Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pelatihan kewirausahaan berbasis digital marketing bagi siswa SMKN 1 Tabanan Made Irma Dwiputranti; I Gusti Agung Prabandari Tri Putri; I Gede Juliana Eka Putra; I Gede Irfan Kusuma Putra
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.30839

Abstract

Abstrak Program pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih terdapat keterbatasan dalam literasi pembelajaran kewirausahaan, serta pemanfaatan teknologi yang belum optimal dalam proses pembelajaran. untuk memberikan pelatihan kewirausahaan digital kepada siswa SMKN 1 Tabanan. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk mengembangkan kemampuan kewirausahaan siswa melalui pendekatan berbasis digital dengan menggunakan sosial media. Dalam pelaksanaannya, pelatihan ini menggunakan Business Model Canvas (BMC) sebagai alat strategis guna membantu siswa merancang model bisnis yang terintegrasi dengan pemasaran digital. Pelatihan kewirausahaan digital  ini dilakukan di SMKN 1 Tabanan Bali, jumlah siswa yang terlibat adalah sebanyak 70 orang. Pelatihan membantu siswa dalam merancang, mengembangkan, dan menyempurnakan model bisnis. Pelatihan akan dilaksanakan secara praktis dengan siswa terlibat dalam proyek simulatif untuk meningkatkan keterampilan teknis mereka. Solusi yang diusulkan untuk meningkatkan keterampilan penyusunan laporan bisnis siswa SMK N 1 Tabanan mencakup praktek langsung,analisis data, dan simulasi kasus nyata. Sesi praktek akan memberikan panduan langkah demi langkah dalam menyusun laporan. Melalui pelatihan ini, siswa SMKN 1 Tabanan tidak hanya belajar teori, tetapi juga menerapkan keterampilan praktis dalam merancang bisnis digital. Dengan pendekatan BMC dan strategi pemasaran digital, mereka mendapatkan gambaran komprehensif tentang bagaimana memulai dan mengembangkan bisnis secara efisien di era digital. Hasil dari kegiatan PKM ini adalah menghasilkan 10 buah konten promosi digital dan 10 buah laporan BMC dari berbagai produk seperti makanan tradisional, arak Bali, kopi,buah segar dan fashion yang berhasil dipresentasikan bersama konten promosi digital. Keberhasilan ini mencerminkan efektivitas pelatihan dan pendampingan yang telah diberikan. Kata Kunci: kewirausahaan; bisnis model canvas; sosial media promosi. AbstractThis community service program is motivated by the fact that there are still limitations in entrepreneurial learning literacy, as well as the use of technology that is not optimal in the learning process. to provide digital entrepreneurship training to students of SMKN 1 Tabanan. The purpose of this training is to develop students' entrepreneurial skills through a digital-based approach using social media. In its implementation, this training uses Business Model Canvas (BMC) as a strategic tool to help students design a business model integrated with digital marketing. This digital entrepreneurship training was conducted at SMKN 1 Tabanan Bali, the number of students involved was 70 people. The training assists students in designing, developing and refining business models. The training will be implemented practically with students engaging in simulative projects to improve their technical skills. The proposed solution to improve the business report preparation skills of SMK N 1 Tabanan students includes hands-on practice, data analysis, and real case simulation. The practical sessions will provide step-by-step guidance in preparing the report. Through this training, SMKN 1 Tabanan students not only learn theory, but also apply practical skills in designing a digital business. With the BMC approach and digital marketing strategy, they get a comprehensive overview of how to start and manage a digital business. The result of this PKM activity is to produce 10 pieces of digital promotional content and 10 BMC reports from various products such as traditional food, Balinese arak, coffee, fresh fruit and fashion which are successfully presented along with digital promotional content. This success reflects the effectiveness of the training and mentoring that has been provided. Keywords : entrepreneurship; business model canvas; social media promotion.
Peningkatan Literasi Digital untuk Kesiapan Technopreneurship Siswa SMKN 2 Tabanan Made Irma Dwiputranti; I Gusti Agung Prabandari Tri Putri; DA Gladysia Sistadanta Kurnia Dewi Sutedja; I Komang Suwardi Arta; Ni Putu Erika Suparthini
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.22650

