Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Efektivitas Penerapan Video Edukasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Tentang Hipertensi Di UPT Puskesmas Sungai Iliran Vera Dadeska; Suci Amin; Rahmaniza Rahmaniza
Sains Medisina Vol 4 No 4 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i4.1040

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang hipertensi, termasuk faktor risiko, pencegahan, dan pengelolaannya, menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya prevalensi penyakit ini. Edukasi yang efektif sangat diperlukan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat guna mencegah dan mengendalikan hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan video edukasi terhadap pengetahuan hipertensi di UPT Puskesmas Sungai Iliran. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental dengan pendekatan pre-test dan post-test pada 16 responden yang dipilih dengan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan hipertensi yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi berupa video edukasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan setelah diberikan video edukasi, dengan hasil analisis statistik dengan nilai prevalensi didapatkan hasil p value 0,00 < 0,005. Hal ini membuktikan bahwa penerapan video edukasi efektif untuk meningkatkan pengetahuan tentang hipertensi. Oleh karena itu, penggunaan video edukasi dapat menjadi salah satu strategi yang efektif dalam program edukasi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai hipertensi.
Pengaruh Edukasi Keluarga Terhadap Tingkat Pengetahuan Orang Tua Pada Pasien Hiperbilirubin Di Ruangan SCN Rsia Zainab Tahun 2025 Fini Andrika; Suci Amin; Ahmad Redho; Arya Ramadia
Sains Medisina Vol 4 No 4 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i4.1044

Abstract

Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat jumlah kematian neonatal tahun 2022 sebanyak 416 kasus, yang menjadi penyebab kematian neonatal di antaranya hiperbilirubin sebanyak 13,1%. Data yang diperoleh dari ruang perina RSIA Zainab Kota Pekanbaru menunjukkan jumlah kejadian hiperbilirubin pada neonatus tahun 2023 sebanyak 398 dari 912 bayi yang dirawat karena hiperbilirubin. Pengetahuan dan tindakan yang kurang pada ibu menyebabkan penanganan ikterus pada neonatus menjadi lebih lambat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi keluarga terhadap tingkat pengetahuan orang tua pada pasien hiperbilirubin di Ruang SCN Rumah Sakit Ibu dan Anak Zainab. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi-experiment dengan rancangan one-group test and post test. Penelitian ini dilakukan di Ruang SCN Rumah Sakit Ibu dan Anak Zainab Kota Pekanbaru. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua yang bayinya dirawat di Ruangan SCN dengan hiperbilirubin pada bulan Juli–Oktober, dengan jumlah 40 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling sebanyak 22 orang . Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Data diolah dan dianalisis secara univariat dengan distribusi frekuensi dan secara bivariat dengan uji Wilcoxon pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menemukan bahwa sebelum diberikan edukasi sebanyak 50,0% orang tua bayi berpengetahuan rendah, sesudah diberikan diberikan edukasi, sebanyak 77,3% berpengetahuan baik. Terdapat pengaruh edukasi keluarga terhadap tingkat pengetahuan orang tua pada pasien hiperbilirubin. (p=0,000). Kesimpulan penelitian adalah terdapat  pengaruh edukasi keluarga terhadap tingkat pengetahuan orang tua pada pasien hiperbilirubin di Ruangan SCN Rumah Sakit Ibu dan Anak Zainab. Disarankan kepada manajemen RSIA ZAINAB Kota Pekanbaru untuk  membuat program edukasi tentang  hiperbilirubin terhadap ibu yang akan bersalin sehingga ibu bayi dapat melakukan upaya pencegahan dan  penanganan yang tepat pada bayi yang mengalami hiperbilirubin.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kualitas Hidup Pasien Hemodialisis Di Ruangan HD RS Awalbros A Yani Pekanbaru Miki Sepriadi; Rifa Yanti; Suci Amin; Ahmad Redho
Sains Medisina Vol 4 No 4 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i4.1055

Abstract

Kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis cukup menarik perhatian bagi profesional kesehatan, karena masalah kualitas hidup menjadi sangat penting dalam pemberian layanan keperawatan yang menyeluruh bagi pasien, dengan harapan pasien dapat menjalani hemodialisa dan mampu bertahan hidup walau dengan bantuan mesin dialisat. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pada pasien yang menjalani hemodialisa. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Awal Bros A Yani , dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik non probability sampling dengan pendekatan purposive sampling sebanyak 62 pasien. Hasil analisi menggunakan uji correlation person-spearman’s, uji regresi linear, uji maan whitney dan uji kruskal wallis test. Menunjukan adanya hubungan bermakna antara kadar hemoglobin dengan kualitas hidup responden yang menjalani hemodialisa (p value 0,000) dan hubungan yang kuat (r = 0,647) nilai r menunjukkan semakin tinggi kadar Hb semakin tinggi nilai kualitas hidup. Besaran koefisien determinasi (R Square) hb adalah 38,7 % Hb berarti 38,7% Hb menentukan nilai kualitas hidup responden yang menjalani hemodialisa, sisahnya 61,3 % ditentukan faktor lain. Pada persamaan garis regresi linear sederhana, nilainya sebesar (6,339 Hb) artinya bahwa setiap penurunan kadar Hb 1% maka nilai kualitas hidup responden akan menurun sebesar 6,339 Hb. Tidak terdapat hubungan bermakna antara usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, dan lama menjalani hemodialisa. Hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagi perawat hemodialisa dalam memberikan asuhan keperawatan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien yang menjalani hemodialisis dan memberikan edukasi, dorongan motivasi pada pasien yang menjalani hemodialisis.
The Effect of Dhikr Therapy on Anxiety Levels in the Elderly at UPT PSTW husnul Khotimah, Riau Province Nurdian Sasmita; Suci Amin; Tengku Isni Yuli Lestari Putri; Rahmaniza Rahmaniza
INDOGENIUS Vol 5 No 2 (2026): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v5i2.1034

