Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KESEHATAN MENTAL MASYARAKAT MENGHADAPI PANDEMI COVID-19 GELOMBANG III Firmawati; Nur Uyuun I Biahimo
Jurnal Inovasi dan Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Politeknik 'Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jitpemas.v2i1.53

Abstract

Penelitian “Kesehatan Mental Masyarakat Menghadapi Pandemi Covid-19 Gelombang III” bertujuan untuk mengetahui bagaimana Gambaran Kesehatan mental masyarakat dalam menghadapi Covid-19 Gelombang 3. Desain penelitian ini meggunakan pendekatan Dekskriptif analitic, yaitu metode penelitian yang bertujuan untuk mendekskripsikan seacar sistematis fakta dan karakteristik dari populasi tertentu. Penelitian ini dilakukan di Desa bandungan Kecamatan Bulango Utara Kabupaten Bone bolango. Populasi yang digunakan merupakan masyarakat yang terbagi disetiap dusun. Sampel dalam penelitian ini telah memenuhi syarat sesuai dengan kriteria inklusi yang ditentukan oleh peneliti. hasil penelitian, teori yang mendukung dan penelitian terdahulu peneliti berasumsi tingkat pendidikan serta usia memiliki pengaruh terhadap masyarakat menghadapi masa covid-19 pada gelombang III ini, namun meskipun tingkat pendidikan tinggi serta usia yang memadai harus perlu tetap ditingkatkan pengetahuan dalam mengendalikan atau menyelesaikan masalah sehingga masyarakat akan bisa lebih baik lagi dalam status kesehatan mental
Pengaruh Anger Management Terhadap Pengontrolan Rasa Marah Pada Pasien Dengan Resiko Perilaku Kekerasan Di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Hermawati Harun; Hamna Vonny Lasanudin; Inne Ariane Gobel; Nur Uyuun I Biahimo
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v9i1.524

Abstract

Emotional instability in schizophrenia sufferers often triggers the risk of violent behavior (VBD). The phenomenon at Limboto Community Health Center indicates that VBD occurs due to poor anger management in patients, which puts them at risk of harm to themselves and those around them. The purpose of this study was to determine the effect of anger management on anger control in RPK patients in the Limboto Community Health Center work area. This research method was a quantitative quasi-experiment with a one-group pretest-posttest design approach. The sample consisted of 38 schizophrenia respondents with RPK who were taken using the Slovin formula through a purposive sampling technique. The data collection instrument used the Clinical Anger Scale (CAS) questionnaire which was analyzed using a parametric paired t-test. The results of the study, where before the intervention, the average score of respondents' anger control was 51.74 (moderate category). After being given anger management therapy, the average score of anger control decreased significantly to 31.50 (high category) with a decrease difference of 20.23. The paired t-test results showed a p-value of 0.000 (p < 0.05). The conclusion is that there is a significant effect of anger management intervention on improving anger control skills in patients with RPK at the Limboto Community Health Center. Community health center nurses can implement this intervention as part of independent or group nursing actions to consistently train patients' self-control skills, so that it is effective in minimizing aggressive behavior and reducing relapse rates.
Pengaruh Program Edukasi Kesehatan terhadap Kesehatan Mental Remaja di SMP 2 Tolangohula Siti Rahmalia Talib; Nur Uyuun I Biahimo
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.2212

Abstract

Kesehatan mental merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan remaja karena masa remaja merupakan periode transisi yang rentan mengalami berbagai masalah emosional, psikologis, dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program edukasi kesehatan terhadap kesehatan mental remaja di SMP 2 Tolangohula. Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 20 responden. Instrumen penelitian menggunakan Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan program edukasi kesehatan, terdapat 17 responden dalam kategori ambang dan 3 responden dalam kategori abnormal, sedangkan setelah diberikan program edukasi kesehatan terdapat 16 responden dalam kategori normal dan 4 responden dalam kategori ambang. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan adanya perubahan skor kesehatan mental pada responden setelah diberikan program edukasi kesehatan. Hasil analisis diperoleh nilai Z = -4,359 dengan P-value = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor kesehatan mental sebelum dan sesudah diberikan program edukasi kesehatan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pemberian edukasi kesehatan dapat membantu meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja dalam mengenali serta menjaga kesehatan mental. Dengan demikian, program edukasi kesehatan berpengaruh terhadap kesehatan mental remaja di SMP 2 Tolangohula. Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan dalam meningkatkan pengetahuan tentang pelaksanaan edukasi kesehatan mental remaja serta meningkatkan kesadaran remaja akan pentingnya menjaga kesehatan.