Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH BENTUK BENDA UJI TERHADAP KUAT TEKAN BETON PADA MATERIAL LOKAL Andika, Yusverison; Buyung, Suriano; Ola, Johanes Eudes
Jurnal Karkasa Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Karkasa - Juli 2024
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jkar.v10i1.799

Abstract

Beton merupakan salah satu bentuk material konstruksi yang sudah umum digunakan, akan tetapi dalam pelaksanaan untuk mendapatkan mutu yang direncanakan sangatlah susah, karena sangat dipengaruhi berbagai macam hal. Selain kondisi material agregat halus dan kasar juga metode pelaksanaan pencampurannya akan mempengaruhi mutu beton itu sendiri. Dalam penelitian ini akan dilakukan pembuatan beton dengan material lokal untuk mutu beton fc’ 21 Mpa dengan benda uji kubus dan silinder serta membandingkan hasil kuat tekan beton diantara keduanya. Dari hasil penelitian didapatkan Nilai kuat tekan beton benda uji kubus lebih tinggi dari benda uji silinder dimana perbandingan antara benda uji silinder dan kubus untuk campuran (1) 0.63 dan campuran (2) 0.65 dan semakin besar kadar semen semakin besar pula nilai perbandingannya.
ANALISIS LIFE CYCLE COST PADA GEDUNG KANTOR BPVP KOTA SORONG Yunita Lidan; Mandela, Wennie; Andika, Yusverison; Murniyasih, Ery
Construction and Material Journal Vol. 6 No. 2 (2024): Construction and Material Journal Vol. 6 No. 2 November 2024
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/cmj.v6i2.6901

Abstract

Building construction requires careful planning and accurate cost estimates. One effective method for calculating costs is the Life Cycle Cost (LCC), which includes the total costs that will be incurred throughout the planned life of the building. Financing consists of planning and construction costs, called initial costs, operational costs, maintenance costs, and demolition costs. This study focuses on the Balai Pelatihan Vokasi dan Produktifitas (BPVP) Sorong City office building, which is undergoing a renovation process. The challenge lies in determining the Life Cycle Cost (LCC) for building maintenance. Analysis of routine and periodic maintenance cost is the method used, with data collected through interviews and data collection from related parties. This study aims to calculate the total cost of the Life Cycle Cost (LCC) and provide recommendations for more efficient cost management in the process. There are four components that underlie the Life Cycle Cost, namely the initial cost or construction cost of Rp.4.703.149.690,60, the operational cost of Rp.128.166.180.245,80, the maintenance cost of Rp.15.698.538.615,10, and the demolition cost of Rp.1.504.632.833.
PEMETAAN SEBARAN KEJADIAN GEMPA BUMI DI PROVINSI PAPUA Andika, Yusverison; Trianggoro Saputro, Imam
JURNAL REKAYASA Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37037/jrftsp.v12i2.147

Abstract

Provinsi Papua merupakan salah satu provinsi di Indonesia timur. Kawasan bagian timur dari Indonesia memang dikenal memiliki tingkat kerawanan gempa yang tinggi. Gempa dengan intensitas rendah sampai tinggi sering terjadi sehingga berpotensi menimbulkan korban jiwa dan juga kerusakan infrastruktur. Oleh karena itu, diperlukan suatu upaya mitigasi untuk mengatasi hal tersebut. Salah satu upaya mitigasi yang dapat dilakukan yaitu membuat suatu pemetaan terhadap sebaran gempa bumi berdasarkan data kejadian di masa lalu. Dengan adanya peta ini bisa menggambarkan konsentrasi aktifitas gempa bumi yang terjadi di Provinsi Papua. Diharapkan peta ini dapat digunakan sebagai upaya mitigasi dalam rangka pengurangan resiko bencana gempa bumi di wilayah Provinsi Papua. Data kejadian gempa bumi yang digunakan untuk peneltian ini yaitu data gempa yang bersumber dari USGS di wilayah Papua Barat pada periode 1964-2021. Analisis terhadap gempa dilakukan dengan cari declustering yaitu memisahkan antara gempa utama (mainshock) dan gempa susulan (aftershock) yang terjadi. Pemetaan sebaran lokasi gempa dilakukan menggunakan dua klasifikasi yaitu berdasarkan besarnya magnitudo gempa dan kedalaman terhadap pusat gempa bumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pada kurun waktu 1964-2021 di Provinsi Papua jumlah kejadian gempa bumi adalah berjumlah 6713 kejadian. Jumlah gempa utama (main shock) yang diperoleh dari hasil analisis declustering adalah 3904 kejadian atau sebesar 58.16% dari jumlah total kejadian gempa yang terjadi di Provinsi Papua pada periode waktu 1964-2021. Gempa bumi yang terjadi di wilayah Provinsi Papua didominasi oleh gempa dangkal sehingga sangat berpotensi merusak.
PENGARUH BENTUK BENDA UJI TERHADAP KUAT TEKAN BETON PADA MATERIAL LOKAL Andika, Yusverison; Buyung, Suriano; Ola, Johanes Eudes
Jurnal Karkasa Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Karkasa - Juli 2024
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jkar.v10i1.799

Abstract

Beton merupakan salah satu bentuk material konstruksi yang sudah umum digunakan, akan tetapi dalam pelaksanaan untuk mendapatkan mutu yang direncanakan sangatlah susah, karena sangat dipengaruhi berbagai macam hal. Selain kondisi material agregat halus dan kasar juga metode pelaksanaan pencampurannya akan mempengaruhi mutu beton itu sendiri. Dalam penelitian ini akan dilakukan pembuatan beton dengan material lokal untuk mutu beton fc’ 21 Mpa dengan benda uji kubus dan silinder serta membandingkan hasil kuat tekan beton diantara keduanya. Dari hasil penelitian didapatkan Nilai kuat tekan beton benda uji kubus lebih tinggi dari benda uji silinder dimana perbandingan antara benda uji silinder dan kubus untuk campuran (1) 0.63 dan campuran (2) 0.65 dan semakin besar kadar semen semakin besar pula nilai perbandingannya.