Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Penguatan Program Pendidikan Karakter Religius Siswa Melalui Implementasi Mata Pelajaran Qur’an Hadist Teguh Wibisono; Meti Fatimah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 4 Nopember (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perencanaan, pelaksanaan, dan hasil pelaksanaan penguatan pendidikan karakter religius siswa melalui implementasi Mata Pelajaran Qur’an Hadits. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun instrument penelitiannya adalah hasil wawancara dari kepala sekolah, wakil kepala bidang kurikulum, guru Mata Pelajaran Qur’an Hadist dan Siswa MI Muhammadiyah Kramat. Hasil penelitian ini: 1) Program Penguatan Pendidikan Karakter Religius di MI Muhammadiyah Kramat Kabupaten Sukoharjo disusun dan direncanakan berdasarkan Kurikulum 2013, Kegiatan Intrakurikuler dan Kegiatan Kokurikuler oleh MI Muhammadiyah Kramat sesuai arahan Perpres No. 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter. Namun dalam penelitian ini, yang menggunakan kurikulum 2013 hanya kelas 2, 3, 5, dan 6 karena kelas 1 dan 4 menggunakan Kurikulum Merdeka; 2) Implementasi Mata Pelajaran Qur’an Hadits di MI Muhammadiyah Kramat Kabupaten Sukoharjo dilaksanakan dengan dua program yakni kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler. Kegiatan Intrakurikuler dilaksanakan sesuai Kurikulum 2013 dengan acuan pengembangan RPP oleh Guru Mata Pelajaran Qur’an Hadits dan menggunakan metode pembiasaan dalam kegiatan Kokurikuler untuk menanamkan karakter religius peserta didik. Kegiatan Kokurikuler yang terintegrasi dengan mata pelajaran Qur’an Hadits adalah kegiatan Hafalan, Pembacaan hadits dan Murajaah untuk hafalan dan hadits; 3)Hasil Penguatan Program Pendidikan Karakter Religius Siswa Melalui Implementasi Mata Pelajaran Qur’an Hadits di MI Muhammadiyah Kramat Kabupaten Sukoharjo telah berhasil dilaksanakan dengan program kokurikuler seperti hafalan qur’an, pembacaan hadits, muraja’ah pagi dan siang, kegiatan shalat dhuha dan dzuhur berjamaah dan pembiasaan kebersihan kuku dan rambiut. Dengan penjelasan bahwa siswa masih tertib dan aktif mengikuti program kegiatan kokurikuler yang diselenggarakan oleh madrasah. Adapun jika terdapat siswa yang kurang tertib atau tidak tertib mengikuti kegiatan tersebut maka akan diberikan teguran atau sanksi yang berlaku di MI Muhammadiyah Kramat.
The Implementation of Rewards and Punishments in Fostering Student Discipline at Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam Sukoharjo Tin Tisnawati; Meti Fatimah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1415

Abstract

This study aims to explore how rewards and punishments are applied to foster student discipline at Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam Sukoharjo. This is a qualitative descriptive study. The subjects of the research are students and dormitory supervisors at Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam Sukoharjo. The study was conducted from July to September, with research informants including the head of student affairs, dormitory supervisors, administrators, and students. Data were collected through observation, structured interviews, documentation, and relevant literature. Data analysis was divided into several stages: data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that the implementation of rewards and punishments effectively fosters student discipline at Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam Sukoharjo. Rewards include praise, recognition, certificates, and gifts, while punishments include verbal warnings, social punishment, material punishment, physical punishment, and administrative actions. This system has proven to enhance student motivation, discipline, and achievements, creating a conducive environment for spiritual, intellectual, and moral development.
Upaya Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kemampuan Mengajar Guru Pendidikan Agama Islam Melalui Supervisi Klinis Slamet; Meti Fatimah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2012

