Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA PENERAPAN METODE BCCT (BEYOND CENTERS AND CIRCLE TIME) DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 3-4 TAHUN DI PAUD TUNAS BANGSA BONDOWOSO TAHUN 2014/2015 Any Diana Vitasari; Arief Tukiman Hendrawijaya; Deditiani Tri Indrianti
Jurnal Edukasi Masyarakat Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Edukasi Masyarakat (EDUMAS)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Metode BCCT (Beyond Centers And Circle Time) adalah suatu pendekatan pembelajaran untuk pendidikan anak usia dini yang memperhatikan kebutuhan dan minat anak sehingga anak bebas bereksplorasi untuk mengembangkan seluruh aspek kecerdasan anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya Hubungan Antara Penerapan Metode BCCT (Beyond Centers And Circle Time) Dengan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 3-4 Tahun Di PAUD Tunas Bangsa Bondowos Tahun 2014/2015. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan kepustakaan. Analisis data yaitu dengan menggunakankorelasi tata jenjang. Hasil dari penelitian ini bahwa terdapat hubungan sangat kuat yang diperoleh pada penerapan metode BCCT (Beyond Centers And Circle Time) dengan perkembangan motorik kasar anak yaitu sebesar 0.913 yang terdapat pada aspek berjalan sambil berjinjit, melayang sesaat di udara, dan mempertahankan seluruh tubuh sedangkan pada hasil korelasi total sebesar 0.924. Dapat disimpulkan bahwa r hitung berada di atas r tabel yang dikatakan terdapat hubungan yang sangat kuat pada penerapan metode BCCT dengan perkembangan motorik kasar anak usia 3-4 tahun di PAUD Tunas Bangsa Bondowoso tahun 2014/2015.
Dampak Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Peningkatan Kompetensi Guru Terhadap Budaya Mutu Sekolah pada PAUD Inklusi di Kabupaten Banyuwangi Any Diana Vitasari; Ofri Somanedo; Irfo Somanedo
Syntax Idea 2393-2407
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v6i5.3429

Abstract

Mutu pembelajaran selain tergantung pada mutu siswa dan mutu guru, juga tergantung pada tujuh dimensi lainnya, yakni kurikulum, kepemimpinan, manajemen, sarana-prasarana, masyarakat, lingkungan, dan dimensi budaya. Dan dalam proses pembelajaran aktivitas utama siswa adalah belajar dan aktivitas utama guru adalah mengajar, sehingga dimensi belajar dan mengajar menjadi fokus utama dalam Penjaminan Mutu Sekolah. Tujuan penelitian ini agar mutu Pendidikan dapat memenuhi standar pemerintah. Dan sebagai pemimpin merupakan hal yang dapat mempengaruhi orang lain. Konsekuensi metode penelitian ini memerlukan operasionalisasi variabel-variabel yang dapat diukur secara kuantitatif sedemikian rupa untuk dapat digunakan model uji hipotesis dengan metode statistika. Hasil ini diperkuat dengan analisis kualitatif bahwa berdasarkan semua analisis yang telah dilakukan menjukkan bahwasanya variabel kepemimpinan, Peningkatan Kompetensi dan Budaya Mutu diimplementasikan di Lembaga PAUD tempat penelitian ini dilakukan, namun dari tiga variabel tersebut yang berpengaruh secara signifikan adalah variabel kepemimpinan kepala sekolah.
Instructional Leadership of University Rectors as Professional Development for Employee Work Climate Vitasari, Any Diana; Maisyaroh, Maisyaroh
Proceedings Series of Educational Studies 2024: Proceedings of the International Seminar Universitas Negeri Malang Indonesia – Universiti Mala
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the influence of instructional leadership on the work climate of employees at Bakti Indonesia University. Using a quantitative survey method, the research involved 95 respondents selected randomly. Data analysis using multiple linear regression showed that instructional leadership significantly affects the work climate, contributing 90.4%. These results align with previous studies that emphasize how supportive leadership styles, as described by Hallinger (2012) and Arici (2018), can enhance the quality of the work environment and productivity. Effective instructional leadership has been proven to create a harmonious work atmosphere, motivate employees, and support their well-being. These findings underline the importance of instructional leadership in shaping a positive work climate at universities.
Efektivitas Model Manajemen Pendidikan Kewirausahaan Inklusif Dalam Merdeka Belajar Any Diana Vitasari; Ofri Somanedo
Syntax Idea 45-52.
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v7i1.12082

Abstract

Pendidikan kewirausahaan inklusif memiliki peran penting dalam memberdayakan siswa penyandang disabilitas untuk menghadapi tantangan ekonomi dan sosial. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model manajemen pendidikan kewirausahaan yang terintegrasi dengan magang inklusif di sekolah berkebutuhan khusus di Kabupaten Banyuwangi. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) yang mencakup perencanaan, uji lapangan, revisi, implementasi, dan evaluasi model. Temuan menunjukkan bahwa model ini berhasil meningkatkan keterampilan kewirausahaan, kepercayaan diri, dan kesiapan karir siswa penyandang disabilitas. Pengembangan kurikulum yang inklusif, pelatihan guru, dan kolaborasi dengan mitra eksternal menjadi faktor kunci keberhasilan model ini. Hasil penelitian mengungkapkan pentingnya keterlibatan pemangku kepentingan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung. Kesimpulannya, model ini tidak hanya relevan dengan kebutuhan industri, tetapi juga efektif dalam mengurangi pengangguran di kalangan siswa penyandang disabilitas. Penelitian ini menawarkan kontribusi teoretis dan praktis dalam mengintegrasikan pendidikan kewirausahaan dengan inklusivitas.
MENINGKATKAN SIKAP MORAL ANAK MELALUI PERMAINAN ULAR TANGGA ANAK USIA 5 TAHUN DI TK ALJAUHAR Nafisa, Sitti; Fikri, Mu’tasim; Vitasari, Any Diana
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 16 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v16i1.7160

