Putri Sekar Sari
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERSEPSI GURU DAN SISWA TERHADAP EFEKTIVITAS PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SEKOLAH DASAR Ari Deca Fitriani; Muhammad Najib; Sela Septiani; Putri Sekar Sari
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 1 (2026): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v11i1.6439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi guru dan siswa terhadap efektivitas model Problem Based Learning dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik Miles dan Huberman yang mencakup tiga tahapan: kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan model Problem Based Learning dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan terbukti membawa dampak positif yang signifikan baik bagi siswa maupun guru. Meskipun Problem Based Learning memerlukan persiapan dan alokasi waktu yang lebih intensif, manfaatnya dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa sangat jelas. Siswa menjadi lebih aktif dan termotivasi, terlibat dalam diskusi, dan mampu mengaplikasikan pengetahuan dalam konteks nyata, yang pada gilirannya memperdalam pemahaman mereka dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Dari perspektif guru, meskipun tantangan dalam manajemen waktu dan sumber daya tetap ada, hasil belajar yang meningkat dan keterlibatan siswa yang lebih baik menunjukkan bahwa Problem Based Learning adalah pendekatan yang efektif dan berharga dalam Pendidikan Kewarganegaraan. Kata kunci: Persepsi Guru dan Siswa, PBL, PKn, Sekolah Dasar 
Transformasi Pembelajaran di Era Digital: Model Simulasi Berbasis TIK untuk Mengoptimalkan Keaktifan dan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Putri Sekar Sari; Asep Yudianto; Andi Prastowo
Mentari : Journal of Islamic Primary School Vol. 3 No. 4 (2025): December 2025
Publisher : PGMI, STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59689/ment.v3i4.1913

Abstract

Proses pembelajaran di sekolah memerlukan interaksi dinamis antara guru dan siswa, serta di antara siswa itu sendiri. Oleh karena itu, guru perlu memilih dan mengembangkan model pembelajaran yang secara aktif melibatkan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa integrasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam pembelajaran dapat meningkatkan keaktifan dan motivasi siswa; namun, implementasi model simulasi berbasis TIK pada tingkat sekolah dasar masih kurang dieksplorasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif untuk menggambarkan implementasi model simulasi berbasis TIK dalam mengoptimalkan keaktifan dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di sekolah dasar di Kabupaten Natar, Lampung Selatan pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025, melibatkan 28 siswa kelas IV dengan 12 laki-laki dan 16 perempuan. Data penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana, yang meliputi proses kondensasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model simulasi berbasis TIK memiliki dampak positif terhadap keaktifan dan motivasi belajar siswa. Siswa menunjukkan peningkatan keterlibatan selama proses belajar, sebagaimana terlihat dari partisipasi aktif dalam bertanya, diskusi kelompok, penyelesaian tugas, dan pembelajaran kolaboratif. Indikator-indikator ini mencerminkan peningkatan yang signifikan dalam keaktifan dan motivasi belajar siswa. Temuan studi ini menunjukkan bahwa model simulasi berbasis TIK dapat digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar siswa, serta memungkinkan guru menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan