Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembuatan Probiotik Berbasis Bahan Lokal Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Arafik Lamadi; Riska Puluhulawa; Indra G. Ahmad; Mita Alvionita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.12813

Abstract

Keterbatasan akses terhadap probiotik komersial dengan harga tinggi menjadi kendala utama bagi pembudidaya ikan bioflok di Kelurahan Buladu. Kondisi ini berdampak pada keberlanjutan usaha dan ketersediaan sumber protein hewani masyarakat. Program pengabdian ini bertujuan memberdayakan masyarakat melalui pelatihan pembuatan Probiotik Yamogi berbasis bahan lokal untuk mendukung ketahanan pangan. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dan demonstrasi pembuatan probiotik, praktik aplikasi pada budidaya ikan bioflok, serta diskusi kelompok mengenai strategi pemanfaatan limbah bioflok sebagai pupuk organik. Hasil pelaksanaan menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat, yang tercermin dari partisipasi aktif dalam pelatihan dan kemampuan menghasilkan probiotik secara mandiri. Penerapan Yamogi pada sistem bioflok terbukti meningkatkan pertumbuhan bobot dan panjang benih ikan nila, sekaligus menekan biaya pakan. Selain itu, pemanfaatan lumpur bioflok sebagai pupuk organik memberikan nilai tambah bagi usaha pertanian terpadu masyarakat. Program ini membuktikan bahwa inovasi sederhana berbasis potensi lokal dapat memberikan solusi teknis sekaligus sosial-ekonomi bagi masyarakat. Dengan demikian, pembuatan dan pemanfaatan Probiotik Yamogi berperan strategis dalam mendukung ketahanan pangan lokal, memperkuat kemandirian ekonomi, serta berpotensi untuk direplikasi di wilayah lain dengan kondisi serupa.
Struktur Komunitas Fitoplankton di Danau Limboto, Gorontalo Riska Puluhulawa
The NIKe Journal VOLUME 14 ISSUE 2 | JUNE 2026
Publisher : Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/nj.v14i2.40314

Abstract

Aktivitas antropogenik di sekitar Danau Limboto telah memicu penurunan kualitas perairan dan status danau kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur komunitas plankton sebagai bioindikator kondisi ekologis terkini Danau Limboto. Pengambilan sampel air dilakukan secara purposive sampling menggunakan metode penyaringan horizontal dengan plankton net pada satu stasiun pengamatan (koordinat 0.597094 LU dan 123.005491 BT). Identifikasi kuantitatif menerapkan teknik pencacahan zigzag di dalam bilik hitung Sedgwick-Rafter Counting Chamber (SRC) di bawah mikroskop digital perbesaran 100×. Hasil pemindaian pada 120 kotak grid, yang teridentifikasi jelas menunjukkan keberadaan 43 taksa (genus) fitoplankton dari 3 kelas dengan total kelimpahan 111 individu. Kelas Bacillariophyceae (diatom) menampung kekayaan taksa tertinggi yaitu sebanyak 16 genus yang didominasi oleh Aulacoseira, mencerminkan karakteristik hidrologi danau yang dinamis, dangkal, dan bersirkulasi aktif. Sebaliknya, secara kuantitas jumlah individu terbesar dikoleksi oleh kelas Cyanophyceae (alga biru-hijau) yang mencapai 38% dari total sampel (42 individu). Dominansi genus alga biru-hijau seperti Oscillatoria dan Lyngbya menjadi indikator biologis kuat terjadinya pengayaan unsur hara (eutrofikasi) akut akibat limbah domestik dan pertanian. Kesimpulan penelitian menunjukkan struktur komunitas fitoplankton Danau Limboto saat ini berada dalam status kritis terganggu dengan risiko tinggi terjadinya fenomena Harmful Algal Blooms (HABs). Penelitian lanjutan disarankan untuk mengukur volume air secara presisi guna menentukan nilai kelimpahan mutlak dan indeks keanekaragaman.