Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Belajar Nilai Moral Melalui Drama Peraga: Penguatan Karakter Anak Melalui Teater Mini Edo Dwi Cahyo; Asep Yudianto; Laili Ulfa
Jurnal Abdi Masyarakat dan Pemberdayaan Inovatif Vol 1 No 2 (2025)
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/jampi.v1i2.249

Abstract

This community service program aimed to strengthen moral character among elementary school students through drama-based learning. Conducted at MIN 3 Metro, the program involved 25 fifth-grade students and utilized participatory methods, including role-playing, scriptwriting, and drama performances. The activities were designed to enhance emotional intelligence, moral reasoning, and understanding of Pancasila values through experiential learning. Results showed significant improvements: a 72% increase in emotional recognition skills, an 80% reduction in bullying incidents, and 92% of student groups successfully integrating Pancasila principles into their scripts. Qualitative observations revealed profound personal transformations, such as increased confidence in shy students and improved conflict-resolution skills. The program also fostered unexpected outcomes, including the discovery of hidden talents and stronger peer collaboration. Key success factors included student-centered creative processes, simple technological integration for reflection, and strong collaboration with teachers. Challenges such as time constraints were overcome through innovative solutions like "whisper theater" techniques. This initiative demonstrates that drama-based methods can effectively bridge the gap between moral knowledge and real-life application, suggesting its potential for broader implementation in character education programs.
KEMAMPUAN EKSPLORASI IDE MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR PADA MATERI PECAHAN: SEBUAH TINJAUAN BERDASARKAN GENDER Yeni Fitriya; Asep Yudianto; Feby Permata Sari; Maylita Dwi Putri; Moh. Fatkur Rohman
AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 01 (2025): AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/afham.v1i01.113

Abstract

Mengeksplorasi ide-ide matematika sangat penting untuk mencapai tujuan pembelajaran dan mencapai kinerja optimal dalam matematika. Hal ini memungkinkan siswa untuk menunjukkan kreativitas, keterampilan memecahkan masalah, dan mempersiapkan mereka untuk menerapkan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari. Perbedaan kemampuan siswa dalam mengeksplorasi ide-ide matematika harus diperhitungkan untuk memfasilitasi lingkungan belajar yang ideal dan disesuaikan dengan kebutuhan setiap siswa. Dalam survei potong lintang yang melibatkan 307 siswa sekolah dasar di Sleman, Yogyakarta, kemampuan eksplorasi ide mereka diuji. Analisis komparatif tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (Sig. > 0,05) dalam kemampuan eksplorasi ide siswa, baik dalam hal variabel kovariat gender maupun setiap indikator eksplorasi ide. Namun, skor rata-rata menunjukkan bahwa siswa perempuan berprestasi lebih baik daripada siswa laki-laki dalam hal eksplorasi ide. Sebuah analisis telah dilakukan untuk menyelidiki dampak pembelajaran yang dibedakan terhadap skor matematika siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa pembelajaran yang dipersonalisasi, yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap siswa, dapat membantu menjembatani kesenjangan dalam keterampilan eksplorasi ide matematika mereka. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan awal pembelajaran yang berpusat pada siswa dapat meningkatkan keterampilan eksplorasi ide matematika siswa secara signifikan, dan bermanfaat dalam jangka panjang.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DI SEKOLAH DASAR Yeni Fitriya; Nur Alfiyani; Ivo Retna Wardani; Asep Yudianto
AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 02 (2025): AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/afham.v1i02.167

Abstract

Perkembangan Artificial intelligence (AI) telah mendorong inovasi penggunaan media pembelajaran di sekolah dasar sebagai upaya meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi penggunaan media pembelajaran berbasis AI di sekolah dasar, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi guru dan siswa dalam pemanfaatannya serta menganalisis tren penelitian yang dilakukan selama tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah artikel jurnal nasional terakreditasi yang dipublikasikan di tahun 2025 dan relevan dengan topik AI dalam pendidikan dasar serta melakukan pengodean untuk kategori tren penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis AI berpotensi meningkatkan motivasi belajar, interaktivitas, dan pemahaman konsep siswa melalui pembelajaran yang lebih adaptif dan kontekstual. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan literasi digital dan kesiapan pedagogik guru, keterbatasan infrastruktur teknologi, kesiapan siswa dalam penggunaan AI, serta belum optimalnya kebijakan dan pedoman etis penggunaan AI di sekolah dasar. Berdasarkan hasil analisis tren, jenis penelitian RnD banyak diminati dengan subjek siswa kelas tinggi sekola dasar (4, 5 dan 6) serta banyak menggunakan analisis korelasi sebagai teknik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan AI sebagai media pembelajaran di sekolah dasar memerlukan dukungan komprehensif berupa peningkatan kompetensi guru, penguatan literasi digital siswa, penyediaan sarana prasarana yang memadai, serta kebijakan pendidikan yang berkelanjutan agar implementasi AI dapat memberikan dampak positif terhadap proses dan hasil pembelajaran.
Transformasi Pembelajaran di Era Digital: Model Simulasi Berbasis TIK untuk Mengoptimalkan Keaktifan dan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Putri Sekar Sari; Asep Yudianto; Andi Prastowo
Mentari : Journal of Islamic Primary School Vol. 3 No. 4 (2025): December 2025
Publisher : PGMI, STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59689/ment.v3i4.1913

Abstract

Proses pembelajaran di sekolah memerlukan interaksi dinamis antara guru dan siswa, serta di antara siswa itu sendiri. Oleh karena itu, guru perlu memilih dan mengembangkan model pembelajaran yang secara aktif melibatkan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa integrasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam pembelajaran dapat meningkatkan keaktifan dan motivasi siswa; namun, implementasi model simulasi berbasis TIK pada tingkat sekolah dasar masih kurang dieksplorasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif untuk menggambarkan implementasi model simulasi berbasis TIK dalam mengoptimalkan keaktifan dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di sekolah dasar di Kabupaten Natar, Lampung Selatan pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025, melibatkan 28 siswa kelas IV dengan 12 laki-laki dan 16 perempuan. Data penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana, yang meliputi proses kondensasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model simulasi berbasis TIK memiliki dampak positif terhadap keaktifan dan motivasi belajar siswa. Siswa menunjukkan peningkatan keterlibatan selama proses belajar, sebagaimana terlihat dari partisipasi aktif dalam bertanya, diskusi kelompok, penyelesaian tugas, dan pembelajaran kolaboratif. Indikator-indikator ini mencerminkan peningkatan yang signifikan dalam keaktifan dan motivasi belajar siswa. Temuan studi ini menunjukkan bahwa model simulasi berbasis TIK dapat digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar siswa, serta memungkinkan guru menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan