Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Faktor-Fakor yang Berhubungan dengan Rendahnya Kunjungan K4 pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Pangkalanbaru Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2022 Kiranti, Gabrilia; Siswanto, Siswanto; Kusmadeni, Deri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14520

Abstract

seorang wanita pada masa kehamilannya yaitu dengan mengamati kesehatan fisik, psikologis, termasuk juga mengamati pertumbuhan dan perkembangansuatu janin serta mempersiapkan proses persalinan dan kelahiran agar ibu sudah siap untuk menghadapi perannya menjadi orang tua baru. Pemeriksaan dan pengawasan pada ibu hamil spenting untuk dilakukan dengan teratur. Hal ini untuk mempersiapkan sebaik mungkin fisik serta mental seorang ibu dan anak yang sehat. Selain itu juga berfungsi untuk mendeteksi dini jika adanya komplikasi, tanda-tanda bahaya, penyakit serta kelainan yang biasa di derita oleh ibu hamil sehingga peristiwa tersebut dapat diminimalisir. Dengan demikian angka kematian ibu dan bayi dapat berkurang karena sudah di lakukan pemeriksaan dengan teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan rendahnya kunjungan K4 pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pangkalan Baru tahun 2022. Jenis penelitian pada penelitian ini yaitu dengan metode kuantitatif dan menggunakan desain penelitian ini menggunakan Desain Cross Sectional. Populasi dan sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu populasi sebanyak 613 ibu hamil dan sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 93 ibu hamil yang ada di lingkungan kerja puskesmas pangkalanbaru. Berdasarkan hasil uji bivariat dapat dilihat bahwa adanya hubungan yang signifitan antara pengetahuan (p : 0,000), Sikap (p : 0,006), dan Dukungan Suami (p: 0,000) terhadap redahnya kunjungan K4 Ibu Hamil di Wilayah Kerja Pusksesmas Pangkalanbaru. Serta tidak ada hubungan signifikan yaitu pada variabel paritas (p : 0,617) dan Pendidikan (p : 0,236). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu adanya hubungan antara rendahnya kunjungan K4 di puskesmas pangkalanbaru dengan pengetahun, sikap dan dukungan suami. Sedangkan faktor yang tidak berhubungan dengan kunjungan K4 di Puskesmas Pangkalanbaru yaitu paritas dan pendidikan.
Hubungan Pola Asuh Ibu dengan Kejadian Stunting pada Balita Wilayah Kerja Puskesmas Rias 2022 Lestari, Ewi; Kusmadeni, Deri; Sutinbuk, Dedek
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v8i3.306

Abstract

Stunting dapat mengancam bagi masa depan anak-anak di Indonesia karena menyebabkan terjadinya penurunan pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Kejadian Stunting pada balita berhubungan dengan peran orang tua terutama ibu dalam keluarga seperti praktik pemberian makan, rangsangan psikososial, praktik kebersihan diri, sanitasi lingkungan, dan pemanfaatan pelayanan kesehatan. Penelitan ini untuk mengetahui hubungan pola asuh ibu dengan kejadian Stunting pada balita usia 0-59 bulan di wilayah kerja puskesmas Rias kecamatan Toboali kabupaten Bangka Selatan tahun 2022. Penelitian ini menggunakan desain studi Case Control yang memiliki populasi kasus 137 balita Stunting dan populasi kontrol 998 balita tidak Stunting dengan sampel kasus 60 balita Stunting dan sampel kontrol 60 balita tidak Stunting. Pengambilan sampel ini menggunakan teknik Simple Random Sampling. Penelitian menunjukan hubungan pola asuh ibu dengan kejadian Stunting pada balita usia 0-59 bulan di wilayah kerja puskesmas Rias adalah praktik pemberian makan p(0,000), rangsangan psikososial p(0,000), praktik kebersihan diri p(0,000), sanitasi lingkungan p(0,000), dan pemanfaatan pelayanan kesehatan p(0,006). Ada hubungan yang bermakna antara pola asuh ibu berdasarkan praktik pemberian makan, rangsangan psikososial, praktik kebersihan diri, sanitasi lingkungan, dan pemanfaatan pelayanan kesehatan.  
Analisis Transformasi Digital BPJS Kesehatan dalam Mendukung Mutu Layanan Jaminan Kesehatan Nasional Renny, Renny; Harmendo, Harmendo; Kusmadeni, Deri
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.3142

Abstract

Fokus Utama BPJS Kesehatan tahun 2023 yaitu Peningkatan kualitas layanan oleh internal dan ekosistem JKN melalui inovasi serta digitalisasi, peningkatan perluasan peserta menuju cakupan peserta, menjaga kesinambungan finansial JKN, peningkatan engagement pemangku kepentingan dan penguatan komunikasi organisasi serta peningkatan kapabilitas badan dalam menyelenggarakan program JKN. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pelaksanaan Transformasi Digital BPJS Kesehatan dalam Mendukung Mutu Layanan Jaminan Kesehatan Nasional. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif deskriptif eksploratif yang dilakukan dengan cara pengumpulan data wawancara mendalam terhadap 5 informan utama dan 3 informan triangulasi untuk memberikan gambaran tentang Analisis Transformasi Digital BPJS Kesehatan Dalam Mendukung Mutu Layanan Jaminan Kesehatan Nasional di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang. Hasil penelitian bahwa kesiapan pegawai dalam menerapkan Mobile JKN sudah semua siap namun belum semua. Keterampilan dan skill pegawai belum semua berjalan baik. Pelayanan yang sudah diberikan Sudah cukup baik terbukti dari pelayanan yang diberikan cepat dan tepat. Sarana prasarana masih kurang dan butuh pengembangan lagi agar berjalan dengan baik sehingga belum bisa maksimal. Kesimpulan Transformasi Digital di RSUD Depati Hamzah di Kota Pangkalpinang belum cukup optimal sehingga masih adanya penumpukan serta keluhan pasien dikarenakan hambatan yang terdapat di RSUD Depati Hamzah yaitu skill petugas dan kuantiti sarana prasarana.
Analisis Manajemen Stres Kerja pada Tenaga Kesehatan Lestari, Sindi; Fajrianti, Gita; Kusmadeni, Deri
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.3451

Abstract

Stres pada umumnya terjadi karena adanya ketegangan yang berpengaruh terhadap emosi, proses berfikir dan kondisi fisik seseorang dipicu tidak kenyamanan diri terhadap yang ada disekitar. Stres kerja adalah akibat dari pekerjaan yang tinggi yang tidak didukung dengan lingkungan kerja yang baik dan kondusif. Berdasarkan data kunjungan di Puskesmas Sungailiat dari tahun 2020 sampai dengan 2023 bahwa jumlah pasien yang di Puskesmas Sungailiat terjadi peningkatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis manajemen stres pada pegawai di Puskesmas Sungailiat Kabupaten Bangka tahun 2023. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Sungailiat Kabupaten Bangka. Penelitian ini akan dilaksanakan pada November 2023. Informan dalam penelitian ini terdiri dari sembilan informan yakni, empat sebagai informan triangulasi dan lima sebagai informan utama. Teknik pengumpulan data yang digunakan dapat berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian dengan wawancara mendalam penelitian maka dapat diketahui bahwa dalam melakukan manajemen stres berdasarkan faktor lingkungan yaitu gaji yang dikurangi. Faktor organisasi yaitu pertentangan tugas-tugas. Berdasarkan faktor individual yaitu kondisi keuangan yang dapat menyebabkan stres kerja pada tenaga kesehatan di Puskesmas Sungailiat. Kesimpulan manajemen stress pada pegawai di Puskesmas Sungailiat Kabupaten Bangka tahun 2023 sudah bberjalan dengan optimal.
ANALYSIS OF RHODAMIN B AND METHANYL YELLOW IN SCHOOL CANTEEN SNACKS IN THE SELINDUNG HEALTH CENTER AREA OF PANGKALPINANG CITY IN 2024 Puspitasari, Puteri; Kurrohman, Taufik; Kusmadeni, Deri
HEARTY Vol 13 No 6 (2025): DESEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v13i6.17846

Abstract

The Government of Indonesia through the Regulation of the Minister of Health (Permenkes) No.239/Menkes/Per/V/85 stipulates 30 dangerous dyes. Rhodamin B and Methanyl Yellow are among the dyes that are declared as dangerous dyes and are prohibited from being used in food products. Illegal food additives such as Methanyl yellow and Rhodamin B dyes are able to attract buyers' eyes. The location of this research was carried out in the Canteen of SDN 6, SDN 22, Pangkalpinang, and SMPN 7 Pangkalpinang, the researcher sampled snacks with the School Canteen at the Tahfizh al-Quran Attauhid Islamic Foundation, namely SD Islam Tahfizh al-quran Attauhid and SMP Santo Paulus Pangkalpinang which is one of the Private Schools that are members of Kindergarten, Elementary School and Junior High School in Gabek District. The current situation of school canteens in the city of Pangkalpinang is still found with several colorful canteen snacks such as packaged ice, food skewered with snack skewers, instant drinks, packaged snacks and instant noodles. This assessment aims to find out Rhodamin B and Methanyl Yellow in the School Canteen Snacks of the Selindung Health Center Work Area, Pangkalpinang City. This research method is an experimental method by conducting an examination of snack food samples at the Bangka Regency Health Laboratory with a sample of 20 samples consisting of 12 food samples, 8 beverage samples spread across 3 elementary schools and 2 junior high schools in the Selindung Health Center working area. From the results of the examination of the Bangka Regency Health Laboratory, 20 samples consisting of 12 food samples and 8 beverage samples, all of which were found to be harmful Dyes, namely Rhodamin B and Methanyl Yellow. There is no content of Rhodamin B and Methanyl Yellow in School canteen snacks in the work area of the Selindung Health Center, Pangkalpinang City and is safe for consumption.