Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH EDUKASI KESEHATAN TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT HIPERTENSI DI PUSKESMAS REJOSARI KOTA PEKANBARU Roy Pranata Ginting; Veni Dayu Putri; Ezalina Ezalina; Yeni Devita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8466

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang dan kepatuhan minum obat untuk mencegah terjadinya komplikasi. Salah satu faktor yang memengaruhi kepatuhan pasien hipertensi adalah dukungan dan peran keluarga. Edukasi kesehatan berbasis keluarga dipandang sebagai strategi efektif untuk meningkatkan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan berbasis keluarga terhadap kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Rejosari Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode quasi eksperimen melalui pendekatan one group pretest–posttest without control. Sampel penelitian berjumlah 30 pasien hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Intervensi berupa edukasi kesehatan berbasis keluarga diberikan menggunakan media video edukasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rerata nilai kepatuhan minum obat setelah diberikan edukasi kesehatan berbasis keluarga, dari nilai rata-rata pretest sebesar 3,60 menjadi 5,36 pada posttest. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh pemberian edukasi kesehatan berbasis keluarga terhadap kepatuhan minum obat pasien hipertensi. Penelitian ini dapat direkomendasikan sebagai intervensi di pelayanan kesehatan primer.
Sosialisasi Edukasi tentang Latihan Rom (Range of Motion) Sebagai Pencegahan Penurunan Kekuatan Otot pada Lansia Ezalina Ezalina; Iyang Maisi Fitriani; Afrida Sriyani Harahap; Yureya Nita; Ifon Driposwana Putra
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/thcx1d31

Abstract

Proses menua menyebabkan hilangnya secara perlahan kemampuan jaringan untuk mempertahankan fungsi normalnya sehingga lansia akan mengalami berbagai masalah kesehatan salah satunya kekakuan otot. Kekakuan otot pada lansia dapat diatasi dengan melakukan latihan ROM (range of motion). Latihan ROM dapat memelihara fleksibilitas sendi dan kekuatan otot pada lansia sehingga lansia bisa mempertahankan atau memperbaiki kemampuannya ketika meggerakkan persendian. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kemampuan lansia dalam melakukan latihan ROM dalam mencegah kekauan pada otot. Metode pelaksanaan kegiatan diawali dengan pengukuran tekanan darah lansia lalu dilanjutkan dengan sosialisasi dan latihan cara melakukan latihan ROM yang dimulai dari pukul 9 sampai selesai di Balai Desa Umban Sari Kecamatan Rumbai. Hasil dari kegiatan adalah terjadi peningkatan pengetahuan ibu balita tentang ROM dari 40% menjaadi 90% yang terlihat dari antusias lansia dalam mendengarkan materi dan bersemangat memperagakan gerakan ROM, serta lansia memberikan pertanyaan dan semanagat untuk menerapkan gerakan ROM di rumah.
Hubungan Peran Keluarga sebagai Caregiver dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia Nurhayati Nurhayati; Ezalina Ezalina; Veni Dayu Putri; Donny Hendra
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1496

Abstract

Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami berbagai masalah kesehatan, salah satunya hipertensi. Peran keluarga sebagai caregiver memiliki peranan penting dalam membantu perawatan dan pengendalian tekanan darah pada lansia. Kurangnya peran keluarga dapat berdampak pada tidak terkontrolnya hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran keluarga sebagai caregiver dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Simpang Tiga Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 64 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner peran keluarga sebagai caregiver serta pengukuran tekanan darah menggunakan alat tensimeter digital. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki peran keluarga sebagai caregiver dalam kategori kurang baik, yaitu sebanyak 26 responden (40,6%), sedangkan responden dengan peran keluarga dalam kategori baik sebanyak 38 responden (59,4%). Hasil uji chi-square menunjukkan nilai p-value < 0,05, sehingga Hâ‚€ ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara peran keluarga sebagai caregiver dengan kejadian hipertensi pada lansia. Semakin baik peran keluarga sebagai caregiver, maka semakin terkontrol tekanan darah pada lansia.