Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gaya Berpakaian Crop Top Pada Kalangan Mahasiswi Universitas Jember Untuk Pengelolaan Kesan dalam Tinjauan Teori Dramaturgi Erving Goffman Anakku Saviola; Dava Putratama; Fery Febriansyah
Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/lencana.v2i1.3055

Abstract

Clothing is a significant influence on the development of fashion trends today which most people follow with the desire to look trendy and fashionable. Crop top is one type of clothing that is most widely used as an outfit, especially for young people. Today's women are individuals who are very fond of making fashion changes to keep up with increasingly advanced developments, and crop top make most of them confident users, even like clothing in general nowadays. The aim of this research is to find out how clothing styles are influenced by increasingly rapid developments and how crop top clothing is used as a front stage for women and a back stage in the real lives of women who wear crop top clothing today. The method used is a qualitative method, data collection through in-depth interviews, observation and documentation. The data analysis techniques used are data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. This research uses Erving Goffman's Dramaturgical theory. The results of the research show that Jember University students who are fans of the crop top style of clothing have reasons to get an impression from the general public in order to gain an image as a representative of today's trendy kids. So that makes them acceptable in society, but what is surprising is that the reality they have behind the public is not like what is seen on the surface. The risks that arise from this way of dressing are very diverse because the style of clothing creates an increased risk of crime.
Keterlekatan Sosial dalam Peningkatan Ekonomi: Pengaruh Relasi Sosial terhadap Akses Informasi Lowongan Kerja dan Keputusan Bekerja Karyawan Cafe di Kabupaten Jember Fiky Binti Zakiyah; Hana Vernanda; Elanda Cika Alodya Nathania; Fery Febriansyah
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2633

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisa tentang bagaimana pola keterlekatan jaringan sosial berpengaruh pada akses informasi lowongan kerja serta keputusan bekerja karyawan pada salah satu Cafe yang ada di Kabupaten Jember. Jaringan sosial menjadi salah satu aset yang penting untuk mencapai perekonomian yang keberlanjutan. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk membantu peneliti dalam melakukan penggalian data serta mengkaji bagaimana jaringan sosial dapat membantu karyawan dalam mendapatkan pekerjaan. Peneliti juga melakukan reduksi data untuk memilah data primer yang terkumpul. Hasil dari penelitian memberikan jawaban bahwa adanya keterlekatan jaringan sosial memberikan dampak yang signifikan dalam praktek ekonomi bagi kedua pihak. Melalui modal sosial dan komunikasi, karyawan dapat mengakses informasi kerja, serta pemilik Cafe bisa mendapatkan kepercayaan dan ikatan loyalitas untuk bekerjasama dalam menjaga keseimbangan ekonomi serta hubungan kerja. Dapat disimpulkan bahwa dalam menjaga hubungan kerja utamanya antara pemilik Cafe dengan karyawan sangat dibutuhkan adanya komunikasi aktif, aspek kepercayaan, hingga loyalitas untuk tumbuh bersama. Namun, disisi lain jika konteks keterlekatan sosial yang dimiliki terlalu kuat, maka dapat menimbulkan dampak yang berlebihan atau over embeddednes yang berdampak pada pembatasan peluang kerja yang lebih baik di luar jaringan yang dimiliki sekarang. Dengan begitu, diperlukan keterlekatan jaringan sosial yang seimbang untuk keberlangsungan hubungan ekonomi dan kerja yang adil.