Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja di SMPN 3 Mamasa Nurul Awainah; Aco Dahrul Saharuddin; Yelvita Yelvita
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 2 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i2.6681

Abstract

Data UNICEF menunjukkan tren peningkatan kematian remaja akibat HIV/AIDS, dari 71.000 jiwa pada tahun 2005 menjadi 110.000 jiwa pada tahun 2012. Sementara itu, laporan BKKBN (2013) menyebutkan bahwa sekitar 4,38% remaja berusia 10–19 tahun telah melakukan aktivitas seksual pranikah.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriftif kualitatif, (1) Remaja di SMPN 3 Mamasa masih kurang mengetahui PKPR dan manfaatnya. Kesadaran untuk memanfaatkan layanan kesehatan dini rendah, karena mereka umumnya hanya datang saat sakit. Meski menyadari pentingnya layanan kesehatan remaja, terutama terkait reproduksi, mental, dan tekanan sosial, hambatan seperti rasa malu, takut dihakimi, dan kebutuhan akan kenyamanan masih menjadi kendala. (2) Lingkungan sosial sangat berpengaruh terhadap akses remaja pada layanan PKPR. Dukungan keluarga masih minim, norma budaya membuat isu reproduksi dianggap tabu, sementara teman sebaya justru menjadi pendorong utama. Sekolah yang seharusnya berperan strategis juga belum optimal dalam memberikan edukasi kesehatan remaja secara berkelanjutan. (3) Dari sisi pelayanan, PKPR belum rutin berjalan di desa dan hanya tersedia di Puskesmas induk tanpa jadwal tetap atau pos khusus. Ruang konsultasi yang aman masih kurang, sehingga remaja merasa tidak nyaman. Selain itu, tidak semua tenaga kesehatan terlatih dalam pendekatan psikologis remaja
HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA DAN KELELAHAN KERJA DENGAN KELELAHAN GURU SMP NEGERI 2 POLEWALI Nurul Awainah; Aco Dahrul Saharuddin; Dewi Sartika
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 8, No 1 (2026): Peqguruang, Volume 8 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v8i1.6317

Abstract

Kelelahan kerja di kalangan guru merupakan permasalahan penting yang dapat mengganggu kualitas pembelajaran serta kesejahteraan tenaga pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara beban kerja dengan tingkat kelelahan kerja pada guru di SMP Negeri 2 Polewali. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional, serta analisis data dilakukan melalui uji statistik Pearson. Hasil analisis menunjukkan korelasi yang sangat kuat dan signifikan antara beban kerja dan kelelahan kerja (r = 0,878; p = 0,000). Beban kerja yang tinggi, meliputi kegiatan mengajar, tugas administratif, dan tanggung jawab tambahan lainnya, berdampak langsung terhadap munculnya kelelahan fisik, emosional, dan mental. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan perlunya manajemen kerja yang lebih adil dan dukungan yang memadai dari pihak sekolah, agar guru dapat melaksanakan tugas dengan optimal tanpa mengorbankan kondisi fisik maupun psikologis mereka.Selain itu, penelitian ini juga merekomendasikan pentingnya pelatihan pengelolaan stres, peningkatan efisiensi kerja berbasis teknologi, serta pemberian apresiasi sebagai bentuk penguatan kesejahteraan emosional. Hasil studi ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengambil kebijakan di bidang pendidikan dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan berkelanjutan bagi para guru.