Alexius Andiwatir
Program Studi Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas San Pedro

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pola Asuh Orang Tua Dalam Meningkatkan Komunikasi Pada Anak Autis Di SLB Negeri Kota Kupang Alexius Andiwatir; Florianus Aloysius Nay; Rudobertus Talan
Journal on Education Vol 6 No 2 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i2.5244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pola asuh orang tua dalam meningkatkan komunikasi pada anak autis di SLBN Kota Kupang. Subjek penelitian ini terdiri dari empat orang tua berusia 33-53 tahun yang memiliki anak autis di SLBN Kota Kupang. Penelitian menggunakan teknik analisis data deskripstif kualitatif dan teknik penggumpulan data adalah wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa sebagian besar subjek pada awalnya tidak menerima keadaan anak yang mengalami autis, namun seiring berjalannya waktu mulai terbuka dan dapat menerima keadaan anak. Sebagian besar subjek memiliki waktu untuk anak dan sering menghabiskan waktu dengan anak untuk meningkatkan komunikasi seperti subjek tiga dan empat, namun sebagian besar juga subjek memiliki durasi yang cukup singkat dengan anaknya karena menghbiskan waktunya untuk kesibukannya seperti subjek satu dan dua. Penelitian ini juga menunjukan bahwa anak autis memiliki hambatan dalam berbicara dan berkomunikasi, terlambatnya bahasa juga merupakan ciri-ciri yang menonjol yang selalu dimiliki oleh anak autis.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Oeltua melalui Peternakan Puyuh Berbasis EM4 dalam Mendukung Masyarakat Anak Bebas Stunting Sipora Petronela Telnoni; Alexius Andiwatir; Hory Iramaya Dilak; Timoteus Ajito
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2023): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.9.3.333-342

Abstract

Stunting is a child health problem caused by a child's failure to grow according to the child'sgrowthstandards. Stunting can be prevented by consuming animal protein such as eggs and meat. Animal protein contains essential amino acids needed for children's growth. Oeltua Village, Kupang, has a low per capita income value, which has an impact on the community's nutritional intake being unbalanced and resulting in children having the potential to be stunted and stunted. Quail farming can provide people's animal food needs in eggs and meat. EM4-based quail farming can provide food sources of animal protein quantity and quality. PAR method was used in the empowerment; PAR method involves education and data collection on stunting, practice, assistance in raising quail using EM4, monitoring and evaluating quail production. The empowerment socialization was attended by 92% of mothers with toddlers, 5% of fathers accompanying mothers, and 3% of productive women. The health conditions were seven male and 14 female toddlers with the potential to be stunded; 4 male and three female toddlers were stunted. Quail egg production showed increased production in monitoring I‒VIII (27‒224). Egg production is 2‒5 days/house, and the average is 75‒135 months/house to fulfil children's protein needs. EM4-based quail farming can be implemented in the Oeltua Village community. Toddlers need a nutritional intake of animal protein, which can be fulfilled by consuming quail eggs to reduce the potential and incidence of stunting.