Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

FAKTOR -FAKTOR PENDUKUNG PROGRAM KEAKSARAAN FUNGSIONAL ( STUDI PADA PELAKSANAAN PROGRAM KEAKSARAAN FUNGSIONAL DI KELURAHAN ANTIROGO KECAMATAN SUMBERSARI KABUPATEN JEMBER) Ofri Somanedo; A. T. Hendrawijaya; Deditiani Tri Indrianti
FKIP e-PROCEEDING 2018: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN KA-FKIP UNEJ
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah diakui bersama bahwa meratanya buta aksara di kalangan orang tua yang dianggap sebagai kelompok masyarakat yang sangat berperan di dalam masyarakat, jelas hal itu akan mempengaruhi pendapatan nasional dan kemajuan ekonomi. Harapannya dari program keaksaraan fungsional dapat berpengaruh bagi kehidupan penyandang buta aksara yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor pendukung Program Keaksaraan Fungsional di Kelurahan Antirogo Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan angket, dokumentasi, dan observasi. Analisis data yaitu dengan regresi linier sederhana. Hasil dari penelitian ini bahwa ada faktor - faktor pendukung keberhasilan program keaksaraan fungsional yang tertinggi terdapat pada indikator dana dengan program keaksaraan fungsional sebesar 32.2 % dan sisanya 67.8 % di pengaruhi faktor lain. Dari temuan-temuan tersebut dapat dikatakan disimpulkan yang artinya ada Faktor-Faktor Pendukung Keberhasilan Program Keaksaraan Fungsional di Kelurahan Antirogo Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember. Kata Kunci: Faktor-Faktor Pendukung, Program Keaksaraan Fungsional
Dampak Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Peningkatan Kompetensi Guru Terhadap Budaya Mutu Sekolah pada PAUD Inklusi di Kabupaten Banyuwangi Any Diana Vitasari; Ofri Somanedo; Irfo Somanedo
Syntax Idea 2393-2407
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v6i5.3429

Abstract

Mutu pembelajaran selain tergantung pada mutu siswa dan mutu guru, juga tergantung pada tujuh dimensi lainnya, yakni kurikulum, kepemimpinan, manajemen, sarana-prasarana, masyarakat, lingkungan, dan dimensi budaya. Dan dalam proses pembelajaran aktivitas utama siswa adalah belajar dan aktivitas utama guru adalah mengajar, sehingga dimensi belajar dan mengajar menjadi fokus utama dalam Penjaminan Mutu Sekolah. Tujuan penelitian ini agar mutu Pendidikan dapat memenuhi standar pemerintah. Dan sebagai pemimpin merupakan hal yang dapat mempengaruhi orang lain. Konsekuensi metode penelitian ini memerlukan operasionalisasi variabel-variabel yang dapat diukur secara kuantitatif sedemikian rupa untuk dapat digunakan model uji hipotesis dengan metode statistika. Hasil ini diperkuat dengan analisis kualitatif bahwa berdasarkan semua analisis yang telah dilakukan menjukkan bahwasanya variabel kepemimpinan, Peningkatan Kompetensi dan Budaya Mutu diimplementasikan di Lembaga PAUD tempat penelitian ini dilakukan, namun dari tiga variabel tersebut yang berpengaruh secara signifikan adalah variabel kepemimpinan kepala sekolah.
Efektivitas Model Manajemen Pendidikan Kewirausahaan Inklusif Dalam Merdeka Belajar Any Diana Vitasari; Ofri Somanedo
Syntax Idea 45-52.
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v7i1.12082

Abstract

Pendidikan kewirausahaan inklusif memiliki peran penting dalam memberdayakan siswa penyandang disabilitas untuk menghadapi tantangan ekonomi dan sosial. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model manajemen pendidikan kewirausahaan yang terintegrasi dengan magang inklusif di sekolah berkebutuhan khusus di Kabupaten Banyuwangi. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) yang mencakup perencanaan, uji lapangan, revisi, implementasi, dan evaluasi model. Temuan menunjukkan bahwa model ini berhasil meningkatkan keterampilan kewirausahaan, kepercayaan diri, dan kesiapan karir siswa penyandang disabilitas. Pengembangan kurikulum yang inklusif, pelatihan guru, dan kolaborasi dengan mitra eksternal menjadi faktor kunci keberhasilan model ini. Hasil penelitian mengungkapkan pentingnya keterlibatan pemangku kepentingan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung. Kesimpulannya, model ini tidak hanya relevan dengan kebutuhan industri, tetapi juga efektif dalam mengurangi pengangguran di kalangan siswa penyandang disabilitas. Penelitian ini menawarkan kontribusi teoretis dan praktis dalam mengintegrasikan pendidikan kewirausahaan dengan inklusivitas.
Educational Technology-Based National Talent Management Model to Prepare the 2045 Golden Generation in Non-Formal Education Somanedo, Ofri; Kurniawan, Didik; Chanifa, Arini Milla; Vitasari, Any Diana
SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Vol 13, No 4 (2025): SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS): Publishing November 2025
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/spektrumpls.v13i4.135866

Abstract

his study aims to analyze the role of national talent management in preparing Indonesia's golden generation 2045 in the non-formal education sector. The main focus of this research is how technology-based talent management, especially artificial intelligence (AI), can support the development of students' skills and potential. Using the Systematic Literature Review (SLR) approach, this study maps current trends and practices in talent management and identifies existing research gaps. Based on an analysis of 33 articles published between 2021 to 2025, the study found that the application of technologies such as Machine Learning (ML) and Deep Learning (DL) in e-recruitment and skills development has great potential to improve the efficiency and effectiveness of talent management. However, challenges related to cost, data privacy, and bias in algorithms remain major obstacles. Therefore, this study suggests that non-formal educational institutions continue to develop policies that focus on the integration of technology that is ethical, inclusive, and prioritizes data privacy, in order to support the achievement of the goals of Golden Indonesia 2045. Keywords: Talent Management, Non-Formal Education, Human Resource Development, Talent Development, Education Technology.
Educational Technology-Based National Talent Management Model to Prepare the 2045 Golden Generation in Non-Formal Education Somanedo, Ofri; Kurniawan, Didik; Chanifa, Arini Milla; Vitasari, Any Diana
SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Vol 13, No 4 (2025): SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS): Publishing November 2025
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/spektrumpls.v13i4.135866

Abstract

his study aims to analyze the role of national talent management in preparing Indonesia's golden generation 2045 in the non-formal education sector. The main focus of this research is how technology-based talent management, especially artificial intelligence (AI), can support the development of students' skills and potential. Using the Systematic Literature Review (SLR) approach, this study maps current trends and practices in talent management and identifies existing research gaps. Based on an analysis of 33 articles published between 2021 to 2025, the study found that the application of technologies such as Machine Learning (ML) and Deep Learning (DL) in e-recruitment and skills development has great potential to improve the efficiency and effectiveness of talent management. However, challenges related to cost, data privacy, and bias in algorithms remain major obstacles. Therefore, this study suggests that non-formal educational institutions continue to develop policies that focus on the integration of technology that is ethical, inclusive, and prioritizes data privacy, in order to support the achievement of the goals of Golden Indonesia 2045. Keywords: Talent Management, Non-Formal Education, Human Resource Development, Talent Development, Education Technology.
Manajemen Kelas pada Taman Kanak-kanak di Wilayah Timur Indonesia: Studi Kasus di Provinsi Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Kurniawan, Diki; Somanedo, Ofri; Miftakhi, Diah Rina; Karim, Abdul; Sopiyana, Muhammad
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 Tahun 2025 in Progress
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v14i2.136407

Abstract

Manajemen kelas yang efektif merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif pada pendidikan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik manajemen kelas pada taman kanak-kanak di wilayah Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua dengan meninjau tiga aspek utama, yaitu lingkungan fisik kelas, kondisi sosial-emosional, dan dukungan organisasional sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 76 guru taman kanak-kanak yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari beberapa satuan pendidikan anak usia dini di wilayah penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang mengukur praktik pengelolaan kelas berdasarkan indikator lingkungan belajar, interaksi sosial-emosional, serta dukungan kelembagaan sekolah. Teknik analisis data dilakukan menggunakan analisis statistik deskriptif untuk menggambarkan kecenderungan praktik manajemen kelas yang diterapkan oleh guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik manajemen kelas pada satuan pendidikan anak usia dini di wilayah Papua masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait keterbatasan fasilitas fisik pembelajaran, penerapan pendekatan pengelolaan kelas yang belum sepenuhnya berorientasi pada kebutuhan perkembangan anak, serta dukungan organisasi sekolah yang belum optimal dalam memberikan supervisi pedagogis dan pengembangan profesional guru. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penguatan kapasitas guru dan dukungan kelembagaan sekolah menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan kelas pada pendidikan anak usia dini. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan kebijakan pendidikan dan program pelatihan guru yang lebih kontekstual untuk mendukung 
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA BERORIENTASI PADA PENDIDIKAN BERKUALITAS DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN MASYARAKAT Ofri Somanedo; Didik Kurniawan; Arini Milla Chanifa; Any Diana Vitasari
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i2.10061

Abstract

ABSTRACT Community education plays an important role in improving the quality of human resources through participatory and empowerment-oriented learning processes. However, many community education programs still face challenges in human resource management, particularly related to competence, professionalism, and the effectiveness of managing educators and program administrators. This condition indicates that human resource management is a strategic factor in supporting the realization of quality education. This study aims to analyze human resource management oriented toward quality education from the perspective of community education. This research employs a descriptive qualitative approach using a literature study method. Data were obtained through the review of various relevant sources, including books, scientific journals, and research articles related to human resource management, quality education, and community education. The collected data were analyzed using content analysis techniques to identify and synthesize concepts related to human resource management in community education. The results of the study indicate that human resource management plays a significant role in improving educational quality through workforce planning, competency development, community participation, and the strengthening of motivation and professional development. Therefore, well-planned and sustainable human resource management becomes an important foundation for realizing community education that is relevant, participatory, and beneficial. ABSTRAK Pendidikan masyarakat berperan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui proses pembelajaran yang partisipatif dan berorientasi pada pemberdayaan. Namun, berbagai program pendidikan masyarakat masih menghadapi kendala dalam pengelolaan sumber daya manusia, terutama terkait kompetensi, profesionalisme, dan efektivitas pengelolaan tenaga pendidik maupun pengelola program. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa manajemen sumber daya manusia menjadi faktor strategis dalam mendukung terwujudnya pendidikan yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen sumber daya manusia yang berorientasi pada pendidikan berkualitas dalam perspektif pendidikan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh melalui penelusuran berbagai sumber literatur yang relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, dan artikel penelitian yang berkaitan dengan manajemen sumber daya manusia, pendidikan berkualitas, dan pendidikan masyarakat. Data kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi dan mensintesis berbagai konsep yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya manusia dalam pendidikan masyarakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen sumber daya manusia berperan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui perencanaan kebutuhan tenaga, pengembangan kompetensi, pemberdayaan peran masyarakat, serta penguatan motivasi dan pembinaan profesional. Dengan demikian, pengelolaan sumber daya manusia yang terencana dan berkelanjutan menjadi landasan penting dalam mewujudkan pendidikan masyarakat yang relevan, partisipatif, dan berdaya guna.
MEDIA PEMBELAJARAN WAYGROUND UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN IPAS MATERI KERAGAMAN BUDAYA Desty Murzaqoil Nalar Saputri; Ofri Somanedo
Elementary School and Education Journal Vol. 2 No. 02 (2026): ESEJ- ELEMENTARY SCHOOL AND EDUCATION JOURNAL
Publisher : Elementary School and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67157/ffpcvj08

Abstract

Keragaman budaya Indonesia merupakan aset bangsa yang perlu dikenalkan sejak usia dini.Pembelajaran yang masih bersifat konvensional membuat keterlibatan siswa menjadi kurang optimal.Kondisi tersebut dapat berdampak pada hasil belajar siswa selama pembelajaran. Penelitian inibertujuan mengetahui penerapan media pembelajaran berbasis Wayground untuk meningkatkan hasilbelajar siswa pada mata pelajaran IPAS. Materi keragaman budaya menjadi fokus utama dalampelaksanaan penelitian ini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metodeeksperimen. Populasi dan sampel penelitian yaitu siswa kelas IV MI Darul Quran Ngurangan yangterdiri atas 20 siswa. Hasil penelitian menunjukkan rata rata nilai pretest mencapai 68%. Hasil posttestmenunjukkan rata rata nilai meningkat menjadi 91%. Data tersebut memperlihatkan peningkatan hasilbelajar siswa sebesar 23%. Selain meningkatkan hasil belajar media Wayground juga meningkatkanketerlibatan siswa. Media ini membantu guru melaksanakan proses penilaian secara lebih efektif.Temuan penelitian menunjukkan Wayground terbukti efektif meningkatkan hasil belajar siswa.Peningkatan tersebut terutama terlihat pada mata pelajaran IPAS materi keragaman budaya.Kata Kunci: Keragaman budaya, Media pembelajaran, Wayground
Management of Functional Literacy Programs: The Role of Funding, Learning Community Participation, and Learning Resources Ofri Somanedo; Any Diana Vitasari; Tegar Anggi Handika
Journal of Creative Power and Ambition (JCPA) Vol. 4 No. 02 (2026): Journal of Creative Power and Ambition (JCPA)
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/jcpa.v4i02.1811

Abstract

The Functional Literacy Program requires adequate resource management to support the achievement of student competencies. This study aims to analyze the role of funding, student participation, and learning resources in the management of the Functional Literacy Program in Antirogo Village, Sumbersari District, Jember Regency. The study used a quantitative approach with a survey method. The study population was 158 students spread across ten study groups, with a sample of 61 respondents determined through proportionate stratified random sampling. Data were collected using a closed questionnaire that measured funding components, student participation, learning resources, and literacy achievements including reading, writing, arithmetic, speaking, and listening skills. Data were analyzed using descriptive statistics, correlation, and simple linear regression at a significance level of 5%. The results showed that all three components had a significant relationship with the achievements of the Functional Literacy Program. Funding contributed the most, at 32.2% with a correlation value of 0.567, followed by student participation at 27.2% with a correlation value of 0.522, and learning resources at 22.9% with a correlation value of 0.478. All relationships had a significance value of 0.000. Descriptively, students also responded positively to all three components, especially regarding the accuracy of funding targets and involvement in overcoming personal problems. These findings indicate that the management of the Functional Literacy Program needs to integrate targeted funding, active student participation, and contextual learning resources to support the sustainability and achievement of the program.
Meningkatkan kompetensi literasi digital dan pembelajaran mendalam melalui pelatihan Artificial Intelligence (AI) untuk siswa SMA IT Al Ghozali Kabupaten Jember Ofri Somanedo; Arini Milla Chanifa; Didik Kurniawan; Arief Tukiman Hendra Wijaya; Lutfi Ariefianto
Abdimas Siliwangi Vol. 9 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v9i2.31249

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi literasi digital dan deep learning siswa kelas X di, melalui penerapan Artificial Intelligence (AI). Pelatihan ini dirancang untuk membekali siswa dengan keterampilan untuk memahami dan memanfaatkan AI dalam proses pembelajaran mereka, sehingga mempersiapkan mereka menghadapi tantangan masa depan di era digital. Program ini mencakup sesi interaktif, diskusi, dan contoh praktis aplikasi AI dalam skenario dunia nyata. Melalui pelatihan ini, mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, kemampuan berpikir kritis, dan kreativitas dalam menggunakan AI untuk tujuan pendidikan. Hasil pelatihan menunjukkan umpan balik positif dari para peserta, dengan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman mereka tentang konsep AI dan pentingnya keterampilan digital dalam karir masa depan. Program ini juga meningkatkan kesadaran akan pertimbangan etis AI dan dampaknya terhadap masyarakat. Kegiatan ini berkontribusi untuk membangun generasi yang melek digital yang mampu beradaptasi dengan lanskap teknologi yang berkembang pesat. Selain itu, pelatihan ini mendorong siswa untuk proaktif dalam memanfaatkan alat AI untuk meningkatkan pengalaman belajar mereka.