada wajib pajak yang membuat NPWP untuk mendapatkan haknya tanpa memenuhi kewajiban perpajakannya. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji dan menganalisis pengaruh penerapan hukum pajak, sanksi perpajakan, dan kualitaspelayanan fiskus terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi survai pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Karawang. Dalam penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari menyebar pernyataan atau pertanyaan angket (kuesioner) kepada wajib pajak orang pribadi dengan bentuk google form. Dalam penelitian ini digunakan sampel 100 dengan metode simple random sampling. Metode statistik yang digunakan adalah linear regresi berganda dengan menggunakan IBM SPSS 26. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan hukum pajak tidak berpengaruh signifikan terhadapkepatuhan wajib pajak, sanksi perpajakan berpengaruh positif signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, dan kualitas pelayanan fiskus berpengaruh positif signifikanterhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi.
Pengaruh Green Accounting dan Struktur Modal terhadap Sustainable Development: Studi Kasus pada Perusahaan Sektor Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2023 Siti Nurlaela; Devi Astriani; Septiana Rahayu
Jurnal Ekonomi Efektif Vol. 7 No. 4 (2025): JURNAL EKONOMI EFEKTIF
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/JEE.v7i4.52009

Abstract

Pembangunan berkelanjutan berfokus pada optimalisasi konsumsi sumber daya dan juga melestarikan komponen lingkungan dan sosial masyarakat di masa kini atau masa depan. Pembangunan berkelanjutan dapat tercapai jika aktivitas perusahaan selain mengejar profit atau keuntungan bisnis, juga tetap menjaga kepentingan sosial masyarakat dan kelestarian lingkungan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengukur pengaruh akuntansi lingkungan dan struktur modal terhadap pembangunan berkelanjutan. Metode yang diaplikasikan yaitu pendekatan kuantitatif dengan jenis data sekunder yang bersumber dari www.idx.co.id dan website resmi perusahaan. Perusahaan pertambangan yang tercatat di BEI tahun 2021-2023 menjadi populasi dalam penelitian ini. Pemilihan sampel ditetapkan dengan purposive sampling hingga diperoleh 36 data untuk dianalisis. Analisis linier berganda ditetapkan untuk menganalisis data dengan software SPPS versi 27. Hasil penelitiannya mengindikasikan bahwa akuntansi lingkungan berperan positif terhadap pembangunan berkelanjutan. Namun, struktur modal tidak memiliki peran pada pembangunan berkelanjutan. Jika dilihat secara simultan, akuntansi lingkungan dan struktur modal tidak memiliki peran terhadap pembangunan berkelanjutan.
Analisis Penerapan Sak EMKM Sebagai Dasar Penentuan Kewajiban Pajak Pada Umkm Bolu Ketan Cisadane Kab. Karawang Nazia Nurul Zahra Addawiyyah; Fista Apriani Sujaya; Septiana Rahayu
Mandiri : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - Mei 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah, Yayasan Mentari Meraki Asa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jak.v5i1.1509

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) pada UMKM Bolu Ketan Cisadane sebagai dasar penentuan kewajiban pajak. Penelitian ini penting karena penerapan SAK EMKM dapat mendukung penyusunan laporan keuangan yang lebih akuntabel serta meningkatkan ketepatan dan kepatuhan perpajakan UMKM. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SAK EMKM belum optimal karena pencatatan keuangan masih sederhana dan terbatas pada kas masuk dan keluar, sehingga belum menghasilkan laporan keuangan sesuai standar. Pemilik usaha juga masih memiliki keterbatasan pemahaman terkait akuntansi dan perpajakan serta belum memisahkan keuangan pribadi dan usaha secara jelas. Kondisi ini menyebabkan penentuan kewajiban pajak masih didasarkan pada omzet dan belum menggunakan laporan keuangan yang terstruktur. Penelitian menyimpulkan bahwa keterbatasan pengetahuan, sumber daya manusia, dan minimnya pendampingan menjadi faktor utama rendahnya penerapan SAK EMKM. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris mengenai kesiapan UMKM dalam menerapkan SAK EMKM serta implikasinya terhadap ketepatan dan kepatuhan perpajakan.   This study aims to analyze the implementation of Financial Accounting Standards for Micro, Small, and Medium Entities (SAK EMKM) at Bolu Ketan Cisadane MSME as a basis for determining tax obligations. This study is important because the implementation of SAK EMKM can support the preparation of more accountable financial statements and improve the accuracy and compliance of MSME taxation. This study employed a qualitative approach with a case study design through interviews, observations, and document analysis. The findings indicate that the implementation of SAK EMKM has not been optimal, as financial records are still maintained in a simple manner and limited to cash inflows and outflows, resulting in the absence of financial statements prepared in accordance with the standards. In addition, the business owner still has limited understanding of accounting and taxation and has not clearly separated personal and business finances. This condition causes tax obligations to still be determined based on turnover rather than structured financial reports. The study concludes that limited knowledge, human resources, and lack of assistance are the main factors hindering the implementation of SAK EMKM. This research provides empirical contributions regarding the readiness of MSMEs to implement SAK EMKM and its implications for tax accuracy and compliance.
PEMANFAATAN APLIKASI PEMBUKUAN ONLINE UNTUK USAHA MIKRO KECIL MENENGAH UMKM DI DESA KARANGANYAR KABUPATEN KARAWANG Septiana Rahayu; Mega Rianita Kartika; Bayu Priyatna
Jurnal Abdi Citra Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Abdi Citra Volume 3 Nomor 2 Agustus Tahun 2026
Publisher : Publika Citra Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62237/jac.v3i2.441

Abstract

An Android-based application can serve as a solution for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Karawang Regency in preparing financial statements. The application can assist business owners in recording financial transactions easily and updating them using a smartphone, enabling them to monitor in real time whether their businesses are financially healthy or not. However, it is essential to provide education and training for MSME owners regarding the benefits of financial reporting and the proper use of the application. In addition, efforts should be made to increase MSME owners' awareness and understanding of the importance of accounting in business management through targeted campaigns and outreach programs. These initiatives can help improve the quality of financial management practices among MSMEs in Karawang Regency.