This study was motivated by the low critical thinking skills of students in the learning process and the limited research on the use of the Konselopoly Quest game in guidance and counseling services to improve these skills. This study aimed to analyze the improvement of critical thinking skills among tenth-grade students at SMAN 12 Banjarmasin after participating in the Konselopoly Quest game. This study employed a quantitative approach with a one-group pretest-posttest design. The subjects consisted of 53 students selected using total sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire that had met validity and reliability requirements. Data analysis was conducted using a normality test, paired sample t-test, and effect size analysis. The results showed that students’ critical thinking skills increased significantly after participating in the Konselopoly Quest game, with a large effect size. This improvement was reflected in students’ increased activeness in analyzing problems, participating in discussions, expressing opinions, and making logical decisions during the game. These findings indicate that the use of the Konselopoly Quest game is associated with the improvement of students’ critical thinking skills and has the potential to serve as an alternative strategy in school guidance and counseling services. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam proses pembelajaran serta masih terbatasnya penelitian mengenai penggunaan permainan Konselopoly Quest dalam layanan bimbingan dan konseling untuk meningkatkan keterampilan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas X di SMAN 12 Banjarmasin setelah mengikuti permainan Konselopoly Quest. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 53 peserta didik yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket skala Likert yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, paired sample t-test, dan ukuran efek (effect size). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis peserta didik mengalami peningkatan yang signifikan setelah mengikuti permainan Konselopoly Quest, dengan ukuran efek yang tergolong besar. Peningkatan tersebut tampak dari keaktifan peserta didik dalam menganalisis masalah, berdiskusi, mengemukakan pendapat, dan mengambil keputusan secara logis selama permainan berlangsung. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan permainan Konselopoly Quest berkaitan dengan peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik dan berpotensi menjadi alternatif strategi dalam layanan bimbingan dan konseling di sekolah