Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ESTIMATED TIME FOR CUTTING STEEL PROFILES USING A BANDSAW MACHINE IN THE REFINERY DEVELOPMENT MASTER PLAN FABRICATION PROCESS Abthal Mahdi; Deri Teguh Santoso; Iwan Nugraha Gusniar; Boni Sena
TRAKSI Vol 23, No 2 (2023): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/traksi.23.2.2023.215-227

Abstract

Refinery Development Master Plan (RDMP) is a facility development project to increase the capacity of oil refineries, one of which is by building Pipe Rack. When making Pipe Rack with steel structure, time estimation is needed so that the fabrication process flow can run according to the planned time. One of the fabrication processes is the process of cutting profile steel using a Bandsaw machine. The estimated time of cutting profiled steel using a Bandsaw machine can be determined by the values that affect the cutting process so that initial data such as the value of cutting speed, feeding motion, sawblade type, and the type and dimensions of profiled steel to be cut are required. After knowing the initial data, the calculation of the estimated cutting time can be known with several equations. In the initial data, the feed motion is 5 mm / rotation with a sawblade length of 7600 mm and the dimensions of the profile steel to be cut are 400x200 mm. The machining time is 21.14 minutes with a cutting speed of 15,099.34 mm / minute. After obtaining the cutting speed value on the bandsaw machine, the estimated machining time of several variations of profile steel dimensions and different bandsaw machine feed motions can be determined. From the simulation results of several variation values of cutting speed and feeding motion, the longest cutting time is 21.28 minutes with a cutting speed of 15000 mm/minute and 47 minutes with a feeding motion of 2 mm/rotation. Meanwhile, the fastest cutting time is 10.64 minutes with a cutting speed of 30000 mm/min and 10.43 minutes with a feeding motion of 9 mm/rotation.
Peran Infrastruktur Hijau Perkotaan dalam Meningkatkan Kualitas Udara di Jakarta Muhammad Lukman Baihaqi Alfakihuddin; Asmuni Hasyim; Arlis Dewi Kuraesin; Boni Sena; Louise Elizabeth Radjawane
JURNAL UNITEK Vol. 17 No. 1 (2024): Januari - Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v17i1.776

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyoroti peran infrastruktur hijau perkotaan dalam mengurangi polusi udara yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan dengan demikian meningkatkan kualitas udara di Jakarta. Metode penelitian ini adalah pengumpulan data, pengamatan penginderaan jauh, dan analisis data dengan memanfaatkan berbagai informasi yang disediakan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan beberapa situs terpercaya yang menyediakan informasi yang diperlukan terkait polusi udara di Jakarta. Pengamatan di Jakarta di lakukan pada dua puluh titik. Sedangkan pengamatan di kota Bogor di lakukan pada dua titik. Data yang diperoleh dari pengamatan jarak jauh di dua puluh lokasi di Jakarta menyebutkan, kualitas udara di Jakarta rata-rata berada pada level tidak sehat. Sedangkan data yang diperoleh berdasarkan hasil pengamatan di kota Bogor menunjukkan bahwa kualitas udara di Bogor masih sehat. Rata-rata kualitas udara di Jakarta adalah 131. Sedangkan rata-rata Rata-rata kualitas udara di Bogor adalah 31.
Pemodelan dan Simulasi Temperatur pada Mesin Freezer Berbasis Phase Change Material (PCM) Hadi Nurwahyudin; Boni Sena; Marno Marno
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 4 No. 4 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v4i4.1603

Abstract

Fluktuasi suhu dalam mesin freezer dapat menurunkan kualitas produk dan meningkatkan konsumsi energi. Penelitian ini memodelkan dan mensimulasikan temperatur freezer berbasis Phase Change Material (PCM) menggunakan pendekatan matematis perpindahan kalor dan simulasi numerik dengan Python dan ANSYS. Berbagai jenis PCM seperti Dry Ice Gel, Liquid Komersial, Garam 20, Lilin, Minyak Sawit, Garam 36,4, dan Air diuji untuk menganalisis stabilitas suhu. Hasil menunjukkan Liquid Komersial menghasilkan beban pendingin terendah (22,959 W), namun simulasi temperatur dengan Python dan ANSYS menunjukkan bahwa Lilin dan Dry Ice Gel lebih optimal dalam mempertahankan suhu rendah. PCM secara umum mampu menstabilkan suhu dengan karakteristik yang berbeda. Analisis sensitivitas menunjukkan konduktivitas termal mempercepat pendinginan, sedangkan Cp dan kalor laten tinggi mempertahankan suhu stabil lebih lama.
Pengaruh Variasi Media Quenching terhadap Kekuatan Mekanik dan Struktur Mikro pada Pipa SS 304 Rio Rizal Maulana Wahab; Viktor Naubnome; Boni Sena
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 4 No. 4 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v4i4.1668

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi pengaruh variasi media quenching terhadap sifat mekanik dan struktur mikro pipa Stainless Steel 304 (SS304) hasil las TIG dengan arus 70 A. Media quenching yang digunakan adalah air laut, oli Federal Racing 10W-40, dan udara. Pengujian meliputi uji kekerasan, uji tarik, dan analisis struktur mikro. Hasil menunjukkan bahwa media oli menghasilkan kekerasan tertinggi sebesar (masukkan nilai kekerasan tertinggi dalam HV), sedangkan udara memberikan kekuatan tarik terbaik dengan nilai (masukkan nilai kekuatan tarik tertinggi dalam N/mm²). Struktur mikro menunjukkan pembentukan Austenite dan Delta-Ferrite pada daerah lasan, sesuai dengan karakteristik SS304 yang tidak membentuk perlit atau martensit melalui proses quenching. Penelitian ini memberikan referensi penting dalam optimasi perlakuan panas SS304 untuk aplikasi industri.