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya kepala sekolah dalam meningkatkan kemampuan mengajar guru Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui supervisi klinis di SMK Ma’arif NU 2 Boyolali serta dampak positif yang ditimbulkan dari pelaksanaan supervisi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan supervisi klinis secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan tindak lanjut, yang melibatkan komunikasi dua arah antara supervisor dan guru. Supervisi klinis terbukti memberikan dampak positif, di antaranya peningkatan kompetensi pedagogik guru, peningkatan efektivitas pembelajaran, serta peningkatan motivasi guru dalam mengembangkan strategi mengajar yang inovatif. Dengan demikian, supervisi klinis menjadi instrumen yang efektif dalam meningkatkan kualitas pengajaran guru PAI di SMK Ma’arif NU 2 Boyolali.
Optimalisasi Administrasi Guru Pendidikan Agama Islam sebagai Penunjang Keberhasilan Pembelajaran Berbasis Nilai Islam Sabila Nurul Azizah; Meti Fatimah; Ahmad Fathir Qodri
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 3 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/grs86n50

Abstract

This study aims to examine the importance of optimizing Islamic Religious Education (PAI) teacher administration to support the success of Islamic values-based learning. Good teacher administration serves not only as a technical tool but also as the primary foundation for designing, implementing, and evaluating learning that integrates Islamic values ​​into the educational process. In this context, administration includes the development of syllabi, lesson plans, annual and semester programs, and learning evaluations aimed at fostering students' religious character, social ethics, and spiritual intelligence. Through a descriptive qualitative approach and literature review, it was found that PAI teachers who are able to manage administration well are more effective in delivering teaching materials, creating a conducive learning environment, and consistently instilling Islamic values. Optimal administration also enhances teacher professionalism, strengthens coordination with various parties, and supports the achievement of the overall goals of Islamic education. Therefore, improving the administrative capacity of PAI teachers needs to be a strategic priority in efforts to build a quality Islamic education system oriented toward the formation of noble character. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya optimalisasi administrasi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai penunjang keberhasilan pembelajaran berbasis nilai Islam. Administrasi guru yang baik tidak hanya berfungsi sebagai alat kelengkapan teknis, tetapi juga sebagai landasan utama dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dalam proses pendidikan. Dalam konteks ini, administrasi mencakup penyusunan silabus, RPP, program tahunan dan semester, serta evaluasi pembelajaran yang diarahkan untuk menumbuhkan karakter religius, etika sosial, dan kecerdasan spiritual peserta didik. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan kajian pustaka, ditemukan bahwa guru PAI yang mampu mengelola administrasi dengan baik akan lebih efektif dalam menyampaikan materi ajar, membentuk lingkungan belajar yang kondusif, serta menanamkan nilai-nilai keislaman secara konsisten. Administrasi yang optimal juga meningkatkan profesionalisme guru, memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, dan mendukung pencapaian tujuan pendidikan Islam secara menyeluruh. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas administrasi guru PAI perlu menjadi perhatian strategis dalam upaya membangun sistem pendidikan Islam yang berkualitas dan berorientasi pada pembentukan akhlak mulia.
Peran Manajemen Kurikulum Berbasis Cinta dalam Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Miftahut Thulab Tahun 2026 Meti Fatimah; Hudallah
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 7 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/baf84g36

Abstract

This study aims to analyze the role of Love-Based Curriculum Management in improving the effectiveness of learning at Madrasah Ibtidaiyah Miftahut Thulab in 2026. This research is motivated by the importance of curriculum management that is not only oriented toward academic achievement but also emphasizes character development through the values of love, care, tolerance, and responsibility. This study employed a qualitative approach with a descriptive research design. Data were collected through semi-structured interviews and document analysis involving the head of the madrasah, the vice principal for curriculum affairs, and teachers as research participants. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through source and technique triangulation. The findings reveal that Love-Based Curriculum Management is implemented through three main stages: planning, implementation, and evaluation. In the planning stage, the values of love are integrated into curriculum programs and learning documents. In the implementation stage, teachers apply humanistic, interactive, and student-centered learning approaches. In the evaluation stage, the madrasah conducts supervision and reflection to improve the quality of curriculum implementation. The implementation of Love Based Curriculum Management contributes to creating a more conducive learning environment, increasing student engagement, and strengthening character development. Therefore, Love-Based Curriculum Management serves as an effective strategy for enhancing the quality of learning at Madrasah Ibtidaiyah Miftahut Thulab. Keywords: Curriculum Management, Love Based Curriculum, Learning Effectiveness, Madrasah Ibtidaiyah Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Manajemen Kurikulum Berbasis Cinta dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Miftahut Thulab Tahun 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan kurikulum yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada penguatan karakter peserta didik melalui nilai kasih sayang, kepedulian, toleransi, dan tanggung jawab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dan studi dokumentasi dengan melibatkan kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, dan guru sebagai informan penelitian. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Manajemen Kurikulum Berbasis Cinta dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, nilai-nilai cinta diintegrasikan ke dalam program kurikulum dan perangkat pembelajaran. Pada tahap pelaksanaan, guru menerapkan pembelajaran yang humanis, interaktif, dan berpusat pada peserta didik. Pada tahap evaluasi, madrasah melakukan supervisi dan refleksi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan kurikulum. Penerapan Manajemen Kurikulum Berbasis Cinta berperan dalam menciptakan suasana pembelajaran yang lebih kondusif, meningkatkan keterlibatan peserta didik, serta mendukung pembentukan karakter. Dengan demikian, Manajemen Kurikulum Berbasis Cinta menjadi salah satu strategi dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Miftahut Thulab. Kata kunci : Manajemen Kurikulum, Kurikulum Berbasis Cinta, Efektivitas Pembelajaran, Madrasah Ibtidaiyah.
Optimalisasi Administrasi Guru PAI dalam Meningkatkan Efektivitas Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah Meti Fatimah; Muhammad Ilyas
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2024): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/w5w93n73

