Andoko Andoko
Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Malahayati

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan kesehatan tentang perilaku hidup bersih dan sehat melalui kegiatan membuang sampah pada tempatnya Andoko Andoko; Eka Trismiana; Eka Sri Surani; Elpi Ulandari; Epilasari Epilasari
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 3 No. 2 (2023): JOURNAL OF Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v3i2.313

Abstract

Background: Clean and Healthy Lifestyle (PHBS) is one way to maintain the quality of health. In PHBS there are several indicators that can be used as a reference in the implementation of PHBS, one of which is not throwing garbage anywhere. The behavior of throwing garbage in any place can certainly cause various disease problems, one of which is diarrhea or types, these diseases are susceptible to being experienced, especially in children. So, it’s important to teach children to throw garbage in its place. Purpose: To raise awareness and provide training to elementary school students about clean and healthy living behavior through activities to dispose of waste in its place. Method: The method used in this outreach activity is carried out in several stages. The first stage, students from the PSIK study program explained about the material for clean and healthy living behavior through activities to dispose of garbage in its place using leaflets and the second stage, after being given counseling the students (respondents) were given a question and answer session related to the material that had been delivered by the presenters. Results: The students (Respondents) have understood and practiced about clean and healthy living behavior through the activities of disposing of garbage in its place. Conclusion: Students (Respondents) have implemented clean and healthy living behavior by not throwing garbage anywhere. Keywords: Clean and Healthy Lifestyle (PHBS); School Age Children; Throw garbage in its place; Pendahuluan: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk menjaga kualitas kesehatannya. Dalam PHBS terdapat beberapa indikator yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam pelaksanaan PHBS salah satunya adalah dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat. Perilaku membuang sampah di sembarang tempat tentunya dapat menimbulkan berbagai masalah penyakit salah satunya yaitu penyakit diare ataupun types, penyakit tersebut rentan dialami terutama pada anak-anak. Sehingga penting untuk mengajarkan anak untuk membuang sampah pada tempatnya. Tujuan: Untuk meningkatkan kesadaran dan memberikan pelatihan kepada siswa-siswi SD tentang perilaku hidup bersih dan sehat melalui kegiatan membuang sampah pada tempatnya. Metode: Metode yang dilakukan dalam kegiatan penyuluhan ini dilakukan dengan beberapa tahapan. Tahap yang pertama, mahasiswa dari prodi PSIK menjelaskan tentang materi perilaku hidup bersih dan sehat melalui kegiatan membuang sampah pada tempatnya menggunakan lembar leaflet dan tahap kedua, setelah diberikan penyuluhan siswa-siswi (responden) diberikan sesi tanya jawab terkait materi yang telah disampaikan oleh pemateri. Hasil: Siswa-siswi (Respoonden) sudah memahami dan mempraktikan tentang perilaku hidup bersih dan sehat melalui kegiatan membuang sampah pada tempatnya. Simpulan: Siswa-Siswi (Responden) sudah menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan tidak membuang sampah pada sembarang tempat.
Faktor sosiodemografi yang berkaitan dengan anemia pada ibu hamil Muhammad Irgi; Aryanti Wardiyah; Rilyani Rilyani; Andoko Andoko
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 10 (2024): Volume 18 Nomor 10
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v18i10.559

Abstract

Pendahuluan : Anemia pada ibu hamil memiliki risiko melahirkan bayi belum cukup bulan (prematur), keguguran, perdarahan baik sebelum dan sesudah persalinan, persalinan yang tidak lancar, kematian janin dalam kandungan, kematian ibu hamil, dan kejang-kejang pada kehamilan. Pada bulan Oktober 2023 – Januari 2024 Puskesmas Kedaton memiliki total ibu hamil 733 kehamilan dan didapatkan bahwa sebanyak 76 ibu hamil yang mengalami anemia. Tujuan : Diketahui hubungan antara faktor sosiodemografi yang terdiri dari usia, pendapatan keluarga, pekerjaan dan tingkat pendidikan berhubungan dengan anemia pada ibu hamil. Metode : Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan survei analitik penulis dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini berjumlah 733 responden danjumlah sampel penelitian ini adalah 260 responden ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kedaton Bandar Lampung dengan teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling. Hasil : Hasil menunjukkan bahwa adanya hubungan usia dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan p-value 0,002. Terdapat hubungan pekerjaan dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan p-value 0,014. Terdapat hubungan pendidikan dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan p-value 0,020. Terdapat hubungan tingkat pendapatan dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan p-value 0,000. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara faktorsosiodemografi dengan kejadian anemia pada ibu hamil.