Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengendalian Optimal Model Epidemi Flu Burung pada Unggas-Manusia dengan Pengobatan pada Manusia dan Depopulasi pada Unggas Wahyuni Ningsih
Square : Journal of Mathematics and Mathematics Education Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/square.2021.3.1.7871

Abstract

Pengendalian optimal terhadap penyebaran flu burung melalui pendekatan model epidemi flu burung pada unggas dan manusia dilakukan dengan menggunakan prinsip Pontryagin. Pengendalian ini bekerja dengan menambahkan variabel kendali pada model matematika dan mengoptimalkan fungsional objektif. Variabel kendali yang ditambahkan pada model berupa pengobatan pada subpopulasi manusia yang terinfeksi dan depopulasi pada subpopulasi unggas yang terinfeksi. Tujuan dari pengendalian ini yaitu untuk meminimumkan jumlah subpopulasi manusia yang terinfeksi dan jumlah subpopulasi unggas yang terinfeksi serta biaya yang diperlukan selama pengobatan dan depopulasi. Model diselesaikan secara numerik menggunakan metode Runge-Kutta. Sementara proses pengendalian diselesaikan secara numerik dengan bantuan toolbox DOTcvpSB pada bahasa pemrograman Matlab. Setelah dibandingkan dengan hasil simulasi numerik model epidemi flu burung tanpa kendali, hasil simulasi numerik model epidemi flu burung dengan kendali menunjukkan bahwa pengobatan mampu menurunkan jumlah subpopulasi manusia yang terinfeksi hampir 100%. Begitu juga dengan depopulasi yang mampu menurunkan jumlah subpopulasi unggas yang terinfeksi hampir 100%. Sehingga dengan kata lain penyebaran virus flu burung dapat dikendalikan dengan baik jika dilakukan depopulasi pada unggas yang terinfeksi dan pengobatan pada manusia yang terinfeksi.Kata kunci: depopulasi, flu burung, kendali optimal, model epidemi, pengobatan, Pontryagin.
Digital Literacy Training for Posyandu Agrek Bulan Cadres in Lesanpuro, Kedungkandang, Malang: Pelatihan Literasi Digital bagi Kader Posyandu Anggrek Bulan Lesanpuro, Kedungkandang, Malang Anisah Nur Fajarwati; Wahyuni Ningsih; Rizki Putri Ramadhani; Ayisya Cindy Harifa; Martince Novianti Bani
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v8i2.3837

Abstract

Pada masa pandemi COVID-19, kemampuan literasi digital khususnya dalam pemanfaatan teknologi sangat diharapkan untuk dimiliki oleh kader Posyandu Anggrek Bulan RW XI agar segala aktivitas organisasi dapat tetap berjalan dengan lancar. Pemanfaatan teknologi yang dimaksud seperti penggunaan aplikasi Zoom Meeting, Google Form, dan Ms. Excel. Faktor usia kader Posyandu Anggrek Bulan yang sudah lanjut menjadi penghambat pekerjaan, sehingga cukup sulit ketika harus bekerja menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut. Hal ini menjadi alasan untuk dilaksanakan Program Pengabdian pada Masyarakat berupa Pelatihan Literasi Digital bagi Kader Posyandu Anggrek Bulan di RW XI Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Fokus pelatihan ini berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan digital yang dibutuhkan oleh kader Posyandu Anggrek Bulan seperti pengenalan fitur-fitur dasar yang ada di aplikasi Zoom Meeting, cara pembuatan dan pengisian Google Form melalui smartphone, dan pengenalan materi dasar aplikasi Ms. Excel. Untuk mengetahui pengaruh dari pelatihan ini terhadap keterampilan dan pengetahuan kader Posyandu tersebut, maka diberikan pre-test dan post-test. Setelah dilakukan analisis hasil tes menggunakan uji-t berpasangan, diperoleh kesimpulan bahwa pelatihan yang dilakukan telah memberikan pengaruh berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu tersebut.
Inovasi Insektisida Organik Berbahan Eco Enzyme Untuk Penguatan UMKM Pertanian – LPPNU Tani Sejahtera Wahyuni Ningsih; Noor Isnaini Azkiya; Anugrah Windy Mustikarini; Lintang Alivia Anggerta; Ariani; Zakijah Irfin
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Mei
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i2.353

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the agricultural sector face challenges in implementing environmentally friendly and cost-effective pest control. The use of synthetic pesticides has negative impacts on health and the environment. This community service activity aims to enhance farmers’ knowledge and skills in producing organic insecticides made from eco-enzyme as an alternative to synthetic pesticides. The activity was carried out in three stages: preparation (equipment and materials setup, communication material design, and evaluation instrument development), implementation (socialization, demonstration, and hands-on practice), and post-implementation (evaluation and dissemination). The effectiveness was evaluated using pretest-posttest and participant satisfaction questionnaires. The results showed a significant increase of 150% in participants’ knowledge, from an average score of 26.67 to 66.67. The satisfaction questionnaire indicated that 84% of respondents gave positive feedback on the activity. The training program successfully improved MSMEs’ capacity in producing organic insecticides and provided an environmentally friendly alternative solution for pest control.
Bimbingan Teknis Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi sebagai Biofertilizer dalam Mendukung Pertanian Berkelanjutan May Kurnia Pratiwi; Mochamad Agung Indra Iswara; Wahyuni Ningsih; Shabrina Adani Putri; Cucuk Evi Lusiani; Mufid
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Mei
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i2.554

Abstract

Coffee husk is a by-product of coffee bean processing that offers substantial potential for conversion into biofertilizer. Despite this potential, limited knowledge and technical skills among small business actors restrict the optimal utilization of this waste, reducing opportunities for value-added product development and contributing to environmental concerns. This study reports on the implementation of Technical Guidance on the Utilization of Coffee Husk as Biofertilizer to Support Sustainable Agriculture, aimed at enhancing participants’ competencies in processing coffee husk through a simple fermentation method. The program comprised theoretical instruction on the benefits and potential of coffee husk, technical training on biofertilizer production, and practical hands-on processing using basic equipment. Results demonstrated significant improvements in participants’ knowledge and skills in transforming coffee husk into biofertilizer. Evaluation surveys indicated that 77% of participants were very satisfied, while 23% were satisfied with the training. The program effectively strengthened technical capabilities, promoted productive utilization of organic waste, and supported sustainable agricultural practices.