Abstract

Morality is a belief about right and wrong, good and bad, in accordance with social consensus, which underlies actions or thoughts. Deviant moral behavior was observed in class B. The results of preliminary observations and interviews indicated that several students in class B displayed impolite behavior toward their classmates, used inappropriate language, and so on. The observations further revealed that, in addition to the low quality of children’s moral development, another factor hindering moral learning was the teacher’s use of less varied methods, which made the children feel bored. The aim of this study is to improve children’s morality through the application of a Snakes and Ladders game as a learning medium. The subjects of this study were 15 children from class B. This research is a classroom action research (CAR). The instrument used was the daily lesson plan (RPPH). In the assessment aspect of children’s morality, the results in cycle I showed that the average percentage obtained by the children across four aspects was 21.675% (Developing as Expected/MB). In cycle II, the average percentage of children’s morality increased to 81.675%, which can be categorized as Very Well Developed (BSB).
Educational Technology-Based National Talent Management Model to Prepare the 2045 Golden Generation in Non-Formal Education Somanedo, Ofri; Kurniawan, Didik; Chanifa, Arini Milla; Vitasari, Any Diana
SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Vol 13, No 4 (2025): SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS): Publishing November 2025
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/spektrumpls.v13i4.135866

Abstract

his study aims to analyze the role of national talent management in preparing Indonesia's golden generation 2045 in the non-formal education sector. The main focus of this research is how technology-based talent management, especially artificial intelligence (AI), can support the development of students' skills and potential. Using the Systematic Literature Review (SLR) approach, this study maps current trends and practices in talent management and identifies existing research gaps. Based on an analysis of 33 articles published between 2021 to 2025, the study found that the application of technologies such as Machine Learning (ML) and Deep Learning (DL) in e-recruitment and skills development has great potential to improve the efficiency and effectiveness of talent management. However, challenges related to cost, data privacy, and bias in algorithms remain major obstacles. Therefore, this study suggests that non-formal educational institutions continue to develop policies that focus on the integration of technology that is ethical, inclusive, and prioritizes data privacy, in order to support the achievement of the goals of Golden Indonesia 2045. Keywords: Talent Management, Non-Formal Education, Human Resource Development, Talent Development, Education Technology.
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA BERORIENTASI PADA PENDIDIKAN BERKUALITAS DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN MASYARAKAT Ofri Somanedo; Didik Kurniawan; Arini Milla Chanifa; Any Diana Vitasari
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i2.10061

Abstract

ABSTRACT Community education plays an important role in improving the quality of human resources through participatory and empowerment-oriented learning processes. However, many community education programs still face challenges in human resource management, particularly related to competence, professionalism, and the effectiveness of managing educators and program administrators. This condition indicates that human resource management is a strategic factor in supporting the realization of quality education. This study aims to analyze human resource management oriented toward quality education from the perspective of community education. This research employs a descriptive qualitative approach using a literature study method. Data were obtained through the review of various relevant sources, including books, scientific journals, and research articles related to human resource management, quality education, and community education. The collected data were analyzed using content analysis techniques to identify and synthesize concepts related to human resource management in community education. The results of the study indicate that human resource management plays a significant role in improving educational quality through workforce planning, competency development, community participation, and the strengthening of motivation and professional development. Therefore, well-planned and sustainable human resource management becomes an important foundation for realizing community education that is relevant, participatory, and beneficial. ABSTRAK Pendidikan masyarakat berperan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui proses pembelajaran yang partisipatif dan berorientasi pada pemberdayaan. Namun, berbagai program pendidikan masyarakat masih menghadapi kendala dalam pengelolaan sumber daya manusia, terutama terkait kompetensi, profesionalisme, dan efektivitas pengelolaan tenaga pendidik maupun pengelola program. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa manajemen sumber daya manusia menjadi faktor strategis dalam mendukung terwujudnya pendidikan yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen sumber daya manusia yang berorientasi pada pendidikan berkualitas dalam perspektif pendidikan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh melalui penelusuran berbagai sumber literatur yang relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, dan artikel penelitian yang berkaitan dengan manajemen sumber daya manusia, pendidikan berkualitas, dan pendidikan masyarakat. Data kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi dan mensintesis berbagai konsep yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya manusia dalam pendidikan masyarakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen sumber daya manusia berperan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui perencanaan kebutuhan tenaga, pengembangan kompetensi, pemberdayaan peran masyarakat, serta penguatan motivasi dan pembinaan profesional. Dengan demikian, pengelolaan sumber daya manusia yang terencana dan berkelanjutan menjadi landasan penting dalam mewujudkan pendidikan masyarakat yang relevan, partisipatif, dan berdaya guna.