Fikri Maulana
Universitas PTIQ Jakarta

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PEMIKIRAN DAN PENDIDIKAN SUFISTIK DALAM KITAB ADAB SULUK AL-MURID KARYA AL-HABIB ABDULLAH IBN 'ALAWI AL-HADDAD: (Sufistic Thought and Education in the Book of Adab Suluk Al-Murid by Al-Habib Abdullah ibn 'alawi Al-Haddad) Fikri Maulana; Umar Agil Husaini
Raqib: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2024): Dinamika Keislaman di Era Kontemporer
Publisher : Ikatan Sarjana Al-Qur'an Indonesia (ISQI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56872/xxc0by28

Abstract

Humans not only have a physical dimension, but also a spiritual dimension which in Islam is seen as a very important and determining dimension. So, in the modern era which prioritizes the external dimension and distances itself from the spiritual dimension, it is necessary for human efforts to continue to explore their inner self about themselves and all their possibilities. Like two sides of a coin, the outer dimension and the spiritual dimension cannot be separated, they are interrelated with one another. This article aims to explain Sufistic thought and education which seeks to provide Islamic treasures in the midst of the modern era which is completely individualist and materialist. This research is a literature research study, because the data collected focuses on Sufistic thought and education contained in the book Adab Suluk Al-Murid by Al-Habib Abdullah Ibn 'Alawi Al-Haddad. The data analysis used in this research uses a descriptive qualitative approach and analyzes it using a thematic approach. This article concludes that a human being needs to go through the stages in Adab Suluk Al-Murid by Al-Habib Abdullah Ibn 'Alawi Al-Haddad, there are 17 stages. However, in this article only 9 stages are presented, including: (1) Strong awareness, (2) Correct repentance, (3) Cleanse the heart, and (4) Refrain from committing sins.
MENIMBANG RASA KEADILAN HUKUM DI INDONESIA: KOMPARASI DENGAN PANDANGAN ISLAM: (Considering the Sense of Legal Justice in Indonesia: Comparison with Islamic Views) Baeti Rohman; Fikri Maulana
Raqib: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 2 (2024): Islam dan Tantangan Modern
Publisher : Ikatan Sarjana Al-Qur'an Indonesia (ISQI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56872/gyshn793

Abstract

Law is one of the important pillars of democracy, strong law enforcement will encourage the creation of a strong democracy. The most important value of law is the value of justice, in fact justice is the main goal of the law itself, the law exists to create justice in a country, before the law, all citizens must receive the same treatment, privileging certain parties is not known in legal logic. In practice in Indonesia, currently law is a field that is being widely highlighted, debates about the extent to which a sense of justice is applied in law enforcement are busy, in general there is a division of opinion in society, one party considers law enforcement to have brought justice to all groups, while Other parties actually hold the opposite view, the law is considered not to bring justice to all levels of society. In an Islamic perspective, fair enforcement for all groups of society in a country is an obligation, the government which carries out its mandate is required to be fair in enforcing the law, disobedience to the law not only brings world consequences but also consequences in the afterlife.
HAMBATAN DAN PELUANG PENDIDIKAN ISLAM DALAM KONTEKS MODERN: (Obstacles and Opportunities of Islamic Education in a Modern Context) Moh Safik Al Mubarok; Fikri Maulana
Raqib: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Revitalisasi Nilai-Nilai Islam dalam Konteks Masyarakat Modern
Publisher : Ikatan Sarjana Al-Qur'an Indonesia (ISQI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56872/ex1f3197

Abstract

This article examines the obstacles and opportunities facing Islamic education in the modern context. Islamic education stands at the crossroads of tradition and modernity, requiring adaptation to technological developments and globalization. Key obstacles include how to maintain core religious values ​​in an increasingly secular and fast-paced environment. However, within these obstacles, there are also opportunities to use technology as a tool for the wider dissemination and understanding of Islam. The article also explores efforts to improve the quality of Islamic education that is inclusive and relevant in modern society.
Memprediksi Masa Depan Pendidikan Agama Islam di Era Digital Fikri Maulana
GAPAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 1 (2023): GAPAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/2x3kte51

Abstract

Dunia mulai mengarah ke dunia digital. Dengan demikian, maka dapat terbentuk dunia baru yaitu dunia virtual dengan kehadiran teknologi yang tidak mengenal batasan. Kehadiran teknologi tersebut membuat setiap satu individu dan yang lainnya saling terhubung dan tetap dapat terkoneksi selama 24 jam penuh tiada henti. Namun, dalam teknologi terdapat beberapa dampak yang perlu diantisipasi. Maka, sebagai pendidik dalam Lembaga Pendidikan Agama Islam perlu memprediksi kemajuan teknologi dan memanfaatkan balik teknologi-teknologi tersebut untuk memasuki dunia digital. Penelitian ini bertujuan untuk menambah khazanah keilmuan yang berkaitan Pendidikan Agama Islam di Era Digital di masa depan dengan memprediksi hal-hal yang telah terjadi pada masa sekarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian yang bersifat library research dan teknis pengumpulan data yang dilakukan dengan mencari referensi pada buku-buku, jurnal dan kajian litelatur lain yang relevan. Selanjutnya, hasil penelitian tersebut penelitian dan dijelaskan secara dekriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa term dalam al-Quran menjadi isyrat untuk masa depan. Selain itu, masa depan dapat diprediksi dengan melihat hal yang terjadi pada masa sekarang. Adapun terkait Pendidikan Agama Islam di masa depan ditandai munculnya ilmu-ilmu terapan sebagai perkembangannya.
Korelasi Program Remedial terhadap Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 7 Tangerang Selatan Fikri Maulana; Maula Sufi Ramadhina
GAPAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2` (2023): GAPAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/yr20rt94

Abstract

Korelasi Program Remedial Terhadap Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam di SMPN 7 Tangerang Selatan, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah Universitas PTIQ Jakarta. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah adanya Korelasi Program Remedial Terhadap Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam di SMPN 7 Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian Field Research dan menggunakan pendekatan korelasional. Rancangan penelitian ini menggunakan desain korelasi. Dalam penelitian yang menjadi populasi adalah peserta didik kelas VIII. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, tes, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini dari analisis data dan uji korelasi yang telah penulis dalam hasil pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa: Berdasarkan hasil uji hipotesis variabel program remedial dan prestasi belajar tidak terdapat korelasi antara keduanya. Hal ini dapat dilihat berdasarkan pada hasil perhitungan SPSS yang didapat dalam Pearson Correlation/nilai korelasi untuk program remedial adalah dengan sig (2-tailed) sebesar 0,989 dan untuk prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam adalah dengan sig (2-tailed) sebesar 0,989, yang dimana apabila sig (2-tailed) sebesar 0,989 > 0,05 atau lebih besar dari 0,05 bahwa hubungan antara kedua variabel adalah positif. Dan dapat dilihat dari derajat korelasi yaitu senilai -0,002 yang dimana sangat tidak ada korelasinya.
Integrasi Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran PAI Fikri Maulana; Syuhada Adhi Fahma; Fedry Kurniawan; Zidan Dzikri Sujudi; Syeva Azhar
GAPAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2025): GAPAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/h4tz5a74

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) membawa dampak signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk bidang pendidikan. Integrasi TIK dalam pembelajaran tidak hanya menjadi kebutuhan, tetapi juga strategi kunci dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep dasar, manfaat, tantangan, serta solusi strategis dalam penerapan TIK di lingkungan pendidikan, khususnya di Indonesia. Dengan menggunakan metode studi pustaka, penulis menganalisis sejumlah literatur akademik, kebijakan pemerintah, dan hasil penelitian terkait implementasi TIK dalam pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan TIK mampu meningkatkan efektivitas, fleksibilitas, dan partisipasi pembelajaran. Namun, tantangan seperti kesenjangan infrastruktur, rendahnya kompetensi digital guru, dan budaya sekolah yang belum adaptif masih menjadi kendala utama. Oleh karena itu, diperlukan strategi kolaboratif antara pemerintah, sekolah, guru, dan masyarakat untuk memastikan integrasi TIK berjalan optimal. Peningkatan literasi digital, pengembangan kurikulum berbasis teknologi, dan penguatan budaya digital menjadi solusi utama untuk membangun sistem pendidikan yang responsif terhadap era digital.
Analisis Penggunaan Media Bahan Video Pada Mata Pelajaran Fiqih Di Kelas X MA Miftahul Umam Jakarta Fikri Maulana; Muhammad Abid Aulia; Muhammad Aqbil Tholaby; Muhammad Fikri Fauzan; Muhammad Akmal Baihaqi
GAPAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2024): GAPAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/xq54vd50

Abstract

Media pembelajaran merupakan metode yang digunakan untuk menyampaikan materi pembelajaran di dalam kelas. Salah satu media pembelajaran adalah media video yang dimana media elektronik yang digunakan untuk membuat kegiatan pembelajaran lebih efektif dan menarik. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis keefektivitasan penggunaan media video dalam kegiatan pembelajaran mata pelajaran fiqih di MA MIftahul Umam Jakarta Selatan. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang dilaksanakan. Dalam mengumpulkan data penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara. Temuan penelitian ini meliputi seberapa efektif penggunaan media video dalam pembelajaran, apa saja manfaat ketika menggunakan media bideo sebagai alat pembelaran, dan bagaimana kendala yang dialami ketika menggunakan media video.