Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Profitabilitas dan Kebijakan Dividen Dalam Menentukan Harga Saham di Bursa Efek Indonesia Ihsan Nasihin; Dian Purwandari; Hendri Nur Andriansyah; Ade Trisyanto
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 4 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i4.9899

Abstract

penelitian ini bertujuan dalam rangka mencari pengaruh profitabilitas dan kebijakan dividen kepada harga saham pertambangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode purposive sampling dalam pengambilan sampel untuk saham pada sektor pertambangan yang tergabung dalam indeks IDXHIDIV20 di BEI periode 2020-2022. Berdasarkan metode purposive sampling maka didapatkan sampel dalam penelitian ini, dengan kode emiten saham pertambangan yang terpilih adalah ADARO, ANTM, BSSR, ITMG, dan PTBA. Pada penelitian ini, harga saham menjadi variabel terikat, sedangkan profitabilitas dan kebijakan dividen menjadi variabel bebas. Data dianalisis dengan menggunakan analisa regresi data panel. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan dividen memiliki pengaruh terhadap harga saham, sedangkan profitabiltas tidak memiliki pengaruh terhadap harga saham.
Pendampingan penyusunan laporan keuangan koperasi desa merah putih Ihsan Nasihin; Dian Purwandari; Hendri Nur Ardiansyah; Desty Prawatiningsih; Erawati Kartika
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.23174

Abstract

Koperasi desa memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat pedesaan, akan tetapi masih banyak koperasi yang menghadapi permasalahan dalam pencatatan keuangan dan penyusunan laporan keuangan. Koperasi Desa Merah Putih merupakan salah satu koperasi yang belum menerapkan pencatatan keuangan secara tertib dan sistematis, sehingga berdampak pada rendahnya transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengurus koperasi dalam melakukan pencatatan keuangan dan penyusunan laporan keuangan koperasi melalui pemanfaatan aplikasi akuntansi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pengumpulan data melalui wawancara dan observasi, pelatihan dan simulasi pencatatan keuangan, evaluasi, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengurus Koperasi Desa Merah Putih mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam mencatat transaksi keuangan, memisahkan keuangan koperasi dengan keuangan pribadi, serta menyusun laporan keuangan koperasi secara lebih rapi, terstruktur, dan akurat. Penerapan aplikasi akuntansi membantu mempermudah proses pencatatan dan penyusunan laporan keuangan, sehingga mendukung terciptanya pengelolaan keuangan koperasi yang lebih transparan dan akuntabel. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pengurus koperasi untuk menerapkan pencatatan keuangan dan pelaporan keuangan secara berkelanjutan dalam mendukung pengembangan Koperasi Desa Merah Putih
STRATEGIES TO IMPROVE COMPLIANCE WITH ANNUAL INDIVIDUAL TAXPAYER TAX RETURN (WPOP) REPORTING Ihsan Nasihin; Dian Purwandari; Lilis Lasmini; Erawati Kartika; Hendri Nur Andriansyah
COMPETITIVE Vol 9 No 1 (2025): Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/competitive.v9i1.12816

Abstract

One of the obligations of taxpayers is to submit an Annual Tax Return (SPT) for both individuals and entities. The number of Taxpayers submitting Annual Tax Returns at the Primary Tax Service Office is still low. The aim of this research is to identify strategies that can be implemented to increase individual taxpayer compliance with their tax obligations, especially the Annual Tax Return. Data collected using interview and observation methods. The population in this research is Individual Taxpayers (WPOP) registered at one of the Pratama KPPs who have not yet or are late in reporting their Annual SPT as well as employees at one of the Pratama KPPs, namely Account Representatives (AR). The data analysis used in this research is data triangulation in order to find relevant results. The research results show that the factors for individual taxpayer non-compliance in reporting annual SPT are taxpayer awareness, use of e-filing applications, and tax socialization media. The strategy that can be carried out by one of the KPP Pratama is to increase compliance with the annual SPT report by conducting socialization about tax obligations, conducting socialization about how to use e-filling, imposing tax sanctions on individual taxpayers who are negligent and do not report taxes, and optimizing the use of technological media in socializing the obligation to report Annual Tax Returns for individual taxpayers. The theoretical and policy implications of the research are that it can provide empirical evidence regarding the factors that cause non-compliance in individual taxpayers' annual SPT reporting and strategies that need to be implemented to increase individual taxpayer compliance in reporting annual SPT
PENGARUH AGRESIVITAS PAJAK DAN GRWOTH OPPORTUNITY TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DAN CSR SEBAGAI MODERASI : STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR FARMASI YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2019 – 2023 Syifa Akmalia; Devi Astriani; Dian Purwandari
JIAI (Jurnal Ilmiah Akuntansi Indonesia) Vol. 10 No. 1 (2025): Edisi April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jiai.v10i1.3080

