Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Eksistensi Tumbuhan dalam Al-Qur'an: Harmonisasi Tafsir dan Sains Modern Fahmi Muhamad; Achris Achsanudtaqwin; Rohmah Ivantri
JMPI: Jurnal Manajemen, Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 4 No. 1 (2026): Vol 4 No 1 June 2026
Publisher : Pondok Pesantren As-salafiyah Asy-syafi'iyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71305/jmpi.v4i1.1708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis ayat-ayat Al-Qur'an yang secara eksplisit menyebutkan tumbuhan dan pohon dengan menggunakan metode analisis tematik. Kajian ini berupaya mengategorikan serta menafsirkan makna dan implikasi dari penyebutan flora dalam Al-Qur'an. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa Al-Qur'an menyebutkan tumbuhan dan pohon dalam berbagai konteks, meliputi: (1) keselarasan antara deskripsi Al-Qur'an mengenai tahapan penciptaan tumbuhan dengan fakta-fakta ilmiah, yang memperkuat konsep i'jaz 'ilmi (mukjizat ilmiah) Al-Qur'an; (2) fungsi tumbuhan sebagai perumpamaan yang menyampaikan nilai-nilai moral dan spiritual; (3) peranannya sebagai sumber penghidupan dan manfaat bagi manusia serta hewan; dan (4) pemanfaatannya sebagai obat. Penyebutan-penyebutan ini tidak sekadar bersifat deskriptif, melainkan sarat dengan pesan teologis, filosofis, dan etis yang mendalam. Lebih jauh lagi, Al-Qur'an mendorong manusia untuk merenungkan keindahan alam, bersyukur atas nikmat Allah, serta menjaga keseimbangan ekologis. Keberadaan flora dalam perspektif Al-Qur'an tidak terbatas pada aspek material, tetapi menekankan peran integralnya dalam memahami tauhid (keesaan Tuhan) dan kehidupan spiritual. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi holistik keempat dimensi tersebut—akurasi ilmiah, perumpamaan moral-spiritual, sumber penghidupan material, dan manfaat pengobatan—ke dalam satu kerangka ekoteologis Qur'ani yang utuh, sehingga menawarkan paradigma komprehensif yang menjembatani sains empiris dan etika spiritual; suatu pendekatan yang masih jarang dieksplorasi dalam analisis-analisis sebelumnya yang bersifat terpisah-pisah.