p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sains Medisina
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Penerapan Video Edukasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Tentang Hipertensi Di UPT Puskesmas Sungai Iliran Vera Dadeska; Suci Amin; Rahmaniza Rahmaniza
Sains Medisina Vol 4 No 4 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i4.1040

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang hipertensi, termasuk faktor risiko, pencegahan, dan pengelolaannya, menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya prevalensi penyakit ini. Edukasi yang efektif sangat diperlukan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat guna mencegah dan mengendalikan hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan video edukasi terhadap pengetahuan hipertensi di UPT Puskesmas Sungai Iliran. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental dengan pendekatan pre-test dan post-test pada 16 responden yang dipilih dengan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan hipertensi yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi berupa video edukasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan setelah diberikan video edukasi, dengan hasil analisis statistik dengan nilai prevalensi didapatkan hasil p value 0,00 < 0,005. Hal ini membuktikan bahwa penerapan video edukasi efektif untuk meningkatkan pengetahuan tentang hipertensi. Oleh karena itu, penggunaan video edukasi dapat menjadi salah satu strategi yang efektif dalam program edukasi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai hipertensi.
Pengaruh Edukasi Keluarga Terhadap Tingkat Pengetahuan Orang Tua Pada Pasien Hiperbilirubin Di Ruangan SCN Rsia Zainab Tahun 2025 Fini Andrika; Suci Amin; Ahmad Redho; Arya Ramadia
Sains Medisina Vol 4 No 4 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i4.1044

Abstract

Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat jumlah kematian neonatal tahun 2022 sebanyak 416 kasus, yang menjadi penyebab kematian neonatal di antaranya hiperbilirubin sebanyak 13,1%. Data yang diperoleh dari ruang perina RSIA Zainab Kota Pekanbaru menunjukkan jumlah kejadian hiperbilirubin pada neonatus tahun 2023 sebanyak 398 dari 912 bayi yang dirawat karena hiperbilirubin. Pengetahuan dan tindakan yang kurang pada ibu menyebabkan penanganan ikterus pada neonatus menjadi lebih lambat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi keluarga terhadap tingkat pengetahuan orang tua pada pasien hiperbilirubin di Ruang SCN Rumah Sakit Ibu dan Anak Zainab. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi-experiment dengan rancangan one-group test and post test. Penelitian ini dilakukan di Ruang SCN Rumah Sakit Ibu dan Anak Zainab Kota Pekanbaru. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua yang bayinya dirawat di Ruangan SCN dengan hiperbilirubin pada bulan Juli–Oktober, dengan jumlah 40 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling sebanyak 22 orang . Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Data diolah dan dianalisis secara univariat dengan distribusi frekuensi dan secara bivariat dengan uji Wilcoxon pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menemukan bahwa sebelum diberikan edukasi sebanyak 50,0% orang tua bayi berpengetahuan rendah, sesudah diberikan diberikan edukasi, sebanyak 77,3% berpengetahuan baik. Terdapat pengaruh edukasi keluarga terhadap tingkat pengetahuan orang tua pada pasien hiperbilirubin. (p=0,000). Kesimpulan penelitian adalah terdapat  pengaruh edukasi keluarga terhadap tingkat pengetahuan orang tua pada pasien hiperbilirubin di Ruangan SCN Rumah Sakit Ibu dan Anak Zainab. Disarankan kepada manajemen RSIA ZAINAB Kota Pekanbaru untuk  membuat program edukasi tentang  hiperbilirubin terhadap ibu yang akan bersalin sehingga ibu bayi dapat melakukan upaya pencegahan dan  penanganan yang tepat pada bayi yang mengalami hiperbilirubin.