Abstract

This study investigates the impact of tax aggressiveness and growth opportunities on firm value while considering the moderating role of Corporate Social Responsibility (CSR). Using data from pharmaceutical companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) between 2019 and 2023, the study employs moderated regression analysis (MRA) and purposive sampling.The results reveal that tax aggressiveness does not significantly affect firm value, nor do growth opportunities have a direct impact. However, CSR plays a crucial role in moderating the relationship between tax aggressiveness and firm value, suggesting that proactive CSR initiatives can mitigate the negative effects of aggressive tax strategies. Conversely, CSR does not significantly moderate the effect of growth opportunities on firm value.This study highlights the importance of integrating CSR into corporate strategies to enhance firm value, particularly within tax management practices. Additionally, companies should focus on other factors that strengthen the relationship between growth opportunities and firm value.The findings provide valuable insights for policymakers and regulatory bodies in designing effective incentives and regulations related to CSR and taxation. This research underscores the potential of CSR in aligning business interests with social responsibility principles.
PENGARUH LITERASI KEUANGAN, PENERAPAN PENCATATAN AKUNTANSI, DAN PENGGUNAAN FINANCIAL TECHNOLOGY TERHADAP KINERJA KEUANGAN UMKM KECAMATAN MAJALAYA Naomi Yesika Simanjuntak; Lilis Lasmini; Dian Purwandari
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i4.15075

Abstract

Effective financial management is an important factor in maintaining the sustainability and improving the performance of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), particularly amid the increasing digitalization of business activities. However, the utilization of financial knowledge, accounting records, and financial technology may not produce the same outcomes across different MSME contexts, highlighting the need for empirical investigation in specific local settings. This study aims to analyze the effects of financial literacy, accounting record implementation, and financial technology use on the financial performance of MSMEs in Majalaya District. A quantitative approach with a survey method was employed involving 138 MSME owners selected through purposive sampling. Data were collected using questionnaires and analyzed using Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4.0. The results show that financial technology use has a positive and significant effect on MSME financial performance, with a path coefficient of 0.559, a t-statistic of 13.204, and a p-value of 0.000. Financial literacy does not have a significant effect on financial performance, as indicated by a path coefficient of -0.043, a t-statistic of 0.337, and a p-value of 0.736. Meanwhile, accounting record implementation has a significant negative effect on financial performance, with a path coefficient of -0.244, a t-statistic of 3.232, and a p-value of 0.001. The R-square value of 0.407 indicates that the three independent variables explain 40.7% of the variance in MSME financial performance, while the remaining 59.3% is explained by other factors outside the model. These findings indicate that financial technology use is the most dominant factor in explaining MSME financial performance in Majalaya District. From the Resource-Based View (RBV) perspective, financial technology can be regarded as a strategically valuable technology-based resource that supports transaction efficiency and MSME financial performance. ABSTRAK Pengelolaan keuangan yang efektif menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan dan meningkatkan kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama di tengah tuntutan digitalisasi kegiatan usaha. Namun, pemanfaatan pengetahuan keuangan, pencatatan akuntansi, dan teknologi keuangan belum tentu memberikan dampak yang sama pada setiap konteks UMKM, sehingga diperlukan pengujian empiris pada wilayah tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, penerapan pencatatan akuntansi, dan penggunaan financial technology terhadap kinerja keuangan UMKM di Kecamatan Majalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 138 pelaku UMKM yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan financial technology berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM dengan koefisien jalur sebesar 0,559, t-statistic sebesar 13,204, dan p-value sebesar 0,000. Literasi keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan dengan koefisien jalur sebesar -0,043, t-statistic sebesar 0,337, dan p-value sebesar 0,736. Sementara itu, penerapan pencatatan akuntansi berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap kinerja keuangan, dengan koefisien jalur sebesar -0,244, t-statistic sebesar 3,232, dan p-value sebesar 0,001. Nilai R-square sebesar 0,407 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen menjelaskan 40,7% variasi kinerja keuangan UMKM, sedangkan 59,3% dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan financial technology merupakan faktor yang paling dominan dalam menjelaskan kinerja keuangan UMKM di Kecamatan Majalaya. Dalam perspektif Resource-Based View (RBV), financial technology dapat dipandang sebagai sumber daya berbasis teknologi yang bernilai strategis dalam mendukung efisiensi transaksi dan kinerja keuangan UMKM.
Dampak Norma Sosial, Budaya Lingkungan Dan Regulasi Lingkungan Terhadap Kinerja Sosial Aryanti Dewi Safitri; Yanti Yanti; Dian Purwandari
Bursa : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 3 (2026): September 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah, Yayasan Mentari Meraki Asa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jeb.v5i3.2243

Abstract

UMKM batik di Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki keterlekatan yang kuat dengan masyarakat lokal, pekerja, dan nilai budaya, tetapi aktivitas produksinya juga dapat menimbulkan tantangan sosial dan lingkungan bagi masyarakat sekitar. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya memahami faktor-faktor yang membentuk kinerja sosial UMKM batik dalam menjalankan aktivitas usahanya. Penelitian ini menganalisis pengaruh norma sosial, budaya lingkungan, dan regulasi lingkungan terhadap kinerja sosial UMKM batik di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan menggunakan Social Embeddedness Theory, penelitian ini mengkaji bagaimana konteks sosial dan institusional membentuk kinerja sosial UMKM batik. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dari 100 UMKM batik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa norma sosial dan budaya lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja sosial, sedangkan regulasi lingkungan tidak berpengaruh signifikan. Nilai R² sebesar 0,469 menunjukkan bahwa model menjelaskan 46,9% variasi kinerja sosial, sementara faktor lain di luar model juga dapat berkontribusi. Dengan mengintegrasikan faktor sosial, budaya, dan institusional formal dalam satu kerangka. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman mengenai bagaimana keterlekatan kontekstual membentuk kinerja sosial UMKM. Temuan ini menunjukkan bahwa nilai sosial dan lingkungan dapat melengkapi peran regulasi lingkungan formal dalam mendukung kinerja sosial UMKM batik.   Batik MSMEs in Yogyakarta are closely embedded in local communities, workers, and cultural values, while their production activities may also create social and environmental challenges for surrounding communities. This context highlights the importance of understanding the factors that shape the social performance of Batik MSMEs in conducting their business activities. This study examines the effects of social norms, environmental culture, and environmental regulations on the social performance of Batik MSMEs in Yogyakarta. Drawing on Social Embeddedness Theory, this study investigates how social and institutional contexts shape the social performance of Batik MSMEs. Primary data were collected through questionnaires from 100 Batik MSMEs selected using purposive sampling and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results indicate that social norms and environmental culture have positive and significant effects on social performance, whereas environmental regulations do not have a significant effect. The R² value of 0.469 indicates that the model explains 46.9% of the variance in social performance, while other factors outside the model may also contribute. This study contributes by integrating social, cultural, and formal institutional factors into a framework for explaining MSME social performance within its embedded business context. The findings suggest that social and environmental values can complement formal environmental regulation in supporting the social performance of Batik MSMEs.