Abstract

Abstract Teacher administration is an important component in supporting the effectiveness of teaching and learning activities (KBM), especially in Islamic Religious Education (PAI) subjects. This study aims to examine how optimizing PAI teacher administration can improve the quality of the learning process in schools. The administration in question includes the preparation of learning tools such as syllabus, lesson plans, annual and semester programs, teaching journals, and assessment documents. Through a descriptive qualitative approach, data were obtained from interviews, observations, and documentation of PAI teachers and school management elements. The results of the study show that teachers who manage administration in an orderly and systematic manner tend to be more prepared in delivering material, using appropriate methods, and being able to evaluate student learning outcomes objectively. Optimizing administration not only supports teacher professionalism, but also has an impact on increasing student involvement, efficiency of learning time, and achieving maximum learning objectives. Therefore, support from the school through training, supervision, and provision of digital facilities is very important in encouraging sustainable PAI teacher administration skills. Abstrak Administrasi guru merupakan komponen penting dalam menunjang efektivitas kegiatan belajar mengajar (KBM), khususnya dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana optimalisasi administrasi guru PAI dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah. Administrasi yang dimaksud meliputi penyusunan perangkat pembelajaran seperti silabus, RPP, program tahunan dan semester, jurnal mengajar, serta dokumen penilaian. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap guru PAI dan unsur manajemen sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru yang mengelola administrasi secara tertib dan sistematis cenderung lebih siap dalam menyampaikan materi, menggunakan metode yang tepat, serta mampu mengevaluasi hasil belajar siswa secara objektif. Optimalisasi administrasi tidak hanya mendukung profesionalisme guru, tetapi juga berdampak pada meningkatnya keterlibatan siswa, efisiensi waktu belajar, dan tercapainya tujuan pembelajaran secara maksimal. Oleh karena itu, dukungan dari pihak sekolah melalui pelatihan, supervisi, dan penyediaan sarana digital sangat penting dalam mendorong keterampilan administrasi guru PAI yang berkelanjutan.
Pemetaan kemampuan siswa dan kualitas butir soal aqidah di madrasah aliyah Joko Subando; Edy Muslimin; Meti Fatimah; Alfian Eko Rochmawan
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wd.v13i1.18231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas soal aqidah, kemampuan siswa dalam mengerjakannya, serta memetakan tingkat kesulitan soal terhadap kemampuan siswa di MAN 1 Surakarta. Jenis penelitian ini adalah evaluatif dengan subjek 332 siswa kelas XII, data dikumpulkan melalui dokumentasi hasil ujian akhir sekolah tahun ajaran 2022/2023 dan dianalisis menggunakan Teori Model Rasch dengan bantuan program Winstep. Hasil penelitian menunjukkan 5 soal tidak akurat (S4, S23, S25, S5, S6) dan 10 soal mengalami bias (S12, S14, S15, S17, S19, S21, S26, S30, S34, S35). Tingkat kesulitan soal terbagi menjadi sangat sulit (2%), sulit (58%), mudah (25%), dan sangat mudah (15%) serta instrumen soal dinyatakan reliabel. Kemampuan siswa terbagi menjadi rendah (13%), sedang (73%), dan tinggi (14%), dengan kemampuan rata-rata siswa berada di atas tingkat kesulitan soal. Soal yang valid direkomendasikan untuk dimasukan dalam bank soal, sementara soal tidak akurat perlu diperbaiki.   Mapping person's ability and the quality of aqidah question items in madrasah aliyah   Abstract: This study aims to describe the quality of aqidah test items, students' ability to answer them, and to map the difficulty level of the items in relation to student ability at MAN 1 Surakarta. This is an evaluative study involving 332 twelfth-grade students. Data were collected through documentation of the final school exam results for the 2022/2023 academic year and analyzed using the Rasch Model Theory with the assistance of the Winstep program. The results showed that five items were inaccurate (S4, S23, S25, S5, S6) and ten items were biased (S12, S14, S15, S17, S19, S21, S26, S30, S34, S35). The difficulty levels of the items were classified as very difficult (2%), difficult (58%), easy (25%), and very easy (15%), and the test instrument was deemed reliable. Student ability was categorized as low (13%), medium (73%), and high (14%), with the average student ability exceeding the average item difficulty. Valid items are recommended for inclusion in the item bank, while inaccurate items need revision.
The Role of Islamic Religious Education Teachers and Parents in Cultivating Students' Spirituality in The Modern Era Isrofuzain Isrofuzain; Meti Fatimah
Abjadia : International Journal of Education Vol 11, No 1 (2026): Abjadia
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/abj.v11i1.40512