Abstract

Background: Perkembangan ekonomi digital telah mengubah pola bisnis, cara berwirausaha dan kompetensi khususnya lulusan pendidikan vokasi. Sekolah menengah kejuruan sebagai institusi pencetak tenaga siap kerja dituntut tidak sebatas membekali peserta didik dengan keterampilan teknis saja, namun berpikir kreatif, inovatif dan adaptif terhadap teknologi. Oleh karena itu, diperlukan upaya strategis untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan technopreneurship siswa. Kegiatan PKM ini dilaksanakan di SMKN 2 Tabanan melalui pelatihan berbasis praktik dengan pemanfaatan AI sebagai sarana pendukung pengembangan ide dan perencanaan bisnis. Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, penyuluhan, dan pelatihan pembuatan Business Model Canvas (BMC) dengan dukungan teknologi Artificial Intelligence (AI) berupa ChatGPT untuk membantu siswa dalam menggali serta mengembangkan ide bisnis digital. Sebanyak 42 siswa dari jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Pelaksanaan evaluasi melalui pre-test dan post-test menggunakan angket. Hasil: Temuan menunjukkan peningkatan pemanfaatan AI 62% menjadi 90% dan technopreneur dari 65 % menjadi 88%, terutama pada aspek kreativitas, berpikir kritis, kolaborasi dan kemampuan integrasi teknologi dalam perencanaan bisnis. Secara kualitatif, siswa menunjukkan antusiame tinggi dan mampu menghasilkan rancangan bisnis digital yang lebih terstruktur. Kesimpulan: Integrasi AI dalam pembelajaran kewirausahaan terbukti efektif meningkatkan kesiapan siswa sebagai model pembelajaran kewirausahaan teknologi berbasis teknologi di pendidikan vokasi.
Strengthening MSMEs in Aan Tourism Village through a Green Supply Chain Management Scorecard Approach Based on the Local Wisdom of Tri Hita Karana Made Irma Dwiputranti; I Gusti Agung Prabandari Tri Putri; Ida Bagus Ardi Putra; D. A. Gladysia Sistadanta Kurnia Dewi Sutedja; Maria Gratiani Hardi Saputri; Muntoha Surya Nugroho
International Journal of Management Science and Information Technology Vol. 6 No. 1 (2026): January - June 2026
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA), Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ijmsit.v6i1.7057

Abstract

Tourism development in Bali contributes significantly to regional economic growth, yet it also creates environmental and social challenges, particularly in tourism villages. This study analyzes sustainability practices in Aan Tourism Village from environmental, social, and economic perspectives, measures readiness for Green Supply Chain Management (GSCM) implementation, and formulates a conceptual model to support sustainable tourism development. A qualitative case study approach was employed, with data collected through field observations, in-depth interviews, focus group discussions, and document analysis. Readiness was assessed using a GSCM Scorecard consisting of six dimensions: internal management, green design, green purchasing, green production, green logistics, and reverse logistics. The findings show that Aan Tourism Village achieved an average score of 4.3, categorized as Green, indicating that most tourism activities have implemented GSCM practices consistently. Internal management and reverse logistics achieved the Very Green category, while green purchasing and green logistics require further improvement. The study proposes an input-process-output-outcome-based GSCM model that is adaptive to local conditions and can serve as a strategic reference for sustainable tourism village development. Practically, these findings offer village administrator a replicable scorecard instrument for periodic sustainability audits, and provide policymaker with evidence-based priorities for green infrastructure investmen in rural tourism context.
Pelatihan digital marketing dalam meningkatkan minat berwirausaha siswa SMKN 1 Gianyar D. A. Gladysia Sistadanta Kurnia Dewi Sutedja; Made Irma Dwiputranti; I Gusti Agung Prabandari Tri Putri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v%vi%i.38293

