Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Diversifikasi Maggot Dalam Penumbuhan Usaha Mandiri Bagi Masyarakat Di Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone: MAGGOT Muhammad Luthfi siraj; Aslinda; Andika Wahyudi Gani; Syarifuddin; Muhammad Guntur
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 01 Nomor 01 (November 2023)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan PKM yang dilaksanakan bagi masyarakat bertujuan menciptakan pengetahuan dan keterampilan dalam berwirausaha bagi masyarakat Tanete Riattang dalam mengembangkan usaha maggot sebagai salah satu bentuk usaha pakan alternatif yang efektif bagi peternak di Kabupaten Bone. Selain itu, tujuan dari dilaksanakannya kegiatan pelatihan ini ialah untuk menyelesaikan permasalahan ekonomi kreatif bagi masyarakat untuk menumbuhkan usaha baru pakan mandiri. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu: (1) tahap perencanaan, (2) tahap pelaksanaan, (3) tahap evaluasi dengan jumlah peserta 45 orang. Hasil kegiatan pelatihan ini menunjukkan sebagian besar 80 persen dari jumlah 28 peserta telah memahami dengan baik konsep maggot serta mampu menerapkan pengeloaan maggot untuk menjadi pakan alternatif bagi peternak di Kabupaten Bone. Pelatihan PKM ini memberikan hasil dengan adanya 8 kepala rumah tangga membentuk 2 kelompok yang secara langsung membuat biofon awal sebanyak 3 tingkat sebagai rumah maggot, selain itu, kelompok tersebut juga dikolaborasikan dengan kelurahan setempat untuk diberikan bantuan modal sebesar satu juga untuk pembelian bibit maggot. Dari hasil kegiatan PKM ini dapat memberikan dampak positif sebagai awal penumbuhkan usaha mandiri yang dilakukan masyarakat setempat yang juga merupakan solusi alternatif terhadap para peternak di Kabupaten Bone untuk memperoleh maggot sebagai pakan alternatif dan murah
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DALAM MEMBANGUN MINAT DAN MOTIVASI BERWIRASWASTA BAGI MASYARAKAT DI KECAMATAN MAKASSAR : kewirausahaan muhammad luthfi siraj; Aslinda; Andika Wahyudi Gani; Syarifuddin; Andi Caezar To Tadampali
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Volume 03 Nomor 01 (April 2024)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jhp2m.v3i1.2823

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujun untuk memberikan pelatihan kewirausahaan dalam bentuk simulasi permainan yang dapat membentuk karakter bagi masyarakat kecamatan Makassar, sehingga dapat menumbuhkan motivasi dan minat serta jiwa kewirausahaan sebagai cikal bakal dalam berwiraswasta kelak masa yang akan datang. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode ceramah, demonstrasi langsung dan dipraktekkan oleh peserta, serta Tanya jawab. Metode ceramah digunakan untuk menyampaikan pengetahuan secara umum tentang cara menumbuhkan motivasi dan minat berwirausaha. Demonstrasi digunakan untuk memberikan keterampilan langsung mengenai proses simulasi permainan dalam berwirausaha. Tanya jawab digunakan untuk melengkapi hal-hal yang belum terakomodasi oleh kedua metode di atas. Pelatihan ini melibatkan dosen program studi Ilmu Administrasi Negara yang berkolaborasi dengan dosen program studi Administrasi Bisnis, Program Studi Hukum Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum serta dosen dari program studi Ekonomi yang bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Makassar sebagai subyek sasaran. Hasil pelatihan kewirausahaan dalam rangka menumbuhkan jiwa kewirausahaan masyarakat kecamatan Makassar dapat dinyatakan berhasil dengan antusias partisipasi masyarakat mengikuti pelatihan dan ketercapaian kegiatan pelatihan ditunjukkan adanya kemampuan peserta dapat menghasilkan rancangan bisnis mulai dari pembuatan brand, tahap pembuatan produk hingga sistem pemasaran produk yang dieksplorasikan ke digital marketing.
Development of a Digital Bullying Behavior Screening Instrument (Web/Mobile) for School Counselors: Validity, Reliability, and Feasibility Evaluation Aslinda; Dinda Dwi Purnama Mursalin; Dwi Muslimah Angraeni; Delavia Pabalik; Awanda Erna; Indah Puteri
Information Technology Education Journal Vol. 3, No. 1, Januari (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/intec.v3i1.02417

Abstract

This study aimed to develop and validate a digital bullying screening instrument (DBSI) for school counselors to detect, assess, and monitor bullying behaviors among students. While traditional paper-based instruments have limitations in real-time monitoring and scalability, a web/mobile platform provides faster, more reliable, and accessible tools for early intervention and data-driven counseling. The study addresses the research gap in digital assessment tools that integrate psychometric validity, usability, and practical feasibility in school settings. A mixed-methods approach was employed. The study included 350 students from urban and suburban schools, selected using stratified random sampling. The instrument was developed based on literature review and expert consultation, followed by content validation, pilot testing, and refinement. Psychometric properties, including internal consistency (Cronbach’s α), test-retest reliability (ICC), and construct validity, were assessed. Usability and feasibility were evaluated through surveys and structured interviews with school counselors. Statistical analyses included exploratory and confirmatory factor analysis, descriptive statistics, and correlation analysis. The DBSI demonstrated high internal consistency (α = 0.89), stable test-retest reliability (ICC = 0.87), and a three-factor structure representing verbal, social/relational, and cyberbullying behaviors. Counselors reported the instrument as easy to use, time-efficient, and supportive of intervention planning. Prevalence data highlighted cyberbullying as the most common form among participants, consistent with previous research.The study confirms that digital tools enhance the efficiency and effectiveness of school-based bullying assessments, supporting early detection and targeted interventions. Limitations include sample restriction, self-report bias, and short-term implementation, which may constrain generalizability. The DBSI offers a validated, scalable, and technology-integrated solution for school counselors. Future research should investigate long-term intervention outcomes and adaptation for rural or low-connectivity contexts.