Abstract

This study aims to analyse the roles of Islamic Religious Education (PAI) teachers and parents in fostering students' spiritual attitudes at MI Miftahul Huda Bonangrejo, Bonang, Demak, in the digital era. The background of this research stems from the phenomenon of declining religious interest among students and the significant influence of technology and globalisation on the religious behaviour of elementary school-aged children. Employing a qualitative approach with a case study design, this study involved 12 participants, consisting of the school principal, two PAI teachers, and nine parents. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation, and then analysed using the Miles and Huberman interactive model. The results indicate that PAI teachers play strategic roles as educators of religious values, spiritual guides, moral role models, drivers of the school’s religious culture, and mentors of Islamic-based digital literacy. Meanwhile, parents serve as primary educators through exemplary worship practices, habituation of religious activities, warm religious communication, supervision of technology use, and the creation of a religious family atmosphere. The synergy between PAI teachers and parents has been shown to strengthen students’ religious discipline, social morality, and spiritual awareness. This study concludes that collaboration between schools and families is a crucial foundation for developing students’ spirituality amidst the challenges of the digital era. However, this study is limited to a single educational institution within a specific geographic context, so the findings reflect the characteristics of MI Miftahul Huda Bonangrejo, Demak, and may not fully represent other schools with different social and cultural settings.
One Day, One Color Qur'an Memory Strategy in The Boarding School Management Hudallah Zufa; Meti Fatimah
Abjadia : International Journal of Education Vol 11, No 1 (2026): Abjadia
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/abj.v11i1.40620

Abstract

AbstractThis study aims to analyse the One Day One Colour strategy in the Qur'an memorisation program and its impact on the motivation and participation of students at MTs Negeri 3 Demak, a boarding school institution. The One Day One Colour strategy integrates Al-Qur'an memorisation into the daily routine of students by utilising colour as a visual code and daily theme to facilitate the recognition of memorisation targets, increase engagement, and make the muraja'ah process more varied and enjoyable. The study used a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and analysed using the Miles and Huberman model through interactive reduction, presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that the One Day One Colour strategy at MTs Negeri 3 Demak is an innovative and comprehensive approach to learning Al-Qur'an memorisation in a boarding school environment, because it is able to integrate cognitive, affective, and managerial aspects in an integrated manner. The use of colour as a visual code for daily memorisation targets makes it easier for students to remember and monitor memorisation achievements, while increasing motivation, emotional involvement, and interest in learning. This strategy forms a culture of memorising the Qur'an as a daily routine that is integrated with all student activities, and is supported by continuous supervision and coordination between teachers, caregivers, and the head of the madrasah, so that it effectively improves the quality of memorisation, student participation, and internalisation of spiritual values and self-discipline.