Muhammad Ilyas
Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Pendidikan Islam Di Era Globalisasi Dan Teknologi: Tantangan Dan Solusi Muhammad Ilyas; Sukari
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2024): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/sbxme815

Abstract

The transformation of Islamic education in the era of globalization and the development of information technology has become an urgent need to remain relevant to changing times. Globalization brings challenges such as information transparency, cultural plurality, and increasingly fierce global competition. Meanwhile, information technology presents significant opportunities to expand access to education, improve the quality of learning, and introduce innovation in teaching methods. Islamic education serves not only as a means of transmitting religious values ​​but also as a strategic medium for shaping a generation with faith, noble character, and 21st-century skills. Integrating technology into the learning process is a key step, where technology acts as an interactive medium that can increase learning effectiveness while enriching students' learning experiences. The study revealed that the main challenges in the transformation of Islamic education include the gap in technology access between educational institutions, low digital literacy among both educators and students, limited supporting infrastructure, and a curriculum that is not yet fully adapted to global needs. However, on the other hand, emerging opportunities include the ability to utilize technology for online learning, the development of digital literacy, and the strengthening of multicultural education relevant to the context of a pluralistic global society. As a solution, concrete strategies are needed in the form of formulating an adaptive curriculum, intensive training for educators in the use of technology, providing adequate digital infrastructure, and internalizing multicultural values ​​based on Islamic teachings. Abstrak Transformasi pendidikan Islam di era globalisasi dan perkembangan teknologi informasi menjadi suatu kebutuhan mendesak agar tetap relevan dengan perubahan zaman. Globalisasi membawa tantangan berupa keterbukaan informasi, pluralitas budaya, serta kompetisi global yang semakin ketat. Sementara itu, teknologi informasi menghadirkan peluang besar dalam memperluas akses pendidikan, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan menghadirkan inovasi dalam metode pengajaran. Pendidikan Islam tidak hanya berfungsi sebagai sarana pewarisan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga sebagai media strategis untuk membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki keterampilan abad ke-21. Integrasi teknologi dalam proses pembelajaran menjadi langkah utama, di mana teknologi berperan sebagai medium interaktif yang mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran sekaligus memperkaya pengalaman belajar peserta didik. Hasil kajian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam transformasi pendidikan Islam mencakup kesenjangan akses teknologi antara lembaga pendidikan, rendahnya literasi digital di kalangan pendidik maupun peserta didik, keterbatasan infrastruktur pendukung, serta kurikulum yang belum sepenuhnya adaptif dengan kebutuhan global. Namun, di sisi lain, peluang yang muncul antara lain kemampuan memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran daring, pengembangan literasi digital, serta penguatan pendidikan multikultural yang relevan dengan konteks masyarakat global yang plural. Sebagai solusi, dibutuhkan strategi konkret berupa perumusan kurikulum adaptif, pelatihan intensif bagi pendidik dalam pemanfaatan teknologi, penyediaan infrastruktur digital yang memadai, serta internalisasi nilai multikultural yang berpijak pada ajaran Islam.
Optimalisasi Administrasi Guru PAI dalam Meningkatkan Efektivitas Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah Meti Fatimah; Muhammad Ilyas
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2024): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/w5w93n73

Abstract

Abstract Teacher administration is an important component in supporting the effectiveness of teaching and learning activities (KBM), especially in Islamic Religious Education (PAI) subjects. This study aims to examine how optimizing PAI teacher administration can improve the quality of the learning process in schools. The administration in question includes the preparation of learning tools such as syllabus, lesson plans, annual and semester programs, teaching journals, and assessment documents. Through a descriptive qualitative approach, data were obtained from interviews, observations, and documentation of PAI teachers and school management elements. The results of the study show that teachers who manage administration in an orderly and systematic manner tend to be more prepared in delivering material, using appropriate methods, and being able to evaluate student learning outcomes objectively. Optimizing administration not only supports teacher professionalism, but also has an impact on increasing student involvement, efficiency of learning time, and achieving maximum learning objectives. Therefore, support from the school through training, supervision, and provision of digital facilities is very important in encouraging sustainable PAI teacher administration skills. Abstrak Administrasi guru merupakan komponen penting dalam menunjang efektivitas kegiatan belajar mengajar (KBM), khususnya dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana optimalisasi administrasi guru PAI dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah. Administrasi yang dimaksud meliputi penyusunan perangkat pembelajaran seperti silabus, RPP, program tahunan dan semester, jurnal mengajar, serta dokumen penilaian. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap guru PAI dan unsur manajemen sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru yang mengelola administrasi secara tertib dan sistematis cenderung lebih siap dalam menyampaikan materi, menggunakan metode yang tepat, serta mampu mengevaluasi hasil belajar siswa secara objektif. Optimalisasi administrasi tidak hanya mendukung profesionalisme guru, tetapi juga berdampak pada meningkatnya keterlibatan siswa, efisiensi waktu belajar, dan tercapainya tujuan pembelajaran secara maksimal. Oleh karena itu, dukungan dari pihak sekolah melalui pelatihan, supervisi, dan penyediaan sarana digital sangat penting dalam mendorong keterampilan administrasi guru PAI yang berkelanjutan.