Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Etika Beragama, Berpaham, dan Bermazhab dalam Perspektif Islam Anggi Anggraini; Hamzah Harun; Indo Santalia
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 10 (2025): November
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18211013

Abstract

Differences in religion, schools of thought, and legal schools (madhhab) are historical–theological realities inherent in the Islamic tradition. However, in contemporary socio-religious practice, these differences often undergo ethical distortions that lead to exclusivism, the delegitimization of other groups, and symbolic conflicts in the name of religious truth. This article aims to analyze the concept of ethics in religion, thought, and madhhab from an Islamic perspective using a normative–philosophical approach, and to affirm its relevance within plural Muslim societies, particularly in Indonesia. This study employs a qualitative method based on library research by analyzing primary sources (the Qur’an and Hadith) and secondary sources in the form of works by classical scholars and contemporary Islamic thinkers. The findings indicate that Islam normatively positions ethics as a fundamental foundation in responding to differences, as reflected in the principles of adab al-ikhtil?f (ethics of disagreement), tas?muh (tolerance), taw?zun (balance), ‘ad?lah (justice), and wasathiyyah (moderation). The novelty of this article lies in its normative–philosophical synthesis between classical Islamic ethical concepts and contemporary discourse on religious moderation, thereby framing adherence to a madhhab not merely as juridical loyalty, but as a moral–intellectual awareness aimed at preserving the common good (ma?la?ah) and social harmony.
Suni Dan Syiah (Titik Perbedaan Dan Perseteruan) Herman Herman; Hamzah Harun; Andi Aderus
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 1 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i1.2046

Abstract

Perbedaan antara aliran Sunni dan Syiah telah menjadi salah satu isu sensitif yang mempengaruhi hubungan antar umat Islam di berbagai belahan dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis titik perbedaan utama antara aliran Sunni dan Syiah serta faktor-faktor yang menyebabkan persekutuan antara kedua aliran tersebut.Metode penelitian yang digunakan adalah analisis komparatif antara ajaran dan praktik keagamaan Sunni dan Syiah, serta studi pustaka untuk mengidentifikasi sejarah dan konteks sosial-politik yang mempengaruhi hubungan antara kedua aliran tersebut. Data dianalisis secara deskriptif untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang perbedaan dan persekutuan antara Sunni dan Syiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam keyakinan teologis, praktik keagamaan, dan sejarah perkembangan antara aliran Sunni dan Syiah. Meskipun terdapat perbedaan yang signifikan, kedua aliran ini juga memiliki titik persamaan dalam ajaran Islam yang mendasar. Persekutuan antara Sunni dan Syiah dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor politik, sosial, dan ekonomi di berbagai konteks regional. Penelitian ini memberikan wawasan yang mendalam tentang kompleksitas hubungan antara aliran Sunni dan Syiah, serta implikasinya terhadap kerukunan antar umat Islam. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif dalam memperkuat dialog antar aliran Islam dan mempromosikan perdamaian serta toleransi di antara umat Islam.