Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Model Perencanaan Abutmen Jembatan Bendosari Kecamatan Gunungpati Kota Semarang Dayinta Wahya Bhyantara; Bimo Rahmanto; Maria Wahyuni; David Widianto
G-SMART Vol 7, No 2: Desember 2023
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/gsmart.v7i2.10882

Abstract

Saat ini banyak sekali pembangunan yang menggunakan lahan-lahan kosong. Namun tidak semua tanah dapat digunakan untuk pembangunan. Tanah memiliki dua kondisi yaitu tanah dalam keadaan normal dan tanah dalam keadaan khusus. Pertimbangan faktor dalam tanah yaitu jenis tanah, daya dukung tanah, parameter tanah, kedalaman tanah keras dan lainnya. Pembangunan jembatan Bendosari didesain untuk pejalan kaki, kendaraan roda 2 dan kendaraan roda 4, menggunakan jenis jembatan gelagar dengan bentang jembatan sepanjang 37,6 meter dan lebar jembatan 4 meter. Kerusakan pada struktur jembatan terindikasi muncul setelah retakan pada permukaan jalan yang lama kelamaan semakin melebar sampai tidak bisa dilewati kendaraan roda 2. Akibat terputusnya jembatan Bendosari menyebabkan delapan rumah yang tidak jauh dari jembatan mengalami rusak dan roboh karena tanah yang ikut longsor. Hasil dari pengujian tanah pada lapangan dan laboratorium mengidentifikasikan tanah silt dan meiliki karakter tanah yang apabila kering keras seperti batu dan sebaliknya apabila terkena air akan menjadi bubur. Pemodelan abutmen pada SAP 2000 yang dilakukan untuk kondisi tanah pada hasil yang sudah diuji adalah memperbesar lebar dimensi abutmen dari 0,75 m menjadi 1,8 m, dimensi balok anak dari 0,3 m x 0,45 m menjadi 0,4 m x 0,5 m, dan balok induk dari 0,4 m x 0,6 m menjadi 0,55 m x 0,6 m. Untuk bangunan tambahan lainnya untuk memperpanjang umur dari abutmen dilakukan dengan menambah wing wall yang panjang dan pemasangan pondasi sumuran yang berdiameter 2 m dengan kedalaman 5 m di bawah kaki abutmen.
ANALISIS PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PELAKSANAAN PROGRAM KANG PISMAN DI KELURAHAN GUMURUH Bimo Rahmanto
Jurnal Media Administrasi Terapan Vol. 6 No. 1 (2025): Vol. 6, No. 1, Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jmat.v6i1.106

Abstract

Pengolahan sampah yang baik adalah kebutuhan yang mutlak bagi setiap warga masyarakat. Berbagai permasalahan terkait sampah yang masih terjadi hingga saat ini mengindikasikan bahwa pengolahan sampah yang baik masih belum dapat dilakukan. Pemerintah Kota Bandung mengeluarkan program Kang Pisman sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan pengolahan sampah yang baik. Kelurahan Gumuruh merupakan salah satu kelurahan di Kecamatan Batununggal yang memiliki jumlah penduduk terbanyak. Apabila melihat timbunan sampah yang masih banyak, dapat dipastikan diantaranya adalah partisipasi masyarakat yang kurang terhadap program Kang Pisman. Penelitian ini akan mencoba menganalisis permasalahan sampah dari sudut pandang partisipasi masyarakat. Penelitian ini akan mencoba menganalisis secara mendalam melalui dua sudut pandang yang dikemukakan oleh Cohen dan Arnstein terkait partisipasi masyarakat. Metodologi Kualitatif digunakan sebagai alat utama untuk mengumpulkan data penelitian yang dibantu dengan Kuantitatif sebagai alat untuk mengumpulkan respon masyarakat. Hasil penelitian menunjukan bahwa Tingkat partisiapsi masyarakat pada semua tahapan partisipasi masih pada Tingkat konsultasi. Sehingga diperlukan strategi jangka pendek hingga Panjang untuk dapat meningkatkan partisipasi masyarakat di Kelurahan Gumuruh.