Ananda Shafa Nabila
Universitas Negeri Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAMBARAN PERUBAHAN PERILAKU MAHASISWA PEROKOK TERHADAP KESEHATAN MENTAL PADA FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN Ananda Shafa Nabila; Mutiara Nur Mawaddah; Neila Rizqi Fahmiyah; Septa Katmawanti; Windi Chusnia Rahmawati; Elisa Danik Kurniwati
Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone 2023: Pencegahan Pernikahan Dini Sebagai Salah Satu Upaya Perwujudan Goal SDGs Point 5
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe transition from adolescence to adulthood is a time when a person experiences changes in all aspects. One of the behavioral changes that are detrimental to health is smoking behavior. Students as agents of change should be able to change this behavior change. However, in reality, smoking among university students is a normal phenomenon, even female students are also active smokers. They use smoking as a coping stress which will affect their mental health. Especially for students of the Faculty of Sports Science, this will disrupt their learning activities. So it is important to know how changes in their behavior affect mental health in order to find the right solution to reduce the number of mental health disorders. The method used in this research is cross sectional and literature review. The results show that smoking students at FIK tended to have better mental health than before becoming smokers.Keywords: Behavior Change; Cigarette; Mental healthAbstrakPeralihan dari remaja ke dewasa merupakan masa seseorang mengalami perubahan pada segala aspek. Salah satu perubahan perilaku yang merugikan kesehatan adalah perilaku merokok. Mahasiswa sebagai Agent Of Change seharusnya mampu merubah perubahan perilaku tersebut. Namun pada kenyataannya merokok pada kalangan mahasiswa menjadi fenomena biasa bahkan mahasiswi juga menjadi perokok aktif. Mereka menjadikan rokok sebagai coping stress yang nantinya akan berpengaruh pada kesehatan mental. Khususnya bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan, hal ini akan mengganggu aktivitas pembelajaran mereka. Maka penting untuk mengetahui bagaimana perubahan perilaku mereka terhadap kesehatan mental supaya dapat menemukan solusi yang tepat untuk mengurangi angka gangguan kesehatan mental. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu cross sectional dan literature review. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa perokok FIK cenderung memiliki kualitas kesehatan mental yang baik dibandingkan sebelum menjadi perokokKata kunci: Perubahan Perilaku; Rokok; Kesehatan Mental
Video Berbasis Edutainment Strategy Model untuk Memfasilitasi Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual bagi Civitas Akademika di Lingkungan Universitas Negeri Malang Paramytha Magdalena Sukarno Putri; Ananda Shafa Nabila; Laili Indah Fauziah; Dian Puspitaningtyas Laksana; Nohan Arum Romadlona; Mika Vernicia Humairo
PROMOTIF: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): PROMOTIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um075v5i22025p163-176

Abstract

Kekerasan seksual menjadi fenomena serius yang terjadi di lingkungan perguruan tinggi, termasuk Universitas Negeri Malang. Edukasi yang digunakan untuk pencegahan masih bersifat konvensional bagi mahasiswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa melalui media video berbasis edutainment. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk webinar dengan sasaran para mahasiswa, disertai pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata dari 87 menjadi 90, meskipun nilai N-Gain tergolong rendah (0,18). Hal ini menunjukkan bahwa video dapat menjadi alternatif media edukatif yang potensial, namun perlu perbaikan dari sisi metode dan durasi penyampaian. Video yang digunakan memuat konten informatif dan interaktif, termasuk eksperimen sosial dan panduan perilaku yang tepat. Edukasi berbasis video ini diharapkan mampu menjangkau audiens lebih luas dan memberikan dampak yang lebih berarti dalam pencegahan kekerasan seksual di kampus.