Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pemahaman Guru Pendidikan Jasmani Terhadap Konsep Penjas dan Olahraga di SMAS Sukma Bangsa Bireuen Dedi Saputra; Rahmad Hidayat
Lentera : Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Vol 8 No 2 (2024): LENTERA, MEI 2024
Publisher : LPPM Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan jasmani sebagai bagian intergral dari pendidikan akan membantu para siswa untuk dapat menjalani proses pertumbuhan dan perkembangan secara optimal baik fisik, motorik mental dan sosial. Tujuan perkembangan aspek fisik akan berhubungan dengan kemampuan melakukan gerak secara efektif, efesien, halus, indah dan sempurna ( skill full ). Pengembangan mental berhubungan dengan berfikir dengan kemempuan siswa dan mengintepretasikan pengetahuan tentang pendidikan jasmani kedalam lingkungan. Sedangkan olahraga identik dengan prestasi terhadap melakukan gerakan yang agak sulit untuk mencapai suatu tahapan yang sering di sebut otomatisasi, untuk mencapai tujuan yang ingin diraih, sangat jauh berbeda dengan tujuan penjas. Guru pendidikan jasmani harus mengusai makna dan konsep penjas dengan jelas agar tidak terjadi kekeliruan dalam menerapkan makna tersebut, jelas bahwa makna dan konsep penjas jauh berbeda dengan konsep olahraga di dalam penjas guru harus mengajar sedangkan dalam olahraga di sebut pelatih. SMAS Sukma Bangsa Bireuen adalah SMA yang terfaforit di Bireuen yang sebagian besar siswa berasal dari kalangan anak yang berpenghasilan tinggi, dan ada juga penghasilan menengah dan penghasilan menengah ke bawah, jumlah guru penjas yang ada pada SMAS Sukma Bangsa Bireuen sebanyak 4orang guru penjas yang akan mengajar pendidikan jasmani dari beberapa guru tersebut, maka pada saat memahami konsep penjas banyak yang terjeremus ke konsep olahraga. Sedangkan jelas olahraga dan penjas jauh terdapat perbedaan. Dengan demikian setelah penulis melakukan survei atau pantauan terhadap makna dan konsep guru dalam memberi atau mengajar pendidikan jasmani banyak terjadi kesalahan mendidik contoh dalam pembelajaran, penilaian, penjelasan materi, dan praktek mengajar di lapangan.
Peningkatan Pembinaan Pemain Muda Sepak Bola Indonesia melalui Liga 4: Implementasi Pedoman FIFA dalam Kebijakan PSSI Rahmad Hidayat; Dedi Saputra; Masyitah Masyitah; Indah Lestari Lestari; Awiesoel Karnie
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1620

Abstract

Pembinaan pemain muda sepak bola di Indonesia melalui Liga 4 merupakan upaya penting untuk meningkatkan kualitas sepak bola nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi PSSI dalam membina pemain muda melalui Liga 4, serta mengidentifikasi tantangan dan hambatan yang dihadapi dalam implementasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kebijakan PSSI sudah sesuai dengan pedoman FIFA dalam hal pengembangan pemain muda, terdapat masalah serius terkait keterbatasan fasilitas, kualitas pelatih yang kurang memadai, dan minimnya jalur pengembangan karier dalam negeri. Selain itu, fenomena pemain muda yang beralih ke liga luar negeri mengindikasikan kurangnya sistem yang jelas dan profesional di Indonesia. Pembinaan yang lebih terintegrasi, berbasis pada pengembangan fisik, mental, dan teknis yang seimbang, sangat diperlukan untuk menciptakan pemain muda yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Pengaruh Media Video Tutorial Terhadap Keterampilan Lompat Jauh Siswa Sekolah Menengah Pertama Alyadi Alyadi; Dedi Saputra; Muhammad Muhammad; Rahmad Hidayat
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video tutorial terhadap peningkatan keterampilan lompat jauh siswa Sekolah Menengah Pertama. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe pretest-posttest control group design. Subjek penelitian terdiri dari 20 siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Jeumpa yang dibagi secara acak ke dalam dua kelompok: kelompok eksperimen yang mendapatkan pembelajaran menggunakan video tutorial, dan kelompok kontrol yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan berupa lembar penilaian keterampilan lompat jauh berdasarkan indikator teknik: awalan, tolakan, melayang, dan pendaratan. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai pretest kedua kelompok (p = 0,412), namun setelah perlakuan, nilai posttest kelompok eksperimen meningkat secara signifikan (rata-rata 82,40) dibandingkan kelompok kontrol (rata-rata 72,10) dengan nilai signifikansi p = 0,003 (p < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan media video tutorial berpengaruh signifikan dalam meningkatkan keterampilan lompat jauh siswa.
Penerapan Model Project-Based Learning pada Mata Kuliah Dasar-Dasar Pendidikan Jasmani untuk Meningkatkan Keterlibatan Mahasiswa Rahmad Hidayat; Muhammad Muhammad; Yunita Asman; Dedi Saputra
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterlibatan mahasiswa menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran di perguruan tinggi. Pada Mata Kuliah Dasar-Dasar Pendidikan Jasmani, pembelajaran yang masih berpusat pada dosen berpotensi menyebabkan partisipasi mahasiswa belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih aktif dan bermakna. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Model Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan keterlibatan mahasiswa pada Mata Kuliah Dasar-Dasar Pendidikan Jasmani di Program Studi Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Kebangsaan Indonesia Bireuen–Aceh. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen (one-group pretest–posttest design). Data dikumpulkan melalui angket keterlibatan mahasiswa dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan mahasiswa pada aspek perilaku, emosional, dan kognitif setelah penerapan PjBL dengan rata-rata peningkatan sebesar 15,1 poin. Temuan ini menunjukkan bahwa PjBL efektif menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, kolaboratif, dan kontekstual.
Penguatan Branding Aceh Tengah Melalui Sport Tourism Arung Jeram: Studi Kelayakan Dan Perumusan Strategi Promosi Destinasi Berbasis Komunitas Dedi Saputra; Masyitah; Rahmad Hidayat
Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Vol. 8 No. 6 (2025): Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/54952x35

Abstract

  This study aims to analyze the potential of whitewater rafting as a sport tourism activity in Central Aceh and to formulate a community-based promotional strategy to strengthen destination branding. The research employed a descriptive qualitative approach, supported by quantitative data. Primary data were collected through field observations on the Peusangan and Wih Ni Reje Rivers, as well as interviews with tourism officials, rafting communities, business owners, and community leaders. Secondary data were obtained from regional planning documents, tourism statistics, and scientific literature. The analysis was conducted through a feasibility study (market, technical, socio-cultural, environmental, and economic), a SWOT analysis, and promotional strategies, utilizing the STP framework and the 7P Marketing Mix. The results show that Central Aceh has great potential as a sports tourism destination, with the main strengths being the beautiful landscape of the Gayo Highlands, the challenging character of the river, and the unique local culture. Tourism feasibility is demonstrated by the high interest of the younger generation, the safe river route for beginners, the openness of the Gayo community to tourism, the relatively well-maintained environmental conditions, and the opportunities for local economic growth. In conclusion, the development of whitewater rafting in Central Aceh has great potential to become a leading sports tourism destination, leveraging its natural beauty and local culture, if managed sustainably, with community involvement, and supported by effective promotional strategies. Keywords: Branding; Central Aceh; Sport Tourism; Whitewater Rafting; Destination Promotion
Peningkatan Kompetensi Marketing Officer melalui Pelatihan Digital Marketing dan Strategi Komunikasi Pemasaran Luthfi Luthfi; Mahyu Danil; Laina Fadhliah; Rahmad Hidayat; Muhammad Muhammad
Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/7cryed21

Abstract

Digital transformation requires Management students—as aspiring professionals—to possess marketing competencies that are not merely conceptual but also practical. A key area for strengthening is the ability to perform the role of a marketing officer, specifically through mastering digital marketing and marketing communication strategies. This community service initiative aims to enhance students' knowledge and skills in strategically leveraging digital technology for marketing activities. The program was conducted with a student community across four stages: preparation, training delivery, hands-on practice and mentoring, and evaluation. The curriculum covered the role and competencies of a marketing officer, digital marketing concepts, consumer segmentation and targeting, social media management, branding, content development, copywriting, and marketing communication strategies. The program employed various methods, including interactive lectures, discussions, demonstrations, case studies, practical exercises, and mentoring. The results indicate an improved understanding among participants regarding the marketing officer role and the use of digital media as a marketing tool. Participants also gained skills in identifying target consumers, selecting digital media, crafting promotional messages, developing content, and designing marketing communications tailored to consumer characteristics. This initiative provided practical experience that supports student readiness to perform marketing officer functions, develop entrepreneurial activities, and meet the demands of an increasingly digitalized workforce.