Abstract

Background & Objective: Anxiety is a common psychological problem among the elderly that can reduce quality of life if left unmanaged. Dhikr therapy is a non-pharmacological spiritual intervention that may help alleviate anxiety. Methode: This study aimed to determine the effect of dhikr therapy on anxiety levels among elderly individuals at UPT PSTW Husnul Khotimah, Riau Province. A quantitative pre-experimental one-group pretest–posttest design was used with 61 elderly respondents selected through purposive sampling. Anxiety levels were measured using the Indonesian version of the Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS). Dhikr therapy was administered for three consecutive days, and data were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test. Result: The results showed a significant reduction in anxiety levels after the intervention (p < 0.05). Conclusion: In conclusion, dhikr therapy is effective in reducing anxiety among the elderly and can be applied as a non-pharmacological nursing intervention in elderly care settings.
Hubungan Kualitas Pelayanan dengan Kepuasan Pasien Medical Check Up (MCU) Choirunnisa Choirunnisa; Suci Amin; Dilgu Meri; Rifa Yanti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1353

Abstract

Kualitas pelayanan kesehatan merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi tingkat kepuasan pasien terhadap layanan rumah sakit. Dalam kondisi persaingan fasilitas kesehatan yang semakin meningkat, rumah sakit dituntut untuk memberikan pelayanan yang berorientasi pada pasien serta mampu memenuhi kebutuhan dan harapan mereka secara optimal. Medical Check Up (MCU) sebagai layanan kesehatan preventif tidak hanya dinilai dari jumlah kunjungan pasien, tetapi juga dari sejauh mana pasien merasa puas terhadap mutu pelayanan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien pada unit MCU di Rumah Sakit Bakti Timah Karimun. Penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian berjumlah 109 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner kualitas pelayanan dan kepuasan pasien, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden menilai kualitas pelayanan dalam kategori baik (78%) dan menyatakan tingkat kepuasan sangat puas (74,3%). Hasil analisis uji validitas menggunakan korelasi  pearson product moment, menunjukkan bahwa nilai r hitung > r tabel (0,374), dan  hasil  uji reliabilitas menunjukkan bahwa kuesioner Kualitas Pelayanan MCU memiliki koefisien reliabilitas sebesar 0,873 > 0,6, sementara kuesioner kepuasan pasien MCU memperoleh koefisien reliabilitas sebesar 0,895 > 0,6. Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan dan kepuasan pasien (p = 0,001 < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan berkontribusi terhadap meningkatnya kepuasan pasien.
Pengaruh Penyuluhan Manajemen Nyeri terhadap Pengetahuan Siswi yang Mengalami Dismenore di Madrasah Tsanawiyah Bustanul Ulum Pekanbaru Cindy Nur Fadilah; Fitra Mayenti; Ahmad Redho; Suci Amin
Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Vol. 15 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jab.v15i1.1045

Abstract

Dysmenorrhea is the most common menstrual disorder experienced by adolescent girls and is characterized by pain in the lower abdomen that can interfere with learning activities, concentration, and quality of life. This study aimed to determine the effect of pain management counseling on the level of knowledge among female students experiencing dysmenorrhea at MTs Bustanul Ulum Pekanbaru.This study employed a quantitative method with a quasi experimental design using a one-group pre-test and post-test approach. The sample consisted of 102 female students, selected using cluster sampling technique. The instrument used was a menstrual pain management knowledge questionnaire administered before and after the counseling. Data analysis was conducted using the Wilcoxon Signed Rank Test.The results showed that the majority of respondents were 14 years old, totaling 50 respondents (49.0%). Before the counseling, 71 respondents (69.6%) had a good level of knowledge, while after the counseling, 96 respondents (94.1%) had a good level of knowledge. The statistical test results indicated a p-value of 0.000 < 0.05, which means that there is a significant effect of pain management counseling on the knowledge level of female students experiencing dysmenorrhea at MTs Bustanul Ulum Pekanbaru