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi digital menuntut pelaku usaha, termasuk calon wirausahawan muda, untuk memiliki kompetensi dalam pemasaran digital guna menghadapi persaingan bisnis modern. Namun, siswa Jurusan Bisnis Digital SMKN 1 Gianyar masih memiliki keterbatasan pemahaman mengenai konsep digital marketing, mekanisme kerja marketplace, dan strategi pemasaran melalui media digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam bidang pemasaran digital melalui pemberian pemahaman tentang digital marketing, platform marketplace, serta strategi promosi digital. Mitra sasaran kegiatan adalah 20 siswa Jurusan Bisnis Digital SMKN 1 Gianyar yang berlokasi di Jalan Mulawarman, Abianbase, Gianyar. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi identifikasi masalah, analisis kebutuhan, pelaksanaan pelatihan melalui penyampaian materi, serta evaluasi melalui sesi tanya jawab interaktif untuk mengukur pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep digital marketing, pemanfaatan marketplace dalam kegiatan bisnis, serta strategi pemasaran melalui media digital. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung, yang mencerminkan meningkatnya kesiapan mereka dalam menerapkan pemasaran digital untuk mendukung kegiatan wirausaha di era digital Kata kunci: bisnis digital; digital marketing; kewirausahaan; marketplace. Abstract The development of digital technology requires business actors, including aspiring young entrepreneurs, to have competency in digital marketing to face modern business competition. However, students of the Digital Business Department of SMKN 1 Gianyar still have limited understanding of the concept of digital marketing, marketplace working mechanisms, and marketing strategies through digital media. This Community Service activity aims to improve students' knowledge and skills in the field of digital marketing by providing an understanding of digital marketing, marketplace platforms, and digital promotion strategies. The target partners of the activity are 20 students of the Digital Business Department of SMKN 1 Gianyar located on Jalan Mulawarman, Abianbase, Gianyar. The implementation method of the activity includes problem identification, needs analysis, implementation of training through material delivery, and evaluation through an interactive question and answer session to measure participant understanding. The results of the activity show an increase in student understanding of the concept of digital marketing, the use of marketplaces in business activities, and marketing strategies through digital media. In addition, participants showed enthusiasm and active participation throughout the activity, which reflects their increasing readiness to implement digital marketing to support entrepreneurial activities in the digital era. Keywords: entrepreneurship; digital business; digital marketing; marketplace.
Penguatan Technopreneurship Melalui Entrepreneurial Mindset Siswa SMAN 1 Payangan I Gusti Agung Prabandari Tri Putri; Made Irma Dwiputranti; Ni Kadek Renita Iswari
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.17939

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat bertujuan meningkatkan wawasan serta menumbuhkan motivasi technopreneurship bagi siswa SMA. Metode yang diterapkan yakni ceramah hingga brainstorming menggunakan AI untuk eksplorasi ide bisnis berbasis masalah di SMAN 1 Payangan. Pre-testdiberikan sebelum penyampaian materi dengan hasil menunjukkan peserta memiliki tingkat pemahaman yang relatif rendah terkait entrepreneurial mindset dan technopreneurship sehingga berdampak pada rendahnya motivasi berwirausaha. Kegiatan PkM diikuti oleh 28 orang siswa yang melalui tahap pre-test di mana hasil ini menunjukkan sebanyak 16 orang siswa mendapatkan nilai sebesar 60, sedangkan sisanya berada dibawah 60 dan variatif. Materi disampaikan secara interaktif di mana para peserta diberikan waktu untuk berdiskusi dengan narasumber dan diselingi juga dengan permainan. Pengukuran akhir dilakukan melalui post-test dengan hasil skor dominan diatas 90 artinya terjadi peningkatan pemahaman siswa mengenai entrepreneurial mindset, melalui materi elaborating mindset dengan fokus penguatan individu dalam mengeksplorasi dan perencanaan bisnis dengan problem-based ideation. Keberhasilan kegiatan terlihat dari nilai peningkatan nilai tes dan ulasan siswa, yang menunjukkan tercapainya sasaran jangka pendek melalui solusi yang ditawarkan. Peserta juga memberikan umpan balik melalaui google form yang dijadikan dasar perbaikan maupun pelaksanaan kegiatan di periode kedepan. Kegiatan pengabdian lanjutan juga akan dilaksanakan untuk pemenuhan sasaran jangka panjang yaitu implementing mindset.