Juniarso Juniarso
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Gunadarma

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERCEPATAN KONSOLIDASI PADA TANAH LUNAK DENGAN MENGGUNAKAN PREFABRICATED VERTICAL DRAIN (PVD) Juniarso Juniarso; Andi Asnur Pranata M. H.; Ellysa Ellysa; Tri Handayani; Asri Wulan
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 22, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2023.v22i2.9759

Abstract

Konstruksi diatas tanah lunak menjadi hal yang penting untuk dipertimbangkan, salah satu problemnya adalah masalah penurunan. Penurunan konsolidasi yang terjadi membutuhkan waktu yang cukup lama, hal ini bisa menyebabkan kegagalan konstruksi yang ada diatasnya akibat penurunan kostruksi timbunan. Maksud dari penelitian ini adalah melakukan perhitungan penurunan pada tanah lunak tersebut secara alami dan dengan menggunakan Prefabricated Vertical Drain (PVD). PVD berfungsi sebagai alat untuk mempercepat proses penurunan agar waktu penurunan dapat lebih cepat tercapai. Lokasi reaktivasi stasiun gunung putri terletak diatas tanah lunak berdasarkan Bore Hole 4. Perhitungan penurunan menggunakan PVD dengan pola segitiga mengacu pada metode Hansbo. Derajat konsolidasi yang diinginkan pada perhitungan ini mengacu pada derajat konsolidasi 90%. Dari hasil perhitungan  konsolidasi tanpa PVD didapat penurunan 0,39 m  dengan waktu 26,89  bulan. Dengan menggunakan PVD pola segitiga perhitungan waktu penurunan untuk jarak 2 m selama 42 hari.
ANALISA PENURUNAN PADA TANAH LUNAK AKIBAT TIMBUNAN (Studi Kasus: Kawasan Wisata Ancol Barat) Ellysa Ellysa; Juniarso Juniarso; Andi Asnur Pranata M. H.
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 23, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2024.v23i2.13351

Abstract

Permasalahan keterbatasan lahan di wilayah wisata Ancol Barat menjadi kendala seiring berkembangnya wilayah wisata tersebut. Dalam mengatasi keterbatasan lahan tersebut, maka pihak Ancol berencana memperluas lahan parawisata dengan melakukan reklamasi di sekitar perairan pantai wilayah Ancol Barat. Berdasarkan hasil survei penyelidikan tanah didominasi oleh tanah lunak. Pada rencana penimbunan wilayah perairan pantai di wilayah wisata Ancol Barat yang dibangun pada tanah lunak akan digunakan PVD sebagai alat untuk mempercepat penurunan sehingga pelaksanaan konstruksi dapat segera dilaksanakan. Penulisan ini dilakukan berdasarkan data primer yang dilakukan di lokasi rencana wilayah reklamasi dengan melakukan tes tanah di lapangan serta mengambil sampel disturb dan undisturb untuk menguji di laboratorium untuk mendapatkan paramter-parameter yang akan digunakan dalam perhitungan. Berdasarkan hasil yang didapatkan, dapat diketahui bahwa penyelidikan tanah Bore Hole 1 didapatkan perhitungan penurunan tanah tanpa PVD adalah 1,31m, sedangkan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai derajat konsolidasi 90% adalah 3,03 tahun. Sementara perhitungan dengan PVD didapatkan waktu penurunan untuk mencapai derajat 90% dengan pola persegi dengan jarak spasi 1m membutuhkan waktu 0,055 tahun (20 hari), pola persegi dengan jarak spasi 1,5m membutuhkan waktu 0,110 tahun (40 hari), pola persegi dengan jarak spasi 2m membutuhkan waktu 0,192 (70 hari), pola segitiga dengan jarak spasi 1m membutuhkan waktu 0,055 tahun (20 hari), pola segitiga dengan spasi 1,5m membutuhkan waktu 0,110 tahun (40 hari), dan pola segitiga dengan jarak spasi 2m membutuhkan waktu 0,164 tahun (60 hari).
ANALISA POTENSI LIKUIFAKSI BERDASARKAN NILAI N-SPT DI BANDARA INTERNASIONAL KUALANAMU MEDAN Juniarso Juniarso; Andi Asnur Pranata M H; Ellysa Ellysa
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 23, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2024.v23i1.11170

Abstract

Liquefaction is a phenomenon where soil that was originally solid changes to liquid due to increased pore water pressure during earthquake vibrations. Liquefaction analysis is usually carried out using data from measurements and field analysis, as well as numerical simulations to predict the potential for liquefaction to occur at a location. In liquefaction analysis, there are several methods that can be used, such as the SPT (Standard Penetration Test) method, CPT (Cone Penetration Test). Kualanamu International Airport is an international airport that serves the Mebesarro area and is the central airport of North Sumatra Province. This airport is located in Deli Serdang Regency, 23 km east of Medan city center. In this research, an analysis of the potential for liquefaction in the soil at Kualanamu International Airport will be carried out to prevent damage to the structure above, loss of life and large economic losses. Calculation of liquefaction potential is carried out by comparing the ratio between the maximum cyclic stress and the effective stress on a soil or rock element exposed to cyclic loads (Cyclic Stress Ratio / CSR) with the ratio between the maximum resistive cyclic stress and the effective stress of the soil (Cyclic Resistance Ratio / CRR). The results of the analysis provide information that the potential for liquefaction occurs at a depth of > 1.5m to a depth of > 5m, where the soil above this depth is dominated by sandy soil with an SF value of ≤ 1.0 for each drill point.