Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Etika Ekonomi dalam Bisnis Digital: Tantangan UMKM di Era Perdagangan Global Frido Evindey Manihuruk; Agustin Tampubolon; Feryanto Nababan; Khairani Alawiyah Matondang
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6561

Abstract

Penelitian ini menggambarkan permasalahan UMKM di era perdagangan global, terutama terkait dominasi dalam perdagangan sosial seperti TikTok Shop. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menerapkan prinsip-prinsip etika ekonomi pada bisnis digital dalam menghadapi tantangan yang dialami oleh UMKM. Analisis deskriptif kualitatif digunakan untuk menggambarkan fenomena tersebut dengan eksplorasi data dari buku-buku dan jurnal di internet untuk mendapatkan gambaran yang faktual dan sistematis. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa TikTok Shop telah mengubah pola konsumsi masyarakat terhadap produk impor murah, yang seringkali tidak memenuhi standar etika ekonomi, termasuk upah yang sangat rendah dan eksploitasi lingkungan. Hal ini menjadi tantangan besar bagi UMKM lokal, yang harus bersaing dalam kondisi pasar yang tidak setara. Digitalisasi, diversifikasi, dan branding, yang didasarkan pada nilai-nilai lokal produk, adalah cara untuk meningkatkan daya saing etis bagi UMKM dengan cara yang tetap beretika secara ekonomi, seperti keadilan bagi pekerja dan kelestarian lingkungan. Kebijakan pemerintah, termasuk pembatasan masuknya produk impor yang tidak beretika dan kampanye cinta produk lokal, penting untuk memberikan insentif bagi UMKM yang mempraktikkan etika ekonomi dan menciptakan ekosistem bisnis digital yang adil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara UMKM, pemerintah, dan platform digital diperlukan untuk membangun perdagangan berbasis etika yang mendukung keberlanjutan dan daya saing produk lokal.
Pengaruh PDB, Investasi Asing Langsung, dan Keterbukaan Perdagangan terhadap Emisi CO₂ di Lima Negara dengan PDB Terbesar Dunia Feryanto Nababan; Armin Rahmansyah Nasution
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8934

Abstract

Peningkatan emisi karbon dioksida (CO₂) akibat aktivitas ekonomi global menjadi perhatian serius dalam agenda pembangunan berkelanjutan internasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita, investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI), dan keterbukaan perdagangan terhadap emisi CO₂ per kapita di lima negara dengan PDB terbesar dunia, yaitu Amerika Serikat, China, Jepang, Jerman, dan India, pada periode 2010–2024. Data sekunder bersumber dari World Bank/World Development Indicators diolah menggunakan regresi data panel. Pemilihan Fixed Effect Model (FEM) sebagai model terpilih didasarkan pada hasil Uji Chow (F = 107,79; prob. 0,0000) dan Uji Hausman (χ2 = 62,52; prob. 0,0000). Uji asumsi klasik menunjukkan model bebas dari multikolinearitas dan heteroskedastisitas. Hasil estimasi FEM menunjukkan bahwa PDB per kapita (koef. −0,000256; prob. 0,0000), FDI (koef. −0,390; prob. 0,001), dan keterbukaan perdagangan (koef. −0,047; prob. 0,008) masing-masing berpengaruh negatif dan signifikan terhadap emisi CO₂ per kapita. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan (F = 482,67; prob. 0,000) dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,978. Temuan ini mendukung Environmental Kuznets Curve (EKC), Pollution Halo Hypothesis, serta dominasi technique effect dan composition effect dalam Trade and Environment Theory. Implikasi kebijakan menekankan pentingnya sinergi antara pertumbuhan ekonomi, arus investasi ramah lingkungan, dan liberalisasi perdagangan berbasis teknologi hijau dalam mendukung transisi energi dan dekarbonisasi global.
DAMPAK MODAL MANUSIA TERHADAP PENGEMBANGAN KOMPETENSI DAN KINERJA SUMBER DAYA MANUSIA DI ERA DIGITAL Raymond Panuturi Siboro; Feryanto Nababan; Zaki Edi saputra; Cristina Manurung; Nasrullah Hidayat; Muhammad Bukhori Dalimunthe
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital menuntut organisasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan modal manusia (human capital). Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak modal manusia terhadap pengembangan kompetensi dan kinerja SDM di era digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi literatur dari publikasi nasional dan internasional yang terbit dalam 10 tahun terakhir, dengan fokus pada variabel pendidikan, pelatihan, pengalaman kerja, literasi digital, kompetensi, dan kinerja SDM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal manusia memiliki pengaruh signifikan terhadap pengembangan kompetensi digital, kemampuan adaptasi teknologi, inovasi kerja, serta peningkatan produktivitas. Organisasi yang berinvestasi pada pengembangan modal manusia melalui pelatihan digital, sertifikasi, dan manajemen talenta cenderung memiliki kinerja SDM yang lebih tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa modal manusia merupakan elemen strategis dalam meningkatkan daya saing organisasi di era digital.Kata kunci: modal manusia, kompetensi digital, kinerja SDM, transformasi digital, literasi digital