Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sungai Nyalo: Nagari Wisata Edukasi Berbasis Sejarah, Budaya, dan Kearifan Lokal Siti Fatimah; Adri Febrianto; Haldi Patra; Evelynd Evelynd
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i2.662

Abstract

Potensi wisata memerlukan penanganan agar dapat memiliki daya tarik bagi wisatawan. Selama ini Nagari Sungai Nyalo yang berada di Kawasan Mandeh terkenal dengan keindahan alamnya. Dibalik itu, kawasan ini juga memiliki potensi sejarah, budaya dan kearifan lokal. Namun, kebanyakan masyarakat Mandeh tidak lagi mengenal sejarah, budaya dan kearifan lokalnya. Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan kembali potensi-potensi itu untuk kemudian dapat dikemas sebagai daya tarik bagi nagari wisata berbasis edukasi dengan kelompok sasaran para siswa-siswi dan guru. Untuk itu, kegiatan ini menggunakan metode wawancara, partisipatif dan intervensi sosial. Dengan begitu, dapat mengubah pemahaman, sikap dan keterampilan dari generasi muda untuk merumuskan potensi sejarah, budaya dan kearifan lokal yang mereka miliki.
Artikel Review: Membaca karya sarjana lokal mengenai Sejarah Perkotaan di Sumatera Barat Haldi Patra
Jurnal Kajian Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Kajian Sosial dan Humaniora
Publisher : Revolt Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63082/jksh.v1i2.13

Abstract

Artikel ini berusaha untuk meninjau buku-buku mengenai sejarah perkotaan di Sumatera Barat yang juga ditulis oleh akademisi di Sumatera Barat. Ketiga buku tersebut membicarakan Batusangkar, Padang Panjang dan Sawahlunto memberikan narasi menarik dan akan memperkaya pengetahuan kita tentang perkembangan kota-kota di Sumatera Barat.
“Sesuatu yang Tak Pernah Terjadi” Membayangkan Kemenangan Nusantara Melawan Kolonialisme Haldi Patra
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Sriwijaya University in collaboration with  Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Se-Indonesia (P3SI) dan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI). 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v9i2.260

Abstract

Ketika kemerdekaan Indonesia diproklamirkan, para bapak bangsa Indonesia sepakat bahwa wilayah kedaulatan republik yang akan dibentuk ini adalah bekas wilayah Hindia-Belanda. Alasan atas integrasi ini adalah karena mereka merasa “senasib sepenanggungan”, karena sama-sama pernah dikalahkan dan dijajah oleh Belanda. Tulisan mengenai counterfactual ini, akan mengangkat permasalahan mengenai pemikiran nasionalisme sebagai sesuatu yang bersifat absolutely splendid ancestors (warisan dari nenek moyang kita yang cemerlang). Tujuan penulisan ini untuk mengelaborasi pemikiran nasionalisme bangsa Indonesia. Metode yang digunakan yaitu kepustakaan dengan mengumpulkan bahan-bahan penelitian yang berupa buku dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan nasib di masa lalu nasionalisme Indonesia tidak akan tertanam dalam diri bangsa-bangsa itu. Ketiadaan rasa senasib itu membuat mereka tidak merasa perlu untuk berintegrasi dengan Indonesia. Nasionalisme yang muncul pada dalam diri mereka adalah nasional suku bangsa mereka masing-masing.