Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Produk Turunan VCO Berupa Sabun Cair dan Padat di Kelompok PKK RT 05 RW 07, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang Anang Takwanto; May Kurnia Pratiwi; Yanty Maryanty; Luchis Rubianto; Kristina Widjajanti
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) 2023: Sinergi Perguruan Tinggi dan Masyarakat Untuk Mendukung Pencapaian Empat Pilar Pembangunan Men
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

VCO (Virgin Coconut Oil) merupakan minyak kelapa murni, yang sangat bermanfaat untuk kehidupan. Selain dimanfaatkan secara langsung, VCO juga dapat diolah menjadi produk sabun cair dan sabun padat, yang dapat menjadi ide produk skala home industry di lingkungan ibu-ibu PKK RT 05 RW 07, Kelurahan Blimbing, Kecamatan Bunulrejo, Kota Malang. Oleh sebab itu pelatihan pembuatan sabun cair dan sabun padat berbasis VCO (Virgin Coconut Oil) perlu dilakukan untuk membantu mengembangkan pengetahuan dan keterampilan bagi ibu-ibu di lingkungan PKK RT 05 RW 07, Kelurahan Bunulrejo. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan metode ceramah, pelatihan, diskusi dan unjuk kerja. Metode ceramah yang dilakukan adalah pemaparan tentang cara pembuatan sabun cair dan sabun padat berbasis VCO dengan peralatan dan bahan-bahan yang mudah didapatkan. Selanjutnya unjuk kerja pembuatan sabun cair dan sabun padat serta masingmasing dari peserta mencoba sendiri proses pembuatan sabun cair dan sabun padat dari bahan-bahan yang telah disediakan mulai dari pembuatan sabun hingga mengemasnya menjadi suatu produk yang bernilai jual. Hasil dari kegiatan pelatihan ini adalah seluruh peserta mendapatkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan pembuatan sabun cair dan sabun padan berbasis VCO hingga mengemasnya menjadi produk, dan seluruh peserta menyatakan kepuasan melalui kuisioner pelatihan dengan jumlah sangat puas sebanyak 77% dan puas 23%. Disimpulkan bahwa pelatihan Pembuatan Sabun Cair dan Sabun Padat berbasis VCO di Lingkungan PKK RT 05, RW 07 Kelurahan Blimbing, Kecamatan Bunulrejo telah berhasil dan terlaksana dengan baik. Kata kunci: Pelatihan, Sabun Padat, Sabun Cair, VCO.
Bimbingan Teknis Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi sebagai Biofertilizer dalam Mendukung Pertanian Berkelanjutan May Kurnia Pratiwi; Mochamad Agung Indra Iswara; Wahyuni Ningsih; Shabrina Adani Putri; Cucuk Evi Lusiani; Mufid
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Mei
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i2.554

Abstract

Coffee husk is a by-product of coffee bean processing that offers substantial potential for conversion into biofertilizer. Despite this potential, limited knowledge and technical skills among small business actors restrict the optimal utilization of this waste, reducing opportunities for value-added product development and contributing to environmental concerns. This study reports on the implementation of Technical Guidance on the Utilization of Coffee Husk as Biofertilizer to Support Sustainable Agriculture, aimed at enhancing participants’ competencies in processing coffee husk through a simple fermentation method. The program comprised theoretical instruction on the benefits and potential of coffee husk, technical training on biofertilizer production, and practical hands-on processing using basic equipment. Results demonstrated significant improvements in participants’ knowledge and skills in transforming coffee husk into biofertilizer. Evaluation surveys indicated that 77% of participants were very satisfied, while 23% were satisfied with the training. The program effectively strengthened technical capabilities, promoted productive utilization of organic waste, and supported sustainable agricultural practices.
Penguatan Ekonomi Lokal melalui Pelatihan Analisis Ekonomi dan Pengemasan Produk Pupuk Organik May Kurnia Pratiwi; Anang Takwanto; Abdul Chalim; Eko Naryono; Sandra Santosa; Diana Rachmawati
Khidmah Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): Februari 2025
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/v2nv6676

Abstract

Desa Tulusbesar, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, menghadapi tantangan penurunan pendapatan, terutama bagi warga yang mayoritas bekerja sebagai petani dan pedagang. Salah satu permasalahan utamanya adalah kurangnya keterampilan kerja produktif, yang membatasi akses warga terhadap pekerjaan yang layak. Untuk mengatasi hal ini, Program Pengabdian kepada Masyarakat dilakukan melalui pelatihan analisis ekonomi dan pengemasan produk pupuk organik. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi warga dalam mengelola dan memasarkan pupuk organik guna menambah peluang pendapatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini  meliputi  pemaparan materi dan diskusi dua arah terkait penggunaan kemasan dan analisa ekonomi produk pupuk organik. Hasil survei menunjukkan bahwa 67% peserta menyatakan puas dan 33% sangat puas dengan pelatihan yang diberikan. Dengan demikian, kegiatan ini dapat disimpulkan berhasil meningkatkan keterampilan warga dan dilaksanakan dengan baik.