Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelayanan Kesehatan Masyarakat Melalui Penyuluhan tentang Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Rancakalong, Sumedang, Jawa Barat Wiradi Suryanegara; Nia Reviani; Vidi Posdo A. Simarmata; Yunita R.M.B Sitompul; Andriyani Risma Sanggul
JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 5 No. 2 (2023): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cs.v5i2.5355

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat dilakukan dalam bentuk pelayanan kesehatan masyarakat sebagai Gerakan untuk Eliminasi Stunting dalam Meraih Indonesia Sehat. Pelaksanaan kegiatan PkM di Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat dengan sasaran kegiatan adalah para Balita, Anak, Remaja Putri, Ibu Rumah Tangga dan Masyarakat, di enam desa (Cibungur, Cibunar, Rancakalong, Pamekaran, Pangadegan dan Pasirbiru) yang termasuk wilayah administrasi Kecamatan Rancakalong, Sumedang, Jawa Barat. Pelaksananaan kegiatan pada bulan Mei 2023. Tujuan dari kegiatan PkM ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mitra sasaran dalam hal ini secara khusus Bidan Desa perihal apa itu stunting serta dampak yang ditimbulkan. Metode pelaksanaan PkM yaitu berupa sosialisasi dan diskusi perihal penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), pengumpulan data terkait pengetahuan peserta tentang DBD melalui penyebaran angket pre tes dan post tes. Hasil yang diperoleh berdasarkan olahan data pre tes dan post tes menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta tentang penyakit DBD setelah mengikuti sosialisasi tim PkM dengan data total peserta sebanyak 106 orang; yang mengalami peningkatan pengetahuan sebanyak 78 orang (73%) dan 28 orang (26,4%) dalam kondisi sama pengetahuan sebelum dan sesudah sosialisasi. Kata Kunci: Demam Berdarah Dengue; Penyuluhan; Sosialisasi; Pengabdian kepada Masyarakat
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA PANGADEGAN KABUPATEN SUMEDANG: FACTORS RELATED TO THE INCIDENT OF STUNTING IN TODDLERS IN PANGADEGAN VILLAGE, SUMEDANG REGENCY Andriyani Risma Sanggul; Frisca Angreni
HelFin Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Vokasi Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/helfin.v3i1.6421

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak yang terjadi akibat interaksi berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berkaitan dengan kejadian stunting pada balita yang berdomisili di Desa Pangadegan. Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional) dan dilaksanakan pada bulan Mei 2023. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian kuesioner oleh responden serta pemeriksaan antropometri pada balita, yang meliputi pengukuran tinggi dan berat badan. Responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan total sampel sebanyak 170 orang. Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan bahwa kualitas air minum (p = 0,002), ketersediaan fasilitas limbah (p = 0,003), kadar hemoglobin ibu saat hamil (p = 0,002), asupan nutrisi ibu selama kehamilan (p = 0,005), riwayat berat badan lahir rendah (BBLR) (p = 0,0001), pemberian ASI eksklusif (p = 0,0001), serta penyakit infeksi (p = 0,0001) memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian stunting. Faktor-faktor tersebut berpotensi menjadi determinan penting dalam upaya pencegahan stunting pada anak.