This Author published in this journals
All Journal An-Nawazil
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FEDERALISME NEGARA KESATUAN : TELAAH TEORITIK DESENTRALISASI DAN OTONOMI DAERAH DI INDONESIA Achmad Mudatsir R
An-Nawazil: Jurnal Hukum dan Syariah Kontemporer Vol. 1 No. 01 (2019): An-Nawazil: Jurnal Hukum dan Syariah Kontemporer
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah As-Salafiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69784/annawazil.v1i01.28

Abstract

Pasal 1 ayat (1) UUD 1945 menyatakan bahwa bentuk negara Indonesia adalah negara kesatuan (unitary state), bukan negara federal. Tetapi pada Pasal 18, Pasal 18A, dan Pasal 18B terdapat pengaturan desentralisasi dan otonomi daerah yang mencerminkan ciri dan prinsip-prinsip negara federal. Hal ini seolah-olah memberi makna bahwa Negara Republik Indonesia merupakan negara dengan sistem kesatuan hanya secara de jure.
Kuasa Uang vs Kedaulatan Rakyat: Studi Kuantitatif Persepsi Mahasiswa STISA Pamekasan terhadap Politik Uang dalam Pemilihan Umum Tahun 2024: Achmad Mudatsir R, Raharjo dan Samsuri Achmad Mudatsir R; Raharjo; Samsuri
An-Nawazil: Jurnal Hukum dan Syariah Kontemporer Vol. 6 No. 2 (2024): An-Nawazil : Jurnal Hukum dan Syariah Kontemporer
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah As-Salafiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69784/annawazil.v6i2.118

Abstract

Politik uang (money politics) merupakan momok terbesar dalam demokrasi. Apalagi dalam konteks Indonesia yang menganut sistem pemilihan sistem pemilu proporsional terbuka (open list) berbasis suara terbanyak yang berkorelasi positif terhadap pratek korupsi politik. Artikel ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik analisa data menggunakan Likert scale. Data yang digunakan adalah data primer berupa hasil interview terstruktur menggunakan kuisioner ditambah dengan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan ini mengungkap persepsi mahasiswa STISA Pamekasan yang secara signifikan cenderung menganggap money politics dapat mencerai nilai-nilai demokrasi serta adanya penolakan penggunaan money politics untuk mendulang suara pada pemilu tahun 2024 yang dilakukan oleh kontestan pemilihan umum atau tim suksesnya.