Khairi Ibnutama
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Algoritma AES Pada Qr-Code Untuk Validasi Keaslian Surat Kontrak Kerja Di Pt. Citra Alfa Sasmita Vira Dwi Puspita Anggraini; Khairi Ibnutama; Panjaitan, Zaimah
Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer) Vol 24 No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : PRPM STMIK TRIGUNA DHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jis.v24i2.12311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan surat kontrak kerjasama di PT. Cita Alfa Sasmita dengan mengimplementasikan algoritma kriptografi AES 128-bit. Proses enkripsi menghasilkan ciphertext yang kemudian dikonversi menjadi QR-Code sebagai identitas unik dokumen. QR-Code ini digunakan untuk memverifikasi keaslian surat dan mencegah pemalsuan. Sistem dibangun menggunakan Laravel dan diuji pada perangkat dengan spesifikasi minimal RAM 4GB dan prosesor Core i3. Hasil implementasi menunjukkan bahwa metode ini mampu menjaga keamanan dan mempercepat proses validasi dokumen. Meskipun sistem cukup efektif, terdapat kelemahan dalam pembacaan QR-Code pada perangkat rendah spesifikasi dan keterbatasan responsivitas tampilan. Secara keseluruhan, integrasi AES 128-bit dengan QR-Code terbukti efisien dalam melindungi dokumen digital secara praktis
Sistem Pendukung Keputusan Dalam Menentukan Tenaga Pendidik Kejuruan Di Yayasan Pendidikan Raksana Medan Menggunakan Metode Moora Wahyu Asmara; Mhd. Gilang Suryanata; Khairi Ibnutama
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol. 4 No. 6 (2025): EDISI NOVEMBER 2025
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v4i6.11532

Abstract

Pemilihan tenaga pendidik kejuruan yang tepat merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di lembaga pendidikan. Namun, dalam praktiknya, proses seleksi sering kali dilakukan tanpa pendekatan yang sistematis, sehingga menyebabkan ketidaksesuaian antara kompetensi guru dan kebutuhan institusi. Hal ini terjadi pula di Yayasan Pendidikan Raksana Medan, di mana proses pemilihan tenaga pendidik masih cenderung subjektif dan belum berbasis data. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini merancang dan membangun sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis desktop dengan menggunakan metode Multi Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA). Metode MOORA dipilih karena mampu menangani berbagai kriteria penilaian secara objektif dan terukur. Aplikasi ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic, yang memungkinkan sistem berjalan secara offline dan mudah digunakan oleh pihak yayasan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi SPK yang dibangun dapat memberikan rekomendasi pemilihan tenaga pendidik kejuruan secara cepat, akurat, dan sesuai dengan kebutuhan yayasan. Dengan adanya sistem ini, diharapkan proses seleksi menjadi lebih transparan dan efektif dalam mendukung mutu pendidikan kejuruan.
Application of Artificial Intelligence In The Detection Of Plant Diseases (Clubroot) Mochammad Iswan; Mhd Gilang Suryanata; Deski Helsa Pane; Khairi Ibnutama; Rian Farta Wijaya
JURNAL TEKNOLOGI DAN OPEN SOURCE Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Teknologi dan Open Source, June 2022
Publisher : Universitas Islam Kuantan Singingi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/jtos.v5i1.2372

Abstract

Indonesia is a tropical country with diverse flora and fauna stretching from west to east. One of the cabbage plants grown in Indonesia has many benefits for human health. Cabbage plants are susceptible to diseases such as pests and pathogens. One of them is clubroot disease, which causes the plant not to grow and develop. Based on the above problems, it is necessary to have a system to support farmers in the scientific field of expert systems that uses the Certainty Factor method to diagnose the nature of clubroot disease. It is hoped that this system can provide information more quickly on whether or not cabbage plants have clubroot disease. The results of this study represent an integrated system capable of solving problems in cabbage plants, especially in the diagnosis of clubroot disease. It is hoped that the applied system can be further developed together with technological developments