Jalaludin Jalaludin
Universitas Nusa Cendana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Rumput Laut (Eucheuma cottoni) terhadap Konsumsi dan Kecernaan Nutrisi Pedet Sapi yang Disapih Dini: The Effect of Using Seaweed (Eucheuma cottoni) on Consumption and Digestibility Nutrion of Early-Weaned Calves Desri Debora Sabneno; Tara Tiba Nikolaus; Jalaludin Jalaludin
Jurnal Peternakan Lahan Kering Vol. 6 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to evaluate the effect of using red seaweed (Eucheuma cottoni) onconsumption and nutrients digestibility in early weaned calves. In this study, 16 bali cattle calves were used withbody weight of 30-40 kg with an age range of 3-4 months. This study used a Randomized Block Design (RBD)with 4 treatments and 4 periods as replications. The applies given is complete feed with Eucheuma cottonicontents of 0% (CT0), 5% (CT5), 10% (CT10), and 15% (CT15) respectively. The result showed that the use ofEucheuma cottoni in the ration did not reduce consumption and digestibility of nutrient of early weaned Balicalf. Moreover, use of Eucheuma cottoni in the complete feed up to 15% had the same effect with the othertrearments which did not reduce consumption and digestibility of nutrients. It was concluded that use ofEucheuma cottoni up to 5-15% in complete feed did not reduce consumption and digestibility of nutritents. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan rumput laut merah(Eucheuma cottoni) terhadap konsumsi dan kecernaan nutrisi pada pedet yang disapih awal. Pada penelitiandigunakan 16 ekor pedet sapi bali dengan bobot badan 30-40 kg dengan kisaran umur 3 – 4 bulan digunakandalam penelitian ini. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuandan 4 periode sebagai ulangan. Pemberian yang diterapkan adalah pakan lengkap dengan kandungan (Eucheumacottoni) berturut-turut 0% (CT0), 5% (CT5), 10% (CT10), dan 15% (CT15). Hasil penelitian menunjukkanbahwa pemberian rumput laut merah (Eucheuma cottoni) hingga 15% tidak menurunkan konsumsi dankecernaan nutrisi ransum; Disimpulkan bahwa suplementasi rumput laut merah dapat digunakan sebagaikonsentrat pada pakan pedet sapi bali mencapai 5-15%.  
PENGARUH SUBSTITUSI RUMPUT STAR GRASS (Cynodon plectostachyus) DENGAN MARKISA HUTAN (Passiflora foetida) DALAM SILASE TERHADAP KONSUMSI DAN KECERNAAN KARBOHIDRAT,VFA RUMEN SERTA GLUKOSA DARAH PADA TERNAK KAMBING KACANG JANTAN Calvin Juliardo Marcus; Jalaludin Jalaludin; Imanuel Benu; Daud Amalo
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 10, No 2 (2026): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v10i2.21832

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi substitusi rumput Star Grass (Cynodon plectostachyus) dengan markisa hutan (Passiflora foetida) dalam silase terhadap konsumsi dan kecernaan karbohidrat, konsentrasi VFA rumen, serta kadar glukosa darah pada kambing Kacang jantan. Penelitian menggunakan tiga ekor kambing Kacang jantan berumur 6–8 bulan dengan bobot badan awal 12,5–13,5 kg, yang ditata berdasarkan Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL) 3×3. Perlakuan terdiri atas MH80 (20% Star Grass + 80% markisa hutan), MH90 (10% Star Grass + 90% markisa hutan), dan MH100 (100% markisa hutan). Pakan diberikan dalam bentuk silase dan konsentrat, sedangkan parameter yang diamati meliputi konsumsi dan kecernaan karbohidrat, konsentrasi VFA rumen, dan kadar glukosa darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi markisa hutan hingga 100% tidak mengubah konsumsi dan kecernaan karbohidrat, konsentrasi VFA rumen, maupun kadar glukosa darah. Dengan demikian, markisa hutan dapat digunakan sebagai bahan hijauan dalam silase tanpa menurunkan efisiensi pemanfaatan pakan dan fungsi metabolisme pada kambing Kacang jantan.