Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Strategi Pengamanan Personel dalam Menghadapi Potensi Ancaman Radikalisme Terhadap Prajurit Paspampres Rahmat Adi Anggoro; Ahmad G. Dohamid; Mhd. Halkis
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i2.5813

Abstract

Abstrak Penyebaran ajaran radikalisme menjadi isu yang terus menarik diperbincangkan terlebih dengan adanya data yang menyebut bahwa sebesar 3% prajurit TNI terpapar paham radikalisme. Sebuah kajian dalam tulisan ini menyoroti bagaimana radikalisme dapat merambah ke lingkungan aparat Negara termasuk Paspampres melalui berbagai saluran termasuk media sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan bertujuan untuk menganalisis pentingnya pengamanan personel Paspampres dalam menghadapi potensi ancaman radikalisme terhadap prajurit. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Paspampres memiliki resiko terpapar ideologi radikal karena faktor internal maupun eksternal. Kondisi ini semakin beresiko apabila prajurit Paspampres menggunakan keterampilan militer untuk mendukung paham radikal. Untuk itu, dibutuhkan strategi pengamanan yang komprehensif dan terintegrasi dalam menghadapi potensi ancaman radikalisme di lingkungan Paspampres melalui tiga pendekatan utama yaitu preventif, edukatif, dan responsif. Pencegahan menjadi fokus utama dengan pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kesadaran serta respons yang cepat terhadap situasi yang muncul. Kata Kunci: Strategi, Pengamanan, Paspampres, Radikalisme
Peran Komponen Cadangan Dalam Pencegahan Terorisme Sebagai Ancaman Perang Asimetris Bela Ardila; Ari Pitoyo Sumarno; Ahmad G. Dohamid
Jurnal Kewarganegaraan Vol 8 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v8i1.6214

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas peran komponen cadangan dalam upaya pencegahan terorisme sebagai implementasi dari konsep Bela Negara. Cadangan dalam konteks ini mencakup unsur-unsur seperti pasukan cadangan, sumber daya manusia terlatih, dan infrastruktur yang mendukung keamanan nasional. Penelitian ini menggali strategi dan taktik yang dapat diterapkan oleh komponen cadangan dalam mendeteksi, mencegah, dan merespons ancaman terorisme. Penelitian ini akan menggunakan teori pertahanan nasional serta konsep peperangan asimetris. Melalui analisis ini, penelitian ini bertujuan untuk menyediakan panduan praktis bagi pihak-pihak terkait dalam memperkuat pertahanan negara dari ancaman terorisme serta memperkuat semangat dan kesadaran Bela Negara di kalangan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi pustaka dan analisis kebijakan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam membangun ketangguhan nasional dalam menghadapi tantangan terorisme. Kata Kunci: Ancaman, Komponen Cadangan, Perang Asimetris, Terorisme Abstract This research discusses the role of reserve components in terrorism prevention efforts as an implementation of the concept of State Defense. The reserve in this context includes elements such as reserve forces, trained human resources, and infrastructure that support national security. This research explores strategies and tactics that can be applied by reserve components in detecting, preventing, and responding to terrorism threats. This research will use national defense theory as well as the concept of asymmetric warfare. Through this analysis, this research aims to provide practical guidance for relevant parties in strengthening national defense from the threat of terrorism as well as strengthening the spirit and awareness of State Defense among the public. The research methods used include literature study and policy analysis. The result of this research is expected to give positive contribution in building national resilience in facing terrorism challenges. Keywords: Asymmetric Warfare, Reserve Component, Terrorism, Threat
Strategi Pengamanan Personel dalam Menghadapi Potensi Ancaman Radikalisme Terhadap Prajurit Paspampres Rahmat Adi Anggoro; Ahmad G. Dohamid; Mhd. Halkis
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i2.5813

Abstract

Abstrak Penyebaran ajaran radikalisme menjadi isu yang terus menarik diperbincangkan terlebih dengan adanya data yang menyebut bahwa sebesar 3% prajurit TNI terpapar paham radikalisme. Sebuah kajian dalam tulisan ini menyoroti bagaimana radikalisme dapat merambah ke lingkungan aparat Negara termasuk Paspampres melalui berbagai saluran termasuk media sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan bertujuan untuk menganalisis pentingnya pengamanan personel Paspampres dalam menghadapi potensi ancaman radikalisme terhadap prajurit. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Paspampres memiliki resiko terpapar ideologi radikal karena faktor internal maupun eksternal. Kondisi ini semakin beresiko apabila prajurit Paspampres menggunakan keterampilan militer untuk mendukung paham radikal. Untuk itu, dibutuhkan strategi pengamanan yang komprehensif dan terintegrasi dalam menghadapi potensi ancaman radikalisme di lingkungan Paspampres melalui tiga pendekatan utama yaitu preventif, edukatif, dan responsif. Pencegahan menjadi fokus utama dengan pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kesadaran serta respons yang cepat terhadap situasi yang muncul. Kata Kunci: Strategi, Pengamanan, Paspampres, Radikalisme
Peran Komponen Cadangan Dalam Pencegahan Terorisme Sebagai Ancaman Perang Asimetris Bela Ardila; Ari Pitoyo Sumarno; Ahmad G. Dohamid
Jurnal Kewarganegaraan Vol 8 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v8i1.6214

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas peran komponen cadangan dalam upaya pencegahan terorisme sebagai implementasi dari konsep Bela Negara. Cadangan dalam konteks ini mencakup unsur-unsur seperti pasukan cadangan, sumber daya manusia terlatih, dan infrastruktur yang mendukung keamanan nasional. Penelitian ini menggali strategi dan taktik yang dapat diterapkan oleh komponen cadangan dalam mendeteksi, mencegah, dan merespons ancaman terorisme. Penelitian ini akan menggunakan teori pertahanan nasional serta konsep peperangan asimetris. Melalui analisis ini, penelitian ini bertujuan untuk menyediakan panduan praktis bagi pihak-pihak terkait dalam memperkuat pertahanan negara dari ancaman terorisme serta memperkuat semangat dan kesadaran Bela Negara di kalangan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi pustaka dan analisis kebijakan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam membangun ketangguhan nasional dalam menghadapi tantangan terorisme. Kata Kunci: Ancaman, Komponen Cadangan, Perang Asimetris, Terorisme Abstract This research discusses the role of reserve components in terrorism prevention efforts as an implementation of the concept of State Defense. The reserve in this context includes elements such as reserve forces, trained human resources, and infrastructure that support national security. This research explores strategies and tactics that can be applied by reserve components in detecting, preventing, and responding to terrorism threats. This research will use national defense theory as well as the concept of asymmetric warfare. Through this analysis, this research aims to provide practical guidance for relevant parties in strengthening national defense from the threat of terrorism as well as strengthening the spirit and awareness of State Defense among the public. The research methods used include literature study and policy analysis. The result of this research is expected to give positive contribution in building national resilience in facing terrorism challenges. Keywords: Asymmetric Warfare, Reserve Component, Terrorism, Threat
Propaganda Radikal sebagai Instrumen Political Warfare di Era Digital dan Tantangan Keamanan Nasional Indonesia Hizkia Dicken Dirgantara; Agus H Sulistiyono Reksoprodjo; Bambang Utomo; Ahmad G. Dohamid
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8875

Abstract

Penelitian ini menganalisis penggunaan propaganda radikal sebagai alat dalam peperangan politik di era globalisasi digital dan dampaknya terhadap keamanan nasional Indonesia. Sejak insiden Bom Bali 2002, pemerintah Indonesia semakin serius menghadapi ancaman terorisme yang berbasis pada paham radikal. Kelompok teroris memanfaatkan teknologi untuk propaganda dan perekrutan, yang mengancam eksistensi Pancasila sebagai ideologi negara serta pemerintahan yang memimpin berjalannya negara Indonesia. Penyebaran paham radikalisme berbasis kekerasan tidak hanya membahayakan kehidupan masyarakat, tetapi juga legitimasasi politik pemerintah Indonesia. Temuan menunjukkan bahwa kelompok radikal berusaha merusak integritas Pancasila dengan mempergunakan isu sosial dan ekonomi untuk mendapatkan dukungan, yang berpotensi merubah status quo di Indonesia.