Indah Wulandari
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Uncovering Employee Engagement in the Power of Leadership, Communication, and Teamwork Study: Mengungkap Keterlibatan Karyawan dalam Studi Kekuatan Kepemimpinan, Komunikasi, dan Kerja Sama Tim Indah Wulandari; Vera Firdaus
Academia Open Vol. 9 No. 2 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/acopen.9.2024.8588

Abstract

This study investigates the impact of servant leadership, communication, and teamwork on employee engagement at PT Irawan Djaja Agung, aiming to address a gap in research regarding their combined influence in Indonesian organizations. Through a quantitative survey of 70 employees and analysis using Smart-PLS Version 3.0, the research finds significant positive relationships between servant leadership, communication, teamwork, and employee engagement. The results highlight the importance of nurturing supportive leadership, enhancing communication channels, and fostering teamwork to bolster employee engagement. Organizational leaders are urged to consider implementing recognition and reward systems, while employees are encouraged to strengthen interpersonal relationships for improved collaboration. Further research could delve into additional factors affecting employee engagement in similar contexts. Highlight: Synergy of Leadership, Communication, Teamwork. Quantitative Analysis with Smart-PLS. Actionable Insights for Organizational Improvement. Keyword: Servant leadership, Communication, Teamwork, Employee engagement, Organizational development
Optimasi Perawatan Angkutan Kota dengan Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) Achmad Amin; Indah Wulandari
Physical Sciences, Life Science and Engineering Vol. 3 No. 1 (2025): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pslse.v3i1.645

Abstract

Armada angkutan kota di Kabupaten Pasuruan, khususnya dengan kode G3, sering mengalami kerusakan yang berdampak pada penurunan waktu operasional dan pendapatan pengemudi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komponen mesin yang paling sering mengalami kegagalan dengan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) serta menghitung biaya perawatan dan perbaikan dengan menggunakan metode Reliability Centered Maintenance (RCM). Hasil analisis menunjukkan bahwa komponen Platina merupakan bagian paling kritis dengan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi sebesar 384. Biaya perbaikan total komponen ini tercatat sebesar Rp172.813, sedangkan biaya perawatan preventif hanya Rp105.781. Dengan demikian, penerapan perawatan preventif efektif dalam menekan kerusakan dan mengurangi biaya hingga 10%.
Analisis Total Faktor Produktivitas dan Usulan Perbaikan dengan Penerapan Metode OMAX dan FTA Muhammad Ardana; Indah Wulandari
Physical Sciences, Life Science and Engineering Vol. 3 No. 1 (2025): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pslse.v3i1.647

Abstract

Penelitian ini menganalisis produktivitas perusahaan jasa dan manufaktur yang beroperasi di bidang konsultasi, desain, fabrikasi, dan instalasi. Dalam periode September 2023 hingga Agustus 2024, perusahaan hanya mampu menyelesaikan 78% pesanan yang berujung pada ketidakpuasan pelanggan serta penurunan jumlah pesanan. Penelitian ini bertujuan menghitung total faktor produktivitas dengan Objective Matrix (OMAX) dan menganalisis faktor penyebab penurunan produktivitas menggunakan Fault Tree Analysis (FTA). Hasil perhitungan OMAX menunjukkan total produktivitas sebesar 47 dengan indeks 25,79%, di mana jumlah mesin menjadi faktor utama yang mempengaruhi kinerja operasional. Sementara itu, analisis FTA mengungkap berbagai akar permasalahan, termasuk sparepart yang tidak tersedia, ketidaksesuaian jadwal maintenance, operator yang tidak terlatih, serta faktor eksternal seperti permintaan pesanan mendadak, perubahan jadwal produksi, tingginya biaya mesin, keterbatasan supplier, dan waktu pengiriman